- Mulai bertanya keberadaan sang Khalik dengan pertanyaan : "Allah itu ada dimana?" Bunda menjawab : Allah ada di hati kita. Lanjut celoteh si bocah : "oohh berarti Allah itu dekat yaa.. tapi kok ada di hati kita?" Bunda : "iya karena Allah itu dekat dan selalu mengikuti kita".
- Saat hujan turun Samara bertanya : "Kenapa Allah memberi kita hujan?" Bunda : "ïya biar buminya gak kering". Samara : "biar bunganya dikasih minum ya Bun?" Wah sepertinya jawaban bunda kurang mengena di hatinya hingga Samara justru lebih pintar menjawab pertanyaannya sendiri :) PR buat bunda musti belajar menjawab sesuai dengan penalaran anak seusianya.
- Lanjut lagi pertanyaan saat mau bobo malam :"Bunda, kok Allah membuat kita ngantuk?" uppss...kaget juga dengan pertanyaan itu tapi bunda menjawab : "iya, biar kita istirahat". Samara nyeletuk lagi : "kok istirahat?" Bunda menjawab lagi : "biar kita gak capek, Samara kalo abis mainan capek kan trus minta bobo deh". Lantas Samara pun menjawab : ooo.... Jika Samara sudah menjawab "ooo..." berarti dia sudah puas dengan jawaban bunda. Tapi jika belum puas maka dia akan bertanya lagi.
- Puncak kekritisan pertanyaan yaitu saat di mobil Samara bertanya : "Bun, kok ada Samara sih?" Doeenggg...Ayah dan bunda langsung kaget dan saling memandang, langsung bunda menjawab : "Samara kan anak bunda" Trus Samara bertanya lagi : "kenapa anak bunda?" Bunda : "iya karena Samara diciptakan Allah untuk jadi anak bunda". Samara bertanya lagi : "kenapa jadi anak bunda?" hhhmmm...pengin rasanya saat itu keluar dari mobil karena kehabisan jawaban. Tapi untung Ayah menjawab : "iya, karena Samara dititipkan Allah kepada Ayah dan bunda" Dan Alhamdulilah Samara menjawab "ooo..." Semoga Samara mengerti dan paham atas jawabannya.
- Saat nonton tayangan banjir di tivi, Samara nyeletuk : Bunda, kok itu banjir sih? Emang orang orangnya buang sampah sembarangan ya?" Subhanallah bunda terkesima dengan pertanyaan Samara dan bunda memberikan penguatan : "iya sayang, makanya kalo kita membuang sampah harus di tempat sampah ya biar gak banjir". Trus ketika beberapa televisi menayangkan berita banjir, Samara protes :"bunda, kenapa sih tivinya diulang ulang terus?" (maksudnya tayangan banjir diulang terus) dan mungkin membuat Samara jadi bosan :)
- Masih tergila gila banget sama Frozen pokoknya dikit2 disamain seperti Elsa atau Anna.
- Beberapa waktu lalu ketika Samara sakit batpil dan sariawan, susah banget disuruh minum air putih. Sekali mau minum air putih, Samara berceloteh : "bunda, kalo mau jadi Elsa (tokoh film Frozen) minum air putih yang banyak ya? biar bibirnya merah kaya pake liftip (baca : lipstick) hahaha...
- Saat susah makan karena gak enak badan tetiba protes : "bunda. Elsa aja gak pernah makan di Frozen?" hihihi...emang di film frozen gak pernah ada adegan Elsa dan Anna makan. Begitu juga saat susah mandi, Samara bilang : "Elsa sama Anna kok gak pernah mandi ya bun?" #eaaaa.... lagi lagi karena di film tsb gak ada adegan mandi :)
- beberapa kali terlihat tantrum dan kurang sabar ketika mengerjakan sesuatu. PR juga buat bunda untuk melatih kesabaran Samara dan bunda selalu berdoa semoga Samara menjadi anak yang sabar dan lembut hatinya.
Selamat Ulang Bulan Sayang... Semoga makin pintar, sehat dan menjadi anak sholehah. We love u much and much...







