Pages

Jumat, 17 Januari 2014

On 46th months

Kembali menuliskan perkembangan Samara. Meski terlambat 5 hari tapi semoga tidak menyurutkan semangat untuk update si kecil. Mari kita rekap perkembangannya. 

Di usia ini Samara menerima menerima rapor kedua yang Alhamdulilah hasilnya memuaskan. Ada cerita kalo ternyata Samara di kelas selalu jadi asisten gurunya yaitu menjadi seorang time keeper. Jika masa bermain sudah selesai maka Samara yang selalu mengingatkan teman temannya untuk menyelesaikan permainan dan memberi contoh merapikan mainannya sambil berkata : clean up...clean up..  Hihihi… bunda jadi tersenyum sendiri mendengar penuturan gurunya. 

Hobi banget menggambar, emang sih gambarnya belum sempurna tapi sudah tegas sekali. Seperti saat libur kemarin Samara selalu berkutat dengan buku gambar dan pensil warna. Ini dia contoh gambar ikan yang dibuat Samara. Selain gambar ikan, Samara juga suka menggambar kupu kupu.
Gambar ikan versi Samara :)
Lagi kesengsem banget sama Princess Elsa dan Princess Anna. Hmmm… setiap hari pasti memutar lagu “Let it go” soundtrack-nya film Frozen. Iyaa…sejak nonton film Frozen semua gerak gerik Anna dan Elsa selalu ditirunya. 
Let's go to movie...
Setiap habis mandi Samara selalu minta memakai dress yang sampai mata kaki. Pernah suatu hari Samara ngotot pake rok panjang pergi ke sekolah, alhasil di sekolah Samara jatuh karena lari larian dan mungkin kesrimpet roknya. Huhuhu…. kedua lutut dan sikunya jadi luka yang sukses bikin nangis kejer kalo mandi. Oiya sejak kenal dress panjang, setiap nge-mall Samara selalu ngintip dress dress cantik nan aduhai harganya. Untungnya Samara gak merengek ngotot minta beli :)
Kaya princess Anna yang ada di buku itu... :)
Beberapa kali sudah ditanamkan hypno parenting ala bunda Samara yaitu kalo meminta sesuatu harus nabung dulu, contohnya saat melihat dress panjang dan meminta beli pasti bunda akan bilang “ayooo kita nabung dulu…” Alhamdulilah Samara mau mengerti. Meski kadang rada ngeyel dengan menjawab : “aku kan udah nabung tapi celengannya dipecah” hehehe… Kalo udah begitu bunda akan bilang : “ ya udah kita mulai nabung lagi” :)

Di usia ini juga Samara mengalami demam yang luar biasa. Itu terjadi minggu lalu saat bunda pulang kantor tiba tiba badan Samara mendadak demam dengan suhu mencapai 39,1 C dan muncul bercak merah di perutnya. 
Karena khawatir demamnya terus naik dan bercaknya bertambah maka malam itu jam 23.00 kami membawa Samara ke UGD RS terdekat. Eh sampai RS suhunya turun menjadi 37,5 dan diperiksa bercaknya bukan indikasi DB. Alhamdulilah kami pun pulang…


Malam harinya suhu tubuh Samara tetap di posisi 39 C, meski sudah diberi obat penurun panas tapi sepertinya gak ngaruh. Untung saja esok harinya weekend jadi ayah bunda standby menjaga Samara. 

Sedih sekali melihat Samara yang lemas sampai gak mau buka mata, karena kalo buka mata pasti matanya langsung berair. Semua home treatment sudah bunda berikan tapi saat jam 2 siang suhu tubuhnya menembus 40,1 C. Subhanallah…. 

Kami panik langsung membawa Samara ke dokter lagi dan diberi obat yang dimasukan lewat *maaf* dubur. Bu dokter menyarankan Samara untuk diopname tapi kami menolak dan berjanji akan memberi cairan lebih banyak lagi agar tidak dehidrasi. Oiya selain itu juga bu dokter menyarankan untuk tes darah dan hasilnya kadar leukosit tinggi (batas max 11.000 tapi Samara 11.500)
Malamnya, demam masih saja bertengger di tubuh Samara, mulai muncul bintik kecil berwarna merah. Duhhh… makin bingung karena khawatir bintik DB. Dengan berbekal doa kepada Allah ditambah minum jus jambu merah, madu dan air zam zam, Alhamdulilah berangsur angsur demamnya turun. Selama 5 hari kemarin bunda gak bisa tidur dan akhirnya mengambil cuti agar bisa menjaga Samara. 

Alhamdulilah… Allah telah menjabah doa kami yang tak henti hentinya memohon kekuatan dan kesembuhan untuk Samara. Terima kasih ya Rabb…  

Anakku Samara, semoga kau sehat selalu yaa….dan menjadi anak sholehah nan pintar. Amin...

*maaf perkembangan Samara diwarnai dengan cerita sakitnya*     

Kamis, 09 Januari 2014

Raport Kedua dan Mudik

Hmm... lagi lagi late post. Cerita ini seharusnya tayang bulan lalu eh tahun lalu, tapi yaa...gitu deh selalu ada alasan yang bikin tertunda. Semoga gak basi ya ceritanya :)

Hari Sabtu tanggal 21 Desember tahun lalu adalah jadwal ambil rapor Samara. Ini adalah rapor kedua Samara setelah penerimaan rapor pertama tahun lalu. Alhamdulilah hasil rapornya bagus dan banyak kemajuan. 

Kemampuan linguistiknya bagus ditandai dengan mau mendengarkan guru dan temannya dalam menyampaikan informasi dan kemudian menceritakan kembali. Kata miss nya kalo Samara menceritakan kembali suatu cerita itu pasti lengkap banget. Perfect... katanya.

Iyaa...saya akui daya ingat Samara memang kuat dan dia sangat mampu bercerita kembali dengan lengkap jika saya bacakan sebuah cerita. Mungkin ini salah satu hasil dari kegiatan mendongeng (bed time story) yang selalu saya terapkan sebelum Samara bobo.

Kecerdasan visual spasial juga baik yaitu mampu membuat berbagai macam coretan dan bentuk. Terlihat beberapa kali samara minta kertas kosong atau kertas origami saat istirahat dan memanfaatkan waktu istirahat itu dengan melakukan kegiatan melipat dan menggambar. Secara keseluruhan perkembangan Samara bagus, Alhamdulilah... We proud of you, nak :*

Setelah ambil rapor kami langsung menuju ke stasiun Gambir untuk mudik sekaligus berlibur di rumah Eyang di Tegal. Mudik kali ini tanpa Ayah, hanya saya, Samara dan pengasuhnya, jadi saya memutuskan untuk naik kereta. Ayah gak bisa cuti karena pekerjaan yang menumpuk.
  
Selama perjalanan kurang lebih 5 jam Samara enjoy banget main lari larian di koridor kereta bersama anak anak kecil lainnya. Yaa..karena musim liburan jadi banyak anak2 yang bepergian. 

Di stasiun Tegal, Opung sudah siap menjemput dan menunggu kami, langsung saja cabcus ke rumah. Hufff... senangnya bertemu dan berkumpul bersama keluarga. Home sweet home deh pokoknya :)

Keesokan hari bertepatan dengan Hari Ibu, pagi pagi Samara bangun dan memberikan sedikit hadiah untuk Eyang. Yaa... sebagai tanda terima kasih Eyang sudah menjadi ibu yang terbaik untuk saya.

Siangnya keluarga kakak saya datang dan para cucu membuat keramaian di rumah Eyang. Kami makan bersama untuk memanjakan Eyang di hari ibu ini. 
Love u mama... :)

Selama di Tegal Samara senang bermain dengan para sepupunya, mulai dari menggambar, mewarnai hingga main lompat lompatan. Kalo sepupunya udah pulang, giliran Opung yang diajak bermain. Opung didapuk untuk bercerita dan menggambar bersama. Trus emaknya Samara ngapain aja? leyeh leyeh dong pastinya, hehehe...
Holiday Activity..
Pas tanggal 25 Desember kami memutuskan untuk bermain di Pantai Alam Indah Tegal. Yupp... Samara ngotot banget pengin ke pantai. Yuk mari bersiap ke pantai.
Sesampainya di pantai, Samara dan Atha senang sekali bermain air. Atha yang tadinya takut jadi berani karena diajak Samara untuk jebur ke pantai. Senang melihat tawa mereka lepas.
Yeaayy senangnya main air..
Ini dia penampakan Pantai Alam Indah yang cantik. Hmm... sayang sekali saat itu mendung jadi langit birunya kurang begitu cerah.
Setelah bermain air, kami mampir dulu ke taman maritim yang berada di dekat pintu masuk. Di sana ada helikopter dan tank milik TNI. Di dekat situ juga ada kolam renang yang ada pancurannya berbentuk poci.

Yupp.. poci adalah salah satu simbol kota Slawi -ibukota Kab. Tegal- yang banyak pabrik teh. Hayooo siapa yang kenal teh Slawi yang enak? Ada merk teh poci, teh cap botol, teh 2 tang, teh gopek, teh sosro dan banyak lagi.. Itu semua pabriknya ada di Slawi-Tegal *promositerselubung* :)

Pagi itu terlihat gunung Selamat yang menyembul di balik awan. Subhanallah indah banget..
Alhamdulilah senang deh mudik kali ini meski kurang lengkap karena ayah gak ada. Hmm...next time kalo ayah ikut mudik kita main di pantai lagi yaa :)

Tanggal 26 Desember saya dan Samara pulang ke Jakarta tanpa mba Keke. Ceritanya si mbak mau cuti dulu di kampung. Dan selama gak ada si mbak, Samara dititipin di rumah nenek kalau saya kerja.

Alhamdulilah tanpa si mbak semua baik baik saja, meski jadi jarang update blog hehehe... Kalo sekarang sih si mbak udah balik lagi.

Yuppp...jadi begitu lah cerita liburan Samara akhir tahun kemarin :)
 

 

Rabu, 01 Januari 2014

Happy New Year 2014

Yeaayyy.... Happy New Year...*tiup terompet, tebar confetti*

Happy New Year buat saya itu sama artinya dengan Happy Birthday. Alhamdulilah saya dilahirkan tepat tanggal 1 Januari 197X pukul 2 dini hari, berarti setiap saya ulang tahun selalu dirayakan oleh seluruh umat di dunia. Dan hari ini adalah tepat bertambahnya usia saya ke tiga puluh sekian. 

Tak hentinya mengucapkan syukur Alhamdulilah atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah berikan kepada saya yang tak terhingga jumlahnya. Terima kasih ya Allah...

Sedikit cerita tentang hari ini, dimulai dari pukul 00.00 ketika pergantian tahun, si Ayah tiba tiba memberi kejutan sebuah Red Velvet Cake kesukaan saya. Malam itu ayah pulang kantor jam 10 dan saya sudah sukses tertidur. Tapi menjelang detik detik pergantian tahun tiba tiba terbangun karena berisik suara jedar jeder petasan.

Saat itu saya keluar dari kamar dan mendapati kejutan sebuah kue RVC lengkap dengan lilinnya. Subhanallah...saya terharu sekali apalagi dengan ucapan dan sederet doa yang Ayah panjatkan khusus di hari spesial saya. Terima kasih Ayah :*

Setelah tiup lilin yang kami lakukan hanya berdua saja, kami duduk bersama sambil berbincang tentang resolusi tahun 2014. 

Keesokan harinya Samara bangun pagi dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada saya. Alhamdulilah...malaikat kecilku mengingat dengan baik hari ulang tahun bundanya. Iyaa... ini karena beberapa hari yang lalu sudah sounding kalo hari rabu bunda berulang tahun. Jadi yaa.. tiap hari Samara selalu menanyakan : "bunda, ini sudah hari Rabu?"

Dan hari ini ketika Samara bertanya seperti itu, saya menjawab kalo ini hari Rabu. Langsung saja kedua tangan mungilnya memeluk saya dan mendaratkan kecupan di pipi saya. Sumpah ini bukan hoax... saya saja sampai speechless dibuatnya. So sweet banget anak bunda.. :*

Siangnya kami gak kemana mana karena badan Samara tetiba agak demam karena batpil. Baru ketika sore kami menuju stasiun untuk menjemput Eyang dan mba Keke yang mudik. Alhamdulilah si mbak balik lagi jadi Samara gak perlu dititipin ke rumah nenek... *baladaART* :)

Nah tadi malam sebelum pulang ke rumah kami makan bersama dulu. Yaa... itung itung merayakan ulang tahun saya :)
Sekali lagi Alhamdulilah ya Rabb.. atas umur yang telah Kau berikan, semoga mendapatkan keberkahan. Dan semoga di usia ini saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi untuk keluarga dan orang sekitar. Diberikan kesehatan, keselamatan dan usia yang barokah. Dan yang paling penting bisa meningkatkan kualitas ibadah dan memberikan yang terbaik untuk keluarga khususnya kepada kedua orangtua serta berbagi lebih banyak lagi kepada sesama. Amiinn...

Selamat Tahun Baru untuk semuanya... semoga tahun 2014 menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya :)