Pages

Tampilkan postingan dengan label our story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label our story. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Januari 2015

Mendadak Ragunan (again)

Hari Sabtu kemarin (170115) kami jalan jalan ke Kebun Binatang Ragunan. Ini adalah kali kedua mengunjungi KB Ragunan secara mendadak. Iyaaa... Jumat malam si kecil ribut pengin lihat ostrich dan camel. Untungnya keesokan harinya kami libur dan malam itu juga memutuskan besok ke Ragunan.

Berangkat dari rumah jam 7.20 dan hanya memakan waktu 15 menit saja untuk tiba di pintu Timur Ragunan. Dengan membayar retribusi Rp. 17.000 kami masuk ke dalam. Oiya HTM Ragunan yaitu Rp 4500/orang dewasa, Rp. 3500/anak, Rp. 500 untuk asuransi per orang kemudian ditambah parkir motor Rp. 3000.  Murah meriah yaaa... ;)

Masuk ke dalam Ragunan, pertama kali yang dilihat adalah kandang onta. Wahh .. senang banget si kecil melihat onta. Spertinya waktu terakhir ke Ragunan 2 tahun yang lalu kami luput melihat onta. Langsung saja minta foto dengan si onta punuk satu.
Lanjut berjalan menuju ke kandang rusa dan bertemulah dengan Sven, hehehe... Tentu saja one of big fans film Frozen ini girang banget. Teriak teriak sambil manggil Sven...Sven...
Pagi itu suasana Ragunan masih sepi, hanya terlihat beberapa pengunjung yang sedang jogging dan bersepeda. Di Ragunan memang disediakan penyewaan sepeda, ada sepeda tendem, ada juga yg biasa. Sepeda anak2 juga tersedia. 

Lanjut melihat binatang gajah, beruang, piggy, berbagai burung, landak, hipo, dll. Pas di depan kandang piggy, si kecil komentar : "Bunda, klo piggy itu kan suka nya main di tempat yang kotor dan bau, trus piggy kan gak boleh dimakan, aku gak mau lihat piggy ahh.." Saya pun kaget, tahu dari mana tentang piggy? Pas ditanya, si kecil menjawab : tau dari film anak anak. Weww...maka saya dan si ayah mencoba meluruskan dengan memberi pengertian si kecil tentang piggy, agar si kecil tidak merasa jijik pada binatang tertentu. Meski itu seekor piggy yang mana dalam agama kami melarang untuk mengkonsumsi dagingnya. Alhamdulilah si kecil juga tahu kalau kita dilarang memakannya. Pengetahuan itu dia peroleh dari sekolah nya. 

Jadi ternyata dengan melihat binatang akan membuka ilmu pengetahuan baru utk si kecil. Atau bahkan ternyata si kecil sudah mengetahui dari berbagai sumber, tinggal kita meluruskan saja jika ada pengertian yang kurang benar. Itu sudah jadi tugas orangtua kan? ;)
Baiklah...sekarang mari melihat binatang yang lain. Kami mencoba utk ke kandang orangutan, monyet dan simpanse tapi binatang2 tersebut malah ngumpet. Pas sampai di kandang singa, ada pemandangan bagus yaitu sang raja hutan ini sedang duduk sambil mempertontonkan keangkuhannya. Suka banget dengan posenya. Gahar pisan euy...;)
Pas lagi asik jalan2 tetiba gerimis datang, akhirnya mau gak mau musti berteduh. Kok yoo ndilalah tempat berteduh paling dekat ada di playground berbayar. Ya salaaam... Bisa tekor nih kalo si kecil minta mainan, hahaha... #makirit. Dan bener aja si kecil minta main. Untung perjanjian kali ini gak alot, si kecil bersedia bermain 2 permainan saja ;)
Hujan sudah berhenti, mari kita lanjutkan melihat binatang. Ostrich.... Ya ostrich yang belum ketemu. Buru2 cari petunjuk dimana kandang nya dan ternyata gak jauh dari playground.
Iiihhh...bahagia banget si kecil melihat ostrich. Emang yaaa, bahagia itu sederhana hanya dengan wisata murah meriah dan sarat edukasi ini bisa membuat anak tertawa lepas bahagia ;)

Akhir setelah bertemu dengan ostrich kami melenggang pulang karena saat itu sudah hampir jam 11 siang. Saat menuju pintu Timur dan melewati kembali kandang onta kami melihat beberapa orang menunggang onta. Kami memutuskan utk ikutan antri menunggang onta. 

Dengan membayar Rp. 7500/orang dan Rp 20.000 untuk biaya tambahan foto, naiklah kami ke punuk onta. 
Wrapped.... Wisata binatang kali ini ditutup dengan menunggang onta. Serruuu...sekali saat berada di atas punuk onta, anjrut ajrutan gitu deh... Dan sepanjang perjalanan saya tak lepas dari meringis ketakutan, hehehe

Oke Nak, mungkin ini bukan wisata yang mahal, namun kami yakin ini bisa membuat kamu melihat secara langsung seperti apa camel dan ostrich. Gak cuma lihat di tivi sajah ;)

Minggu, 11 Januari 2015

12 Tahun 1001Buku

Tanggal 10 Januari kemarin saya bersama teman teman relawan yang tergabung di komunitas 1001Buku mengadakan syukuran ulang tahun yang ke 12. Acaranya digelar di sekretariat 1001Buku atau lebih dikenal dengan Rumah 1001Buku. Sebetulnya gak ada perayaan mewah untuk memperingati hari jadi komunitas ini, namun buat saya pribadi perayaan ini sangat berkesan karena setelah sekian lama menghilang (baca : tidak aktif) kemudian hari Sabtu kemarin saya dan ayah memutuskan untuk datang ke acara tsb.

Satu lagi alasan yang membuat acara ini berkesan banget karena selain kita bergembira, di sisi lain kami juga bersedih atas kehilangan 2 orang relawan terbaik kami yaitu Obby mantan teman kantor saya, teman satu geng De Gokilzz, teman ngetrip yang kesedihan saya pernah ditulis di sini. Obby adalah salah satu relawan 1001buku yang aktif dan tak pernah lelah memberikan kontribusi untuk komunitas ini. 
Obby...gaya lo selalu gokil...
Relawan satu lagi adalah Oscar Desano atau sering disapa Ochank. Siapa yang gak kenal Ochank? Dia adalah salah satu pramugara pesawat Air Asia QZ8501 yang mengalami musibah jatuh di atas perairan selat Karimata pada tanggal 28 Desember 2014.

Ochank adalah relawan aktif yang selalu ceria, cinta dan sabar kepada anak anak. Saat ini kita semua masih belum mengetahui keberadaan Ochank. Kita masih berharap Ochank akan kembali. Please come back soon, dear Ochank... It's too early to say good bye to you :(

Sedikit cerita tentang Ochank, saya mengenalnya saat dia menjadi seorang mahasiswa yang terjun ke dunia relawan 1001buku. Ochank adalah pribadi yang sangat baik, sopan dan selalu ceria. Dia selalu memanggil saya dengan sebutan : mbakku. Setiap kami bertemu, Ochank selalu memeluk saya sembari menyapa : "apa kabar mbakku?" Iyaaa...Ochank sudah saya anggap sebagai seorang adek. He's a handsome and young polite man.  

Dear Obby dan Ochank, terima kasih atas cucuran keringat kalian yang tak terhingga dan tak pernah lelah membantu anak anak Indonesia untuk memiliki akses baca. Kami adalah saksi atas kebaikan hati kalian, kecintaan kalian terhadap anak anak Indonesia dan keceriaan kalian dalam berbagi cerita dengan anak anak. 
Ochank dengan segala keceriaan dan kesopanannya
Acara syukuran 1001 buku kali ini memang agak berbeda karena perasaan kami bercampur aduk antara sedih dan gembira. Selain itu juga banyak relawan lama yang hadir, termasuk saya dan si ayah. Senang sekali rasanya saya kembali bergabung di komunitas ini setelah hiatus selama kurang lebih 6 tahun.

Alhamdulilah acara berlangsung lancar, meski isak tangis mendominasi saat doa bersama. 
Selamat Ulang tahun 1001 Buku, semoga tetap menjadi komunitas yang selalu membantu anak anak Indonesia memiliki akses baca yang layak.
Dan memfasilitasi penguatan taman-taman bacaan anak yang tergabung dalam Jaringan Taman Bacaan Anak 1001buku melalui pengembangan kapasitas, penyediaan materi dan acara yang dibutuhkan Taman Baca serta terus melakukan kampanye-kampanye literasi dan memperkokoh jiwa kerelawanan di seluruh nusantara.

Dan tak lupa...melalui komunitas ini juga saya bertemu dengan si ayah. Kami sama sama menjadi relawan sejak tahun 2006. Terima kasih 1001buku yang telah mempertemukan saya dengan si ayah :)
Semoga kelak si kecil bisa meneruskan jejak kami untuk menjadi salah satu relawan 1001Buku. Bekerjalah dengan hatimu nak...untuk membantu teman temanmu yang kurang beruntung agar bisa memiliki akses baca yang layak. Amiin... :)

Kamis, 10 Oktober 2013

Spectacular Bazaar

Selasa pagi kemarin pas mau masuk ke lobby gedung kantor, tiba tiba saya disamperin oleh seorang teman yang sambil senyum senyum bilang kalo ada bazaar mothercare, Early Learning Centre (ELC) dan Gingersnap di Senayan City. Waksss...ratjoen apa pula ini? Pagi pagi udah disodorin virus belanja :)

Akhirnya saya melenggang naik ke lantai 5 dan benar saja, begitu buka tirai kantor terlihatlah pemandangan segede gaban yang merusak mata pencaharian  hahaha,... Apa itu? 
Jreng...jreng....


Sumpah hati ini senep banget lihatnya dan benci pula dengan keadaan kantor yang kanan kiri depan belakangnya dikepung oleh mall. Akhirnya saya posting foto itu di IG eh...beberapa teman ada yang komen dan minta dilihatin apa aja yang dijual murah disana. Ya sud lah mau gak mau saya harus datang ke spectacular bazzar tersebut demi teman teman, Hahahaha...pencitraan dan pembelaan diri ceritanya :)

Akhirnya jam 11.30 bersama 3 orang teman saya kabur dari kantor dan langsung menyeberang ke arah Sency. Pas sampai di Sency saya ketemu dan ngobrol sebentar dengan @nenglita yang udah duluan belanja mainan buat Langit. Huaaa senangnya Langit punya mainan baru :)

Baegitu naik ke lantai 6, woooww apa yang terjadi? Itu antrian masuk mengular puanjaaaang banget. Hufff...jadi ilfil banget, tapiii...karena kita rame rame jadi gak berasa deh antrian sepanjang itu. 

Satu dari teman saya yang lagi hamil akhirnya menyerah gak mau antri dan memilih balik ke kantor. Oke tersisa kami bertiga...Dan apa yang terjadi sodara sodara, kami mengantri untuk masuk ke dalam bazaar kami harus menghabiskan waktu 45 menit. Huaaaa niat banget ya kita hahaha...
Oiya sebelum masuk bazaar musti tunjukin kartu member Mothercare atau kartu kredit HSB* kalo gak punya keduanya bisa bikin langsung disana. Untungya saya sudah punya, jadi gak perlu bikin lagi


Setelah masuk ke area bazaar, tujuan utama saya adalah mainan ELC tapiii...apa yang terjadi? Itu mainan udah berantakan banget dan nyaris habis. Saya sempet bengong melihatnya dan mikir mau beli apaan kalo udah gak ada pilihan? Kuciwa oh sungguh kuciwa....

Akhirnya saya melipir ke deretan stroller dan car seat karena ada teman yang minta dilihatin harganya. Ampun deh...itu jejeran stroller bikin ngiler aja dan diskonnya juga lumayan besar.


Setelah itu saya nyamperin barang barang yang bertuliskan sale up to 70% eh pas dilihat tenyata kaos singlet :)


Selain juga itu banyak jumper dan sleepsuit lucu lucu banget *lirik Nike* :)

Karena kantong belanjaan saya masih kosong akhirnya saya melipir ke arah sepatu, ehh...dapat deh sepatu sandal lucu untuk Samara. Trus melipir lagi ke arah asesoris karena ada teman yang minta dilihat topi baby eh...nemu lagi topi cantik yang murmer dan pas di kantong. Hohoho...

Setelah capke muter muter saya iseng balik ke mainan lagi, teteuh kekeuh nyari mainan yang murmer. Tapi lagi lagi saya hopeless liat mainan yang udah nyaris habis. Tapi emang rejekinya Samara yaaa...tiba tiba psa lagi bongkar bongkar ada mainan bagus yang cucok untuk Samara. Langsung deh dikekepin :) Teman saya nyari mainan yang saya dapat eh malah gak nemu.

Tak terasa udah jam 2 saya muter muter di dalam bazaar. Oh noooo....kami harus balik ke kantor. Akhirnya menuju ke kasir dan wakkkksss antriannya juga mengular panjang beneeeerrr. Huaaa sabar sabar....

Kira kira 30 menit antri di depan kasir akhirnya jam 14.20 saya kembali ke kantor. Hahaha...maafkeun saya ya ibu bos :)

Sampai di rumah Samara senang banget dapat mainan, topi dan sepatunya.


Alhamdulilah semua barang yang saya masih reasonable, gak kalap dan dibeli dengan diskon 70% jadiiii....gak merasa bersalah dong belanja sale. Hohoho dan emak irit pun tertawa :p

Yang lebih girang lagi ternyata Samara sukaaaaa banget dengan sepatunya


Ayooo teman teman yang belum nyamperin ke Spectacular Bazaar mothercare, sok atuh dateng mumpung masih ada waktu sampe besok dan bersiaplah untuk kalap :)


Selasa, 01 Oktober 2013

Taman Kota

Hidup di kota metropolitan Jakarta memang mengasyikan. Gimana gak asyik, di Jakarta banyak hiburan, tempat wisata, mall bertebaran yang jaraknya hanya selemparan batu dari mall satu ke mall yang lain, banyak apartemen bermunculan di setiap wilayah baik di tengah kota ataupun di pinggiran dan banyak sekali gedung bertingkat yang saat ini sedang dalam pembangunan.

Terkadang miris juga melihat bangunan tinggi seperti di lokasi tempat saya bekerja, kantor saya itu benar2 dikepung mall. Samping kanan adalah Plaza Senayan, depannya Senayan City dan samping kiri adalah Senayan Trade Centre (STC). Tak jauh dari itu ada Ratu Plaza dan fX mall. Bayangkan 5 mall saling berdekatan trus gimana yaa waktu minta ijin pembangunannya? Apa tidak dikaji lokasi yang berdekatan itu? Segampang itukan perijinan pembangunan mall di Jakarta?
Pemandangan depan kantor

Selain mall sekarang juga banyak apartemen yang bermunculan. Apalagi sejak adanya kebijakan pemerintah membangun apartemen bersubsidi. Tengok saja di daerah Kebagusan yang berada jauh dari pusat kota sekarang berdiri apartemen tinggi. Bayangkan di antara rumah rumah kampung itu muncul gedung yang menjulang tinggi, apakah tidak kontras pemandangannya?

Salah satu apartemen di Jakarta
Dan katanya apartemen yang bersubsidi itu laku berat bak kacang goreng tapi banyak yang kosong karena si empunya tidak tinggal disitu. Yaa mungkin pembeli itu mayoritas orang orang kaya yang membeli apartemen untuk investasi. Entah lah... *ini murni pemikiran saya loh*

Trus gimana dengan taman kota di Jakarta? Apakah pembangunan taman kota sebanding dengan pembangunan gedung bertingkat? Kayanya sepakat kita jawab TIDAK ya? 

Mari kita hitung berapa taman kota yang ada di Jakarta? Yang saya baca di sini taman kota di Jakarta yang berhasil dihimpun oleh Komunitas Peta Hijau Jakarta ada 350 taman kota. Tapi dari sekian banyak taman kota hanya 10 taman yang rekomended untuk dikunjungi di antaranya adalah :

1. Taman Suropati, Jakarta Pusat
2. Taman Situlembang, Jakarta Pusat
3. Taman Menteng, Jakarta Pusat
4. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat
5. Taman di sekitar Monas, Jakarta Pusat
6. Taman Ayodya, Jakarta Selatan
7. Taman Langsat, Jakarta Selatan
8. Taman Leuser, Jakarta Selatan 
9. Taman Puring, Jakarta Selatan
10. Taman Srengseng Sawah dan Hutan Kota di Joglo dan taman Kebon Pisang di Tomang, Jakarta Barat

Trus yang lainnya gimana?? Menurut seorang pakar Tata Kota Jakarta, beberapa taman kota yang lain kurang layak untuk dikunjungi karena tidak terawat. Saya sangat setuju dengan pendapat itu artikel itu karena setiap hari saya ke kantor melewati Taman Kerbau Gajah di Jalan Dharmawangsa itu gak terawat sama sekali.

Hayooo...familiar gak dengan nama Taman Kerbau Gajah? Sejujurnya kalo saya gak lewat Dharmawangsa tiap hari, sudah dipastikan saya gak tahu taman Kerbau Gajah :)

Jadi sepertinya sekarang saya sedang kangen jalan jalan di taman kota pada saat weekend. Teringat jelas waktu Samara berusia 1 tahun dan mulai belajar jalan, saya bingung membawa Samara jalan jalan kemana? Akhirnya meluncurlah kami ke Taman Ayodya. Saat itu taman Ayodya masih baru dan masih cantik, etapii..sampai sekarang pun taman tersebut masih bagus kok karena dirawat banget.

Ehemmm...emaknya Samara masih kurus banget ya :)
Lihatlah betapa senangnya Samara belajar jalan di taman Ayodya... sumringh bener yaa :)

Dan beberapa waktu lalu kami jalan jalan di taman yang dekat dengan rumah di kawasan Kebagusan. Hmmm...bagus juga tamannya dan hari minggu pagi itu ada beberapa ibu yang sedang bersenam pagi. Sebagian orang lagi jogging dan sisanya duduk bercengkerama menikmati matahari pagi.

Samara senang banget lari larian di sana.

Run...run...
Ayah juga senang main kejar kejaran dengan si bocah

Ayooo kejar ayah...
Trus bunda Samara ngapain? hohoho...pastinya menikmati udara segar sambil melihat pemandangan 2 orang tersayang sedang berkejar kejaran :)

Dan bahagia itu sesederhana duduk di taman sambil melihat orang orang tersayang tertawa gembira.

Ada pengalaman teman2 blogger tentang taman kota? Ceritain dong di mari :)

Minggu, 22 September 2013

Tradisi Keluarga Kecilku

Jika saya ditanya setujukah kalau pembentukan pribadi seseorang berawal dari keluarga? Saya akan menjawab sangat setuju. Keluarga merupakan lingkungan terkecil yang mempunyai pengaruh besar dalam pembentukan karakter seseorang. Masing masing keluarga juga pastinya mempunyai tradisi baik yang selalu diterapkan.

Bicara tentang tradisi baik dalam keluarga kecilku, dimulai dari diri saya sendiri dimana ketika masa sekolah saya harus sarapan pagi terlebih dahulu sebelum berangkat ke sekolah. Kedua orangtua saya sangat concern dengan sarapan pagi hingga melarang kami keluar rumah sebelum sarapan pagi. Tradisi sarapan pagi ini kemudian saya terapkan pada si kecil Samara. Saya selalu usahakan menyiapkan sarapan pagi untuk Samara, jika tak sempat memasak saya menyiapkan beberapa helai roti untuk sarapan.

Selain sarapan, tradisi dalam keluarga saya adalah terbiasa memasak makanan sendiri. Selain terjamin kebersihannya, terjaga kualitasnya dan pasti jauh lebih hemat. Maka dari itu setiap hari saya ke kantor selalu membawa bekal makan siang dari rumah. 


Ketika Samara memulai mencicipi MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) saya bertekad untuk menerapkan masakan rumahan sebagai makanan perdananya. Tentu saja MPASI makanan rumahan yang saya terapkan bebas dari bahan pengawet, pewarna dan bahan addictive lainnya. Alhamdulilah hingga sekarang Samara bukan termasuk anak yang picky eater.

Untuk pengenalan buah saya juga tak segan segan memberi Samara segala macam buah yang bisa dinikmati secara langsung hingga diolah menjadi jus buah. Pokoknya setiap hari diusahakan makan buah dan minimal 1 buah masuk ke dalam tubuh. 

Jika weekend tiba kami selalu membuat jus buah bersama. Samara selalu ingin membantu saya membuat jus dari mulai mengupas buah hingga memencet tombol blendernya. Hal sederhana tapi sangat menyenangkan untuk Samara.
Let's make strawbanana juice..

slurrppp....
Kalau jus sudah selesai dibuat maka kami bertiga saling berebutan hehehe... Priceless moment... Dan kebersamaan itu menjadi tradisi baik keluarga kami :)

Karena dari awal saya sudah menerapkan MPASI makanan rumahan untuk Samara maka dalam hal cemilan pun saya mencoba belajar membuat kue sendiri. Sekarang Samara paling suka jika saya masuk ke dapur lantas membuat kue brownies kegemaran Samara dan ayahnya. Resep brownies favorite keluarga kami diperoleh dari resep warisan ibu saya. 

Bahan bahannya...
Saat membuat cemilan pun Samara selalu ingin membantu dan saya akan membiarkannya. Yaa...hitung hitung Samara belajar berkreasi :)

Ayoo masukan bahannya...
Dalam resep brownies favorite keluarga kami, salah bahannya adalah 1 cup minyak goreng. Untuk pemilihan minyak goreng saya menjatuhkan pilihan pada minyak SunCo. Mengapa harus SunCo? Yaa...karena warna minyak SunCo lebih bening sebab dibuat dari kelapa sawit segar dan pengolahannya melalui 5 tahapan yaitu 3 kali pemurnian dan 2 kali penyaringan sehingga menghasilkan minyak goreng sehat yang kaya akan omega 3 sekaligus bebas kolesterol. 

Ternyata nih kelapa sawit yang segar menjadi kunci untuk mendapatkan minyak goreng yang bening. Semakin bening minyak goreng maka saat digunakan untuk menggoreng minyak tidak cepat menjadi hitam, sehingga meminimalkan resiko timbulnya kanker pada tubuh manusia.
Source : www.minyakgorengsunco.com
Alasan kedua mengapa memilih SunCo karena minyak SunCo bisa langsung diminum. Saya masih ingat betul salah satu iklan minyak SunCo yang artisnya minum minyak SunCo. Benar benar membuat saya heran dan bertanya, kok bisa ya minyak goreng diminum? Ternyata untuk membuktikan kualitas minyak goreng yang baik dapat dibuktikan dengan uji organoleptic, yaitu dengan cara meminumnya.
Source : www.minyakgorengsunco.com
Selain itu minyak SunCo juga tidak gampang menggumpal / beku di suhu rendah. SunCo juga minyak goreng yang memilik Fortifikasi Vitamin A yang tidak akan menghilang jika dipanaskan. Vitamin A yang terkandung ini sangat penting bagi nutrisi tubuh, yang berfungsi meningkatkan imunitas tubuh sehingga mencegah terkena penyakit.

Oiya kalo kita intip webnya minyak goreng SunCo selain menyajikan informasi tentang minyak goreng SunCo ada juga resep para chef terkenal yaitu Chef Juna dan Chef Desi. Kedua chef membagi beberapa resep yang mudah sekali untuk dipraktekan di rumah. Yang menyita perhatian saya adalah resep sop tekwan goreng kreasi Chef Desi.

Selain web di atas, minyak goreng SunCo juga mempunyai web www.resepsehat.com yang berisi tentang resep sehat, dapur kita, kopdar komunitas, cerita dan tips. Ayoo siapa yang mau masak sehat bisa langsung meluncur ke resep sehat :) 


“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.resepsehat.com persembahan SunCo Minyak Goreng Yang Baik. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan”

Selasa, 10 September 2013

#DearDaughter : Bait Cinta Untuk Samara

Jakarta, 10 September 2013

Dear Samara...
4 tahun yang lalu
Allah titipkan kau di rahim Bunda
Kemana pun Bunda pergi, Bunda selalu membawamu
Apapun yang Bunda makan dan minum, jadi santapanmu juga
Senang dan sedih Bunda, jadi senang dan sedihmu juga

Saat kau berusia 3 bulan di dalam kandungan,
Bunda harus istirahat total untuk mempertahankanmu
Alhamdulilah semua baik baik saja..

Setiap malam secara bergantian Ayah dan Bunda selalu menceritakan dongeng.
Dan kau merespon dengan tendangan tendangan kecilmu. Subhanallah...
Semoga 9 bulan nan indah itu menjadi awal yang baik untukmu, Nak..

9 bulan berlalu
Kau yang mungil nan cantik telah Allah hadirkan ke dunia
Anugerah terindah bagi Ayah Bunda dan seluruh keluarga besar
Karena kau adalah cucu pertama baik dari keluarga Ayah maupun Bunda

Meski kau terlahir melalui persalinan operasi yang mengakibatkan tidak bisa menjalani IMD, tapi….
Tak apalah yang terpenting setelah itu kau mendapatkan apa yang sudah menjadi hakmu.

Raga kita telah terpisah
Namun kenyamananmu masih dalam dekapan Bunda
Dan tautan raga kita masih tetap terjalin
Makanan Bunda masih jadi satu-satunya sumber makananmu
ASI menjadi penghubung kita, Nak..

6 bulan berlalu..
Hanya ASI lah makananmu
Ketika Bunda harus kembali bekerja, Bunda selalu membawa pulang oleh oleh untukmu berupa ASI perah yang akan kau minum ketika besok Bunda bekerja.
Perjuangan demi perjuangan kita lewati sampai tiba masanya kau berhasil mencapai gelar S1 ASI Eksklusif.

ASI Bunda masih menjadi sumber makananmu
Tapi tidak lagi satu-satunya karena kau mulai mencicipi berbagai makanan MPASI

Ayah dan Bunda masih menggendongmu untuk melihat dunia
Tapi kau sudah mulai bergerak sendiri, merangkak sesukamu, berjalan dan berlari kemanapun kau mau.
Dan waktu terus berjalan hingga tak terasa 3 tahun sudah usiamu…

Menjelang usiamu 3 tahun Bunda harus rela melepas kau untuk lebih mandiri yaitu mengantarmu ke gerbang sekolah. 

Selama 3 tahun ini Bunda merasakan kau telah tumbuh menjadi anak sehat, pintar dan ceria. Tapi, maafkan Bunda yang tidak bisa menemanimu sepanjang waktu karena pekerjaan. Bunda sangat sedih ketika suatu hari kau bercerita ingin seperti teman temanmu di sekolahnya yang diantar dan dijemput oleh ibunya. Ah.. air mata Bunda sampai mengalir tak terbendung mendengar permintaanmu, Nak..

Tapi....Alhamdulilah kau anak yang penuh pengertian, ketika Bunda jelaskan kalo Bunda harus bekerja maka kau bisa mengerti. Bunda berjanji meski tak bisa mengantar dan menjemputmu di sekolah setiap hari tapi doa Bunda akan selalu hadir dalam setiap kegiatanmu.

Anakku Samara...
Tak banyak yang bisa Bunda berikan padamu kecuali menuliskan perkembanganmu dari bulan ke bulan. Bunda lakukan itu sebagai wujud rasa cinta dan merupakan warisan kecil untukmu. Bunda berharap kelak kau bisa membaca sendiri tahap perkembangan yang telah Bunda rangkum setiap bulan. 

Sungguh engkau telah banyak memberikan pelajaran bagi Ayah Bunda. Belajar untuk tidak egois, sabar, kuat dan berani. Kau juga yang menjadi alasan kuat bagi Ayah Bunda untuk selalu bekerja keras demi meraih dan memberikan yang terbaik untukmu. 

Samara sayang...
Meski Bunda bukan seorang supermom tapi satu keinginan yang Insya Allah akan selalu Bunda pegang yaitu ingin menjadi Kamus Pertama Untukmu. Bunda berusaha menjadi orang pertama yang mengajarkanmu berbagai hal karena sesungguhnya letak pendidikan berada di tangan kami.

Doa Ayah Bunda semoga kau tumbuh menjadi anak sholehah yang lembut hatinya dan menjadi anak yang beruntung fii dunya wal akherat. Amin...

Samara Aqilla Nafisa...

Note : Terima kasih mba Lies Hadi yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memegang tongkat estafet project #DearDaughter Kumpulan Emak Blogger. Sungguh suatu kebahagiaan tersendiri menjadi salah satu emak yang berpartisipasi dalam project besar KEB meski saya harus menguras segala upaya untuk menyelesaikan tugas ini dalam tempo 1x24 jam :)  

Dan akhirnya tongkat estafet ini saya berikan kepada Mak Rina Setyawati yang memiliki putri cantik bernama Kanaya. Monggo diterima tongkatnya ya mak Rina :)


Sabtu, 31 Agustus 2013

Saya Dan Para Pecinta Kopi Instan & Cappuccino Good Day, Kopi Gaul Paling Enak

Saya mengenal kopi sejak kecil dan secara tidak langsung diperkenalkan oleh papa. Sedari dulu setiap pagi papa selalu mengawali hari dengan secangkir kopi. Sebagai anak dari seorang pecinta kopi saya sering kali menyeruput kopi beliau. Begitulah awal ketertarikan saya dengan kopi.

Kalo dulu papa selalu menyeduh kopi hitam sebagai minuman favoritnya sekarang setelah banyak bermunculan kopi instans papa menjatuhkan pilihannya pada Kopi instan & cappucino Good Day, kopi gaul paling enak, saya pun mulai tertarik untuk mencicipinya. Dan ternyata rasanya memang enak, manisnya pun pas banget di lidah. 

Seiring berjalannya waktu ketika mulai kuliah dan harus berjauhan dengan keluarga, seringkali saya merindukan kopi buatan papa dan menyeruputnya dari cangkir beliau. Kalo sudah begitu saya langsung mengambil 1 sachet kopi instan dan cappuccino Good day, kopi gaul paling enak dan menyeduhnya untuk mengobati rasa kangen saya kepada orangtua. Maka tak heran jika saya pulang kampung, hal yang paling saya nantikan adalah kopi racikan papa. 

Saya dan papa sang pecinta kopi
Sekarang setelah bekerja, saya tetap menikmati kopi di tengah kesibukan pekerjaan. Adalah Mery seorang teman yang saya kenal 8 tahun lalu saat kami masih sama sama bekerja di sebuah bank swasta. Dia sosok wanita gaul yang sedikit tomboi dan suka travelling, dialah yang menjadi partner minum kopi saya di kantor.

Berawal pada suatu hari ketika kami sedang menghadapi permasalahan nasabah tiba tiba Mery membuka laci mejanya untuk mengambil sebungkus kopi instan dan cappuccino Good day, kopi gaul paling enak rasa Vanilla Latte dan dia memainkannya hingga menimbulkan suara. Mendengar itu saya meliriknya dan seolah menemukan pasangan untuk menikmati kopi. Sejak saat itu kami sering berkolaborasi menikmati kopi. 


Sekarang saya dan Mery sudah seperti saudara karena kami sama sama punya hobi travelling. Kami sudah pernah tour de east java a la backpacker. Menyusuri kota Surabaya, Malang, Ponorogo, Situbondo hingga Banyuwangi. Obyek wisata Coban Rondo, Gunung Bromo dan Kawah Ijen menjadi saksi petualangan kami. 
Saya dan Mery di antara wisatawan asing di Bromo
Selama travelling kami tak lupa membawa beberapa bungkus kopi instan dan cappuccino Good day, kopi gaul paling enak. Di sela sela perjalanan yang melelahkan kami menikmati kopi bersama. Terbayang dinginnya hawa di Gunung Bromo dan Kawah Ijen? Nah disitulah saatnya menghangatkan badan dengan minum kopi sambil mencicipi cemilan khas daerah tersebut serta menikmati keindahan alam Indonesia. Ahhh... betapa nikmatnya.

Kini saya harus kehilangan partner minum kopi di kantor. Iyaa...Mery sudah pindah tugas ke tempat lain. Sedih rasanya saat perpisahan itu. Untuk mengenang masa masa persahabatan kami, saya memberinya sebuah mug sebagai farewell gift dengan tak lupa menyelipkan 1 bungkus kopi instan dan cappuccino Good day, kopi gaul paling enak rasa Vanilla Latte kegemarannya. 


Farewell gift sebagai kenang kenangan
Dan Mery kaget bukan kepalang melihat kado sederhana yang saya berikan. Dia sama sekali tidak menyangka kalo persahabatan kami yang di awali oleh sebungkus kopi instan dan cappuccino Good day, kopi gaul paling enak sangat begitu mendalam di hati. 

Meski sudah berbeda tempat kerja tapi kami masih berjanji untuk bertemu melepas kangen, bercerita dan tak lupa menikmati secangkir kopi bersama.


Sebagai pecinta kopi saya sudah menjatuhkan pilihan kopi yang enak untuk dinikmati yaitu kopi instan dan cappuccino Good day, kopi gaul paling enak. Selain rasanya enak, manisnya pas, juga mempunyai pilihan rasa yang banyak yaitu ada Original, Coffemix, Mocacinno, Vanilla Latte, Chococinno, Carrebean Nut, Coolin' Coffee, Cappucino. 


Jika ingin mencicipi kopi dingin bisa memilih varian Coffee Freeze atau yang sering dikenal Mocafrio. Cara membuat Coffe Freeze cukup mudah tinggal tambahkan air dingin saja dan untuk menambah kenikmatan tambahkan es batu di dalamnya. Hmmm...dijamin segar rasanya. Apalagi jika diminum pada saat cuaca panas. 


Sekarang kopi instan dan cappuccino Good day, kopi gaul paling enak memunculkan produk baru yaitu Tiramisu Bliss Coffee dan Funtastic Mocacinno yang sangat praktis. Kedua minuman baru itu tergolong dalam kategori ready to drink. Tinggal buka botolnya langsung bisa menikmati sensasi kopinya dengan rasa yang cukup ringan yang sangat cocok untuk para peminum kopi pemula. Ada yang mau mencicipi? Pasti langsung ketagihan deh. Selamat Mencoba yaa... :)



Artikel ini diikutsertakan dalam Kopi Good Day Blog Competition

Senin, 26 Agustus 2013

(Very Late Post) Lebaran 2013

Alhamdulilah...setelah selama 3 minggu gak ngeblog akhirnya hari ini bisa posting juga *lap keringet*. Ada yang kangen yaa dengan cerita keluarga kami? hahahaha....*kemudian disambit kemoceng oleh pemirsa*.

Sebelum memulai cerita *better late than never* kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin... mohon dimaafkan segala kesalahan kami baik tindakan, lisan maupun dan tutur kata kami dalam setiap tulisan dalam blog ini yaaa :)

Jadi kemana aja nih selama jelang lebaran hingga pasca lebaran? Sibuk banget euyyy.... :P
Ceritanya setelah ditinggal mudik mba Keke, selama 4 hari sebelum lebaran dimana hari Senin dan Selasa saya masih ngantor, Alhamdulilah Samara koorporatif banget, dia mau dititipin di rumah neneknya. Jadi setiap pagi ketika Samara masih pulas bobo saya langsung saja bawa ke rumah neneknya. Hari Rabu saya sudah libur tapiiii ayah musti berangkat karena ada urusan yang gak bisa ditinggal. 

Trus gimana rasanya ditinggal ART? hohoho...maknyus tenan rasane, yaa...paling kita "kerja bakti" tiap hari. Alhamdulilah ayah bisa diajak kerjasama membantu saya hingga rela nyetrika sampe jam 12 malam :)

Tibalah malam takbiran...kalo boleh melow sebenernya saya sedih banget memikirkan besok gak makan lontong opor karena biasanya pas hari raya Idul Fitri pasti sepulang dari sholat ied saya menyantap lontong opor tapiii sepertinya tahun ini gak deh. 

Tapi  Allah memang Maha Mengetahui hamba-Nya, ketika saya sedang galau membayangkan lontong opor dan sambal goreng hati bikinan mama, ehh...tiba tiba ada tetangga yang ngirim ketupat dan lauk pauknya. Horeee...jadi deh kita lebaran *cetek banget yaa memaknai lebarannya* hehehe

Ketupat, opor dan semur ala Betawi
Alhamdulilah hidangan lebaran sudah siap... *ketjup ibu tetangga sebelah* :) 
Keesokan harinya kami melaksanakan sholat Ied di lapangan dekat rumah dengan keadaan tanah lapang yang becek akibat guyuran hujan tadi malam. Tapi itu tidak mengurangi kekusyukan kami dalam beribadah. 

Pulang sholat Ied saya meminta maaf terlebih dahulu kepada ayah lanjut telp Eyang dan Opung. Setelah bersalam salaman dengan para tetangga di sekitar rumah, kami cabcus ke Bintaro untuk bersilaturahmi ke rumah salah satu Andung (nenek dalam bahasa Minang) si Ayah dari pihak (alm) bapak mertua. Di rumah Andung kami bertemu dengan nenek Samara dan tante2nya karena emang kami janjian disana. Beginilah suasananya...


Setelah silaturahmi ke pihak keluarga besar alm bapak mertua kami bersama sama menuju Cengkareng untuk silaturahmi ke keluarga besar ibu mertua. Kami mengunjungi salah satu Aki (kakek) si Ayah yang tak lain beliau adalah seorang aktor kawakan. Gak usah disebut deh siapa beliau. Yang pasti saya ingat dulu ketika saya menikah, Aki datang ke Tegal dan di acara resepsi si Aki seperti menggelar jumpa fans. Hampir semua tamu undangan kawinan saya minta foto bareng Aki hahaha... Dasarnya Aki emang baik banget yaa...beliau menyambut para fans dengan tetep tersenyum. Upss... jadi ngelantur deh :)

Setelah puas bertemu dengan semua keluarga, kami pulang karena hari sudah sore dan harus packing untuk mudik besok. Oiya...karena saking ribetnya kami sampai lupa gak foto bertiga. Hanya foto ini saja yang mewakili foto lebaran kami :)
Samara dan gamisnya... :)
Sesampainya di rumah beberes dan packing sampai larut malam. Padahal sebagian barang udah kami packing tapi tetep aja banyak yang harus dipersiapkan.

Pagi hari kami berangkat dari rumah pukul 06.30 dan lagi lagi Samara masih dalam keadaan bobo pulas kami langsung gendong Samara masuk ke dalam mobil.

Bismillah...ini merupakan perjalanan panjang kami yang pertama kali menggunakan kendaraan sendiri. Antara khawatir dan senang karena ini lah pengalaman perdana kami bertiga. Semoga lancar... :)
Alhamdulilah pagi itu jalanan lancar dan langitpun cerah sampai saya terpesona dengan keindahan langitnya. Subhanallah cantik yaa...
Pagi hari di jalan tol....
Sekitar pukul 8 Samara bangun dan kami sudah sampai di rest area. Sejenak minggir dulu ke rest area untuk bebersih Samara dulu. Yupp...kami sudah siap dengan bawaan ember kecil dan peralatan mandi Samara :) Untungnya toilet disana bersih yaa...

Usai bebersih Samara sarapan dulu dan lanjut perjalanan. Biar gak bete Samara membawa banyak mainan diantaranya boneka puppies kesayangannya.
Dan si puppies pun ikutan mudik :)
Selain bermain dengan bonekanya, Samara juga beberapa kali menarik kacamata saya untuk dipake. Ealah...nduk itu kacamata bunda jadi kacamuka buat kamu loh :)

Mau kayak bunda, katanya.... :)
Alhamdulilah jalanan hari itu tergolong cukup lancar. Meski demikian kami tak lantas tancap gas dengan kecepatan tinggi. Menghabiskan waktu sekitar 4,5 jam sampai di Cirebon. Untuk mempercepat perjalanan masuk ke tol Palikanci.

Cantiknya langitku... :)
Keluar tol langsung menuju Pejagan Brebes dan sekitar 2 jam perjalanan kemudian bertemu dengan gerbang bertuliskan : 

Horee...sampai di Tegal
Alhamdulilah sekitar jam 2 an kami tiba di rumah Eyang dengan selamat dan tanpa babibu lagi kami langsung menyantap lontong opor dan sambel goreng hati buatan Eyang. Horeee... senang banget rasanya berkumpul dengan keluarga :)

To be continue yaa.... ^_^

Jumat, 02 Agustus 2013

Jelang Lebaran

*bawa kemoceng sambil bebersih blog yang udah seminggu gak diapdet. Meski cuma beberapa baris kayanya blog ini butuh ditengokin deh* :)

Tak terasa kita sudah berada di penghujung bulan Ramadhan. Sudah 25 hari kita menjalani ibadah puasa, semoga puasa kita diterima Allah. Amin...

Ngomongin lebaran yang udah di depan mata rasanya gak seru kalo gak ngomongin mudik. Jika pada tahun tahun sebelumnya saya merasakan mudik sebelum Lebaran, maka kali ini saya mudiknya pada H+1 Lebaran. Yuppp....Insya Allah kami akan berlebaran di Jakarta dan sehari kemudian barulah meluncur ke Tegal.

Karena mudiknya setelah lebaran maka si mbak ART terpaksa mudik sendiri. Besok mba Keke sudah mudik dengan sepupunya dan itu artinya mulai besok saya ART-less. Huaaa akhirnya merasakan juga nikmatnya ART-less. Semoga semuanya akan baik baik saja yaaa... :)

Karena hari Senin dan Selasa kami masih ngantor jadi kemungkinan Samara akan dititipkan ke neneknya. Atau jika Samara gak mau ditinggal di rumah nenek yaaa...terpaksa saya bawa ke kantor. Sebab kemarin Samara bilang gak mau di rumah nenek, maunya ikut ke kantor bunda aja. Yupp... kita lihat saja besok deh...

So mungkin beberapa hari kedepan saya gak bisa apdet blog karena kesibukan di rumah dan di kantor menjelang Lebaran. Jiaahh... kok kayanya saya lebay banget ya? :p

Yo wis lah buat yang mau mudik selamat mudik yaa... Semoga selamat sampai di kampung halaman, selamat bertemu dengan keluarga dan sanak saudara.
Bagi yang gak mudik, selamat menikmati lengangnya jalanan ibukota :)

Demikian postingan singkat yang bener bener singkat dari kami.
Ganbatte... :)



Jumat, 21 Juni 2013

Pentas Akhir Tahun


Hari Sabtu tanggal 15 Juni kemarin diselenggarakan Pentas Akhirussanah atau Pentas Akhir Tahun di sekolah Samara. Acara tersebut sebenarnya adalah graduation day bagi siswa Kindy B. Untuk meramaikan acara, semua siswa baik Play Group maupun Kindy tampil unjuk kebolehan.

Acara dimulai pukul 8.00 tapi agak molor sedikit karena harus prepare anak anak kecil. Kami datang langsung registrasi dan mendapatkan goodie bag serta snack.

Tepat pukul 8.45 acara pun dimulai dan dibuka dengan penampilan Percussion Kindy A+. Dalam perkusi ini anak anak menggunakan alat musik gendang, kaleng dan panci bekas.

Wah...kreatif sekali yaa uncle nya :)

Perform Percussion Kindy A+

Setelah penampilan Percussion Kindy A+, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Ketua Komite yang memberikan bingkisan kepada seluruh tim pengajar dan menyanyikan lagu Hymne Guru. Wuiiihhh...merinding rasanya saya menyanyi lagu Hymne Guru dan tanpa terasa meleleh sudah air mata ini.

Entah kenapa, lagu Hymne Guru ini mengingatkan saya pada mama yang menjadi seorang pahlawan tanpa tanda jasa hingga pensiun. Salut banget kepada para pengajar seluruh dunia yang telah rela menjadi pelita dalam kegelapan. 

Lanjut sambutan kedua yaitu dari Ibu Ketua Yayasan yang sekaligus juga meresmikan Sekolah Dasar Islam Little Earth. Horeee... mulai tahun ajaran 2013 sudah beroperasi SDI Little Earth. Alhamdulilah yaa.

Ketika sambutan sedang berlangsung, ada keriaan di belakang layar yaitu persiapan pentas siswa PG A. Samara dan kawan kawan akan menari lagu Little Duck. Beginilah persiapannya...

Anak anak perempuan diikat 2 rambutnya kemudian memakai topi berbentuk seperti cocor bebek. Topi tersebut dibuat oleh anak anak sendiri. Waahh... ternyata bagus juga topi cocor bebek bikinan Samara :)

Samara sedang didandani oleh miss-nya
Setelah sambutan demi sambutan selesai, saatnya penampilan dari siswa PG A. Yippieee... Samara dan kawan kawan mulai naik panggung.

Samara di tengah tengah dan bersiap untuk menari :)
Setelah diatur posisinya, maka lagu Little Duck diputar dan anak anak mulai menari. Lucu deh melihat mereka menari gaya bebek kwek kwek kwek...

Ada beberapa anak yang tak mau menari, hanya diam aja di atas panggung dan ada juga yang nangis. Hihihi... namapun anak anak, jadi yaa gak bisa dipaksain :)

Kelar penampilan PG A, lanjut penampilan PG B yang membawakan tari Little India. Kemudian diteruskan dengan perform siswa Kindy A.

Samara yang sudah perform, kembali duduk bersama kami dan bermain dengan teman temannya. Tumben banget deh ikatan rambutnya gak mau dilepas padahal biasanya Samara paling gak betah kalo rambutnya diikat :)

Main yukk...
Acara terus berlangsung hingga tiba saatnya pelepasan siswa Kindy B. Dipanggillah satu persatu siswa Kindy B untuk naik ke atas panggung. Kepala Sekolah menyematkan pin Little Earth sebagai tanda kelulusan mereka. 

Kemudian semua anak diberi bunga mawar hasil kreasinya dan diberikan kepada orangtua masing masing sambil mengucapkan terima kasih. Ihh...jadi terharu saya dan meleleh lagi deh air mata ini *emakcengeng*
Jadi membayangkan suatu saat graduation Samara di sekolah ini :)

Pelepasan siswa Kindy B selesai, saatnya semua siswa Little Earth naik panggung untuk bernyayi bersama.

Bernyanyi bersama..
Usai bernyanyi usai pula acara Pentas Akhirussanah sekolah Samara. Horeee... semua bergembira baik itu orang tua, para pengajar miss dan uncle serta anak anak. Alhamdulilah acara berjalan dengan sukses dan lancar.

Samara pulang dengan hati gembira dan lebih senang lagi ketika sampai di rumah ternyata goodie bagnya berisi mug dan tas sekolah.

Tas dan mug cantik
Tas sekolah yang didapat warnanya ungu. Wuiihhh...pas banget dengan warna kesukaan emaknya. Beneran loh ini cuma kebetulan saja, tidak ada request khusus. Para miss di sekolahnya juga gak ada yang tahu kalo emaknya Samara pecinta warna ungu :)

Selain tas ada juga mug yang ada foto Samara dengan teman teman kelasnya plus miss dan uncle. Udah pasti Samara senang banget dengan mugnya. Saking senangnya, sampai berasa sayang kalo mau dipake :)

Samara pake baju kuning dan rok tutu pink..
Dan besok adalah jadwal kami mengambil rapor Samara. Hmmm...jadi gak sabar pengin lihat rapor pertama Samara. Kira kira gimana ya hasilnya? :)