Dulu waktu SD saya belajar 4 Sehat 5 Sempurna itu terdiri dari nasi sebagai makanan pokok, sayur, lauk pauk, buah dan disempurnakan dengan segelas susu. Kayanya sekarang slogan itu bergeser dengan istilah "Gizi Seimbang". Betul gak?
Nah ngomongin soal susu nih... berkaitan erat dengan cerita si kecil Samara. Maklum lah blog ini memang dibuat khusus untuk bercerita tentang Samara.
Sejak Samara tiup lilin yang pertama kali, Samara memasuki babak baru sebagai toddler dimana saya menargetkan Samara sudah bisa makan nasi dan minum ASIP pake sedotan. Alhamdulilah semua bisa tercapai.
Bicara tentang ASI, Alhamdulilah Samara lulus S1 ASIX di usia 6 bulan lanjut S2 hingga mendapat gelar profesor ASI. Tapi setelah 1 tahun ASI saya mulai up and down, saya mencari info lewat milis susu tambahan yang terbaik untuk Samara. Diperoleh keterangan bahwa susu cair (bisa UHT atau Pasteurisasi) lah yang terbaik.
Ketika Samara berusia 1 tahun 2 bulan saya mulai memberikan susu cair tapi Samara belum begitu suka. Saya tak lantas menyerah, 2 bulan berikutnya dicoba lagi susu cairnya, ehhh...Samara udah doyan meski perbandingannya masih 70 % ASI dan 30 % susu cair tapi saya sudah senang. Jadi kalo pergi pergi praktis, tinggal bawa saja susu cairnya.
Tepat Samara berusia 2 tahun 9 bulan dimana dia lulus Weaning With Love dan full minum susu cair hingga sekarang. Dan pemilihan susu cair itu jatuh pada susu Greenfields. Kenapa milih susu Greenfields? Mari kita bahas bersama...
Tahu gak, ketika saya dan Ayah memilih memberikan Samara susu cair Greenfields ketimbang susu bubuk saya menuai berbagai pertanyaan yang menghujam dari orang orang sekitar. Saya terus dicecer oleh pihak keluarga yang kekeuh marekeh pengin Samara minum susu bubuk. Akhirnya saya beberkan semua fakta kebaikan susu Greenfields. Inilah diantaranya :
1. Proses pembuatan susu bubuk yang sangat panjang akan menghilangkan kandungan gizi yang terkandung di dalam susu. Beda dengan susu cair. Pengolahan susu cair membutuhkan waktu yang singkat. Ambil saja contohnya susu pasteurised Greenfields, diproses dengan cara pasteurisasi dengan full automatic system dan tak ada campur tangan manusia sehingga dapat meminimalkan bakteri. Jadi benar benar fast and fresh milk.
Kalo susu bubuk berasal dari susu cair yang dikeringkan, umumnya pengeringan dilakukan dengan menggunakan spray dryer atau roller dryer. Hayyooo kebayangkan proses perubahan dari cair ke bubuk trus ketika mau dikonsumsi harus dicairkan lagi. Ribet bukan?
2. Praktis.
Susu cair Greenfields sangat praktis gak perlu diseduh. Kebayang dong kalo saya harus bolak balik merebus air untuk menyeduh susu bubuk. Belum lagi kalo pas bepergian, kemana mana musti bawa termos trus kalo gak bawa termos mampirlah ke resto untuk sekedar minta air panas.
Kalo saya cukup membawa susu Greenfields kemasan 200ml untuk dibawa jalan jalan.
3. Memberi pelajaran pada anak untuk tidak tergantung pada dot. Yang saya tahu kalo minum susu bubuk enaknya pake botol dot yaaa...nah kalo minum susu cair, si anak bisa belajar pake sedotan atau dituang di gelas dan gak tergantung pada dot.
Karena pengalaman teman saya, sampai saat ini anaknya belum bisa lepas dot padahal usianya sudah 11 tahun dan sudah duduk di kelas 5 SD.
DUAARRRR....kaget gak sih dengernya? Saya aja geleng geleng kepala, takjub luar biasa.
4. Retensi penyimpanan susu bubuk jauh lebih lama dari pada susu cair. Kalo susu bubuk bisa sampai 2 tahun sedangkan susu cair uht hanya max 10 bulan (dalam kondisi tanpa pengawet), kalo susu pasteurisasi malah lebih singkat. Silakan tarik kesimpulan sendiri kalo sesuatu bisa disimpan dalam janga waktu tahunan apakah bebas pengawet? Jawablah di dalam hati masing masing... :)
5. Susu cair Greenfields bisa dikonsumsi oleh siapa saja, bukan cuma Samara tapi saya dan Ayah juga bisa minum. Praktis kan? Tinggal beli susu yang sama trus glek deh bareng bareng :)
6. Di dalam susu cair Greenfileds ternyata ada pelajarannya, setidaknya pembelajaran untuk Samara pribadi yaitu Samara jadi belajar menuang ke dalam gelas, karena sekarang kami seringnya beli susu Greenfields family pack, jadi setiap mau minum susu Samara pasti semangat banget pengin menuang sendiri ke dalam gelasnya.
Lihatlah... meski berceceran tapi...yang namanya belajar pasti begitu dong :)
![]() |
| biar tumpah sedikit tapi gak papa, namanya juga belajar |
![]() |
| glek...glek...susu greenfield enak deh :) |
Sekarang Susu Greenfileds Choco Malt sudah jadi susu keluarga kami karena rasanya tidak terlalu manis dan diminum saat dingin jauuuuh lebih nikmat.
Yuk mampir ke www.greenfieldsmilk.com untuk melihat varian susu Greenfields, disana juga bisa dilihat proses pembuatan susu Greenfields yang cepat dan fresh.
Kunjungi juga Fan Page GreenfieldsMilkID di Facebook trus klik app What Real Milk Can Do di http://bit.ly/YyzGwS.
Jangan lupa yaa...dukung saya biar menang jalan jalan bareng keluarga ke Legoland.
Mari kita minum susu tiap hari agar keseimbangan gizi terpenuhi dan badan bisa sehat... *_*














