Rabu, 07 Desember 2016

Berbagi Ilmu Dari Memasak

"Perempuan itu harus bisa memasak agar disayang suami"

Pernah mendengar statement itu? Biasanya kalimat tersebut dilontarkan oleh seorang ibu kepada anak gadisnya. Hihihi... Ngaku aja deh, ibu saya juga pernah bilang begitu ke saya. Karena ibu tahu kemampuan masak saya yang pas pasan, makanya kalimat itu jadi pecutan halus buat saya. Nah, sejak saat itu mulailah belajar memasak.  

Awalnya saya belajar masak yang gampang gampang aja yaitu dimulai dari memasak sayur bening bayam. Kemudian tumis sayuran dan lama lama belajar masak masakan favorite keluarga. Kebiasaan atau hobi memasak ini terbawa sampai saya hamil. Waktu itu saya berkomitmen untuk benar benar menjaga makanan. Berhenti jajan di luar, berhenti makan makanan instan, berpengawet dan bahan berbahaya lainnya. Intinya saya berusaha agar asupan makanan terkontrol demi anak. Alhasil setiap pagi selalu memasak untuk bekal makan siang saya dan suami di kantor. Selain sehat dan bersih, pastinya irit juga yaa, hehehe...

Sekarang setelah mempunyai anak dan sudah bersekolah, saya berusaha membekali Samara snack dan makan siang. Simple aja sih pemikiran saya, dengan membawa bekal dari rumah pasti masalah kebersihan sudah terjamin. Lebih sehat karena makanan yang diolah Insya Allah dari bahan yang berkualitas. Bekal yang dibawa selalu atas request si anak, jadi makanan ludes tak tersisa. Selain faktor di atas, dengan adanya bekal anak, itu berarti men-challenge saya untuk lebih kreatif memasak, menyusun menu dan menata makanan ala bento. 

Berbekal dari itu semua, setiap pagi usai sholat subuh, saya mulai ngoprek di dapur berkutat dengan bawang dan cabe. Setelah selesai masak barulah saya menata makanan tersebut di lunch box. 

Nah...ngomongin lunch box nih..saya beberapa kali ngintip lunch box di Bukalapak. Ketik saja keyword lunch box, maka saya akan menemukan banyak sekali penjual lunch box. Sempet bingung juga memilihnya tapi akhirnya saya mantap untuk mengadopsi lunch box sekat 5 seperti ini.
Lunch box
Dalam soal menata makanan, saat ini saya sedang senang senangnya belajar bikin bento. Masih pemula banget sih...tapi penginnya bekal itu dibikin semenarik mungkin agar anak tertarik untuk menghabiskan makanannya. 
Bekal Samara
Bento yang saya bikin masih jauuuuh dari kata bagus, tapi...saya percaya diri aja memajang hasil masakan dan bento bekal Samara di beberapa akun media sosial. Saking seringnya posting bento maka banyak teman yang bertanya kepada saya. Pertanyaan itu berkisar pada resep masakan, cara penyajian sampai dimana beli lunch boxnya? Nah kalau sudah begini, langsung aja saya refer teman teman untuk membeli lunch box di Bukalapak.

Hhhmmm.. Wait... Kenapa harus di buka lapak? Karena di Bukalapak ada jaminan 100% aman, uang pasti kembali dan payment system bebas penipuan. Selain itu juga customer support yang responsif serta kemudahan akses mobile dimanapun. Jadi gak perlu takut deh bertransaksi di Bukalapak

Ternyata beberapa teman saya yang bertanya itu terinsipirasi membuat bento untuk bekal anaknya. Jujur aja, saya gak nyangka banget loh..karena awalnya dari suka memasak, kemudian menyiapkan bekal anak sekolah tenyata apa yang saya lakukan bisa menginsiprasi teman untuk belajar memasak dan bento. Akhirnya saya berikan beberapa resep masakan simple untuk bekal anak. 

Oiya...setiapa hari nih, kalau urusan masak dan bekal anak selesai, maka saya bersiap siap untuk berangkat kantor. Gak bisa dipungkiri terkadang saya tergesa gesa banget mempersiapkan diri berangkat ke kantor. Sampai akhirnya lupa memadupadankan baju kerja saya. Kadang main tarik aja baju yang terlihat di depan mata. Kalau sudah begini biasanya saya akan mengintip Hijup untuk tips padu padan busana. Beberapa artikel di Hijup Alhamdulillah sangat membantu banget. Selain tips padu padan busana, banyak artikel tips kecantikan yang patut dicoba.

Jadi yaa..biarpun sibuk di dapur tapi gak lupa juga untuk menjaga penampilan, hihihi..

Tulisan ini diikutsertakan dalam Inspirasi Wanita Kompetisi Blog Hobimu Inspirasi Sekelilingmu


Senin, 28 November 2016

Mewujudkan Barang Impian

Sebagai perempuan pastinya pengin tampil keren dan kekinian yaa... Dari mulai baju sampai asesoris penginnya gak ketinggalan jaman. Tapi gimana yaa untuk mewujudkan itu semua kalau budget untuk membeli barang baru pas pasan banget? Ngintip di online shop cuma bisa bikin hati sedih, gundah gulana berkepanjangan. Ujung ujungnya pengin nangis kejer deh..

Jujur...saat ini saya juga sedang mengalami hal itu. Punya salah satu wish list yang entah apakah bisa diwujudkan atau gak? Beberapa kali selalu ngintip barang inceran itu dan rasanya berderai derai deh air mata ini.

Apa sih wish listnya? Jadi yaaa...saya pengin banget punya kamera mirrorless Sony Alpha A5100. Kenapa saya naksir berat sama kamera itu? Karena selain spesifikasinya oke, ukurannya kecil, ringan, layar LCD Sony A5000 bisa diputar sampai 180 derajat. Nah ini yang keren banget karena bisa mengakomodir pengguna kamera yang suka selfie seperti saya, hehehe.  

Dengan kamera ini juga bisa membantu saya di acara blogger gathering untuk mendapatkan hasil foto foto yang bagus. Biasanya dalam acara blogger gathering itu ada live tweet competition. Berhubung HP saya cuma satu dan itu dipakai untuk ngetwit makanya saya butuh satu perangkat lagi untuk foto foto. Kamera Sony A5000 inilah yang Insya Allah akan membantu saya.



Trus...trus gimana dengan harganya? Kamera impian saya itu harganya sekitar 5 jutaan. Kayanya musti nabung dulu yaa buat beli kamera itu. Tapi..kelamaan deh kalau musti nabung beberapa bulan lagi? Jadi biar cepet bisa beli kamera itu gimana caranya?

Kebetulan banget kemarin saya datang ke acara #SaturdayWithOLX yang membahas tentang program bekas jadi apapun. Wah menarik banget kan? Dalam bincang bincang itu hadir mba Amel dari OLX dan mba Nadia. Para narasumber share tentang gimana caranya untuk bisa dan rela melepas barang kesukaan, karena biasanya perempuan itu agak sayang untuk berpisah dengan barang kesayangan. Apalagi nih..kalau ada story  behind that. Hehehe...bener banget yaa



Salah satu tips dari mba Amel untuk melepas barang yaitu tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut digunakan dalam kurun waktu 6 bulan terakhir? Kalau sudah gak digunakan lagi,  pikir  deh. . . mendingan masukan aja ke dalam list barang yang akan dijual. 

Satu tips lagi dari mba Nadia yaitu sortir barang secara rutin setiap 2 minggu sekali. Selain bisa membersihkan rumah dari barang barang yang gak terpakai, siapa tahu ada orang lain yang membutuhkan barang itu. Oke. . . . Deal ya? 


Nara sumber

Mendengar penjelasan dari kedua mbak cantik itu saya jadi bertekad bulat untuk menjual barang preloved untuk mewujudkan wish list saya. 

Langsung aja saya bongkar lemari trus memilih kira kira barang apa yang mau dilepas? Akhirnya saya comot 2 tas kesayangan untuk dijual. Tas yang pertama adalah tas rajut hand made merk Gendhis yang saya beli di Djogja saat perjalanan dinas tahun 2014. Untuk membeli tas rajut ini saya menyempatkan diri sebelum terbang kembali ke Jakarta harus muter muter Djogja dengan berbekal google map untuk mencari showroomnya. Sampai di showroom yang terletak di daerah Gamping ternyata belum buka, hahaha... Jadilah saya dan teman harus menunggu sampai show room tersebut buka. Perjuangan banget yaa untuk dapatin tas ini. Dan ini dia penampakannya 



Barang kedua yang harus rela dilepas adalah tas kulit kesayangan merk Fossil. Jadi inget saat membeli tas itu butuh perjuangan panjang karena harus menabung dulu beberapa bulan. Saya juga rela gak jajan baju dan pernak pernik lainnya untuk membeli tas biru kesayangan. Namun demi si kamera impian saya rela melepas tas ini.



Sekarang ini saya sedang menanti pembeli di OLX yang tertarik dengan barang preloved saya. Doakan yaaa semoga dalam beberapa hari ini bisa laku karena nih..denger denger kalau pasang iklan di OLX bisa cepat terjual.

Nah..buat para perempuan di seluruh Indonesia, jika punya wish list barang yang pengin banget dimiliki, coba deh ikutan program bekasjadiapapunMulai sekarang bongkar lemarinya trus pilih barang yang bisa dijual untuk mewujudkan wish list kalian. Dari pada yaaa...barang barang tersebut berdebu dan menuh menuhin isi lemari mendingan dijual dan pastinya bikin hepi, karena bisa mendapatkan barang baru yang jadi impian.  

Dan enaknya lagi nih... program bekas jadi apapun selain bisa mewujudkan barang impian, bisa juga menangkan hadiah yang gak tanggung tanggung yaitu :

  • 8 pemenang akan mendapatkan masing maning 2 tiket Jakarta - Singapore PP plus uang saku sebesar Rp. 2.000.000
  • 5 pemenang mendapatkan 26.000 Air Asia Big Point yang bisa di redeem untuk pembelian tiket semua rute Air Asia.

Wooooow keren banget kan? Nah...berarti nih jual barang bekas jadi liburan. Hayooo siapa yang gak mupeng? Saya aja mupeng banget pengin dapetin tiket ke Singapore, hihihi...

Ayooo...sekarang saatnya bongkar isi lemari dan wujudkan impianmu..

Kamis, 24 November 2016

Bio Oil dan Manfaatnya Bagi Kecantikan Wanita

Pernah dengar produk bernama Bio Oil? Pastinya sudah gak asing lagi yaa dengan Bio Oil. Produk spesialis perawatan kulit ini sudah banyak beredar di pasaran, digunakan oleh wanita Indonesia dan hasilnya tidak mengecewakan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya review yang beredar. Yuk.. Sekarang kita bahas seluk beluk Bio Oil. 

Apa itu Bio Oil? 

Adalah produk spesialis perawatan kulit yang membantu memperbaiki tampilan scars dan stretch marks. Selain itu juga Bio Oil direkomendasikan untuk menyamarkan warna kulit yang tidak merata,  mencegah penuaan dini dan mengatasi kulit kering. Bio Oil pertama kali muncul di Africa pada tahun1987. Kemudian hadir di Indonesia pada tahun 2014.


Bio Oil

Bahan apa saja yang terkandung di dalam Bio Oil? 

Ini dia yang paling menarik buat saya. Jadi yaa.. Untuk menjadikan Bio Oil efektif dalam menghilangkan scars dan stretch marks, karena Bio Oil mengandung bahan unggulan PurCellin Oil yaitu perpaduan minyak essential dan extract tumbuhan alami seperti Calendula, Rosemary,  Chamomile dan Lavender. Disamping itu tambahan vitamin A dan E makin melengkapi komposisi Bio Oil.  Woooww banget yaa..   



Trus apa doong keunggulan lainnya? 

Selain untuk menyamarkan (catat : menyamarkan yaaa. . . bukan menghilangkan) scars/bekas luka, stretch marks, menyamarkan warna kulit yang tidak rata,  mencegah penuaan dini, menjaga kelembaban kulit, ada beberapa keunggulan lainnya. Diantaranya adalah Bio Oil merupakan produk yang Hypoallergenic, cocok untuk kulit sensitive, aman digunakan oleh ibu hamil dan anak di atas usia 2 tahun. Selain itu juga cepat meresap dan tidak lengket saat digunakan. Bio Oil diformulasikan untuk penggunaan pada kulit wajah dan tubuh lainnya.  Jadi Bio Oil banyak sekali manfaatnya yaa..untuk kecantikan wanita. Karena pastinya setiap wanita pengin tampil cantik dooong..


Paket kecantikan wanita

Gimana cara penggunaannya? 

Penggunaan Bio Oil yang efektif yaitu dengan cara dioleskan sambil dipijat dua kali sehari selama minimal 3 bulan. Khusus untuk ibu hamil dioleskan dua kali sehari mulai dari awal trimester kedua. Oles dan pijat di daerah yang rentan terhadap stretch marks. Caranya yaitu melakukan pijatan lembut menggunakan ujung jari dengan gerakan melingkar arah jarum jam hingga benar benar meresap.  
Nah sebagai catatan penting : Bio Oil tidak boleh digunakan pada kulit yang terluka. 

Apakah saya pernah mencobanya? 

Alhamdulillah saya sudah memakai Bio Oil sejak setahun yang lalu. Pengalaman saya menggunakan Bio Oil yaitu mampu memperbaiki kulit saya yang cenderung kering. Maklum aja yaa seharian berada di ruangan berAC pastinya bikin kulit kering.  


Kulit kering jadi gak kering lagi

Bio oil sudah menjadi penghuni tetep di atas meja kerja saya. Jadi kalau dirasa kulit tangan mulai kering maka saya langsung olesi Bio Oil sambil mencium aroma wanginya.


Bio Oil penghuni tetep di meja kerjaku

Beberapa bagian tubuh lainnya juga sudah merasakan khasiat Bio Oil. Satu bulan yang lalu sepulang dari liburan kulit wajah saya tetiba mengelupas dan kasar. Akhirnya tiap malam wajah saya diolesi dengan Bio Oil. Tentunya sembari dipijiat lembut yaa. . . biar hasilnya efektif. Dan Alhamdulillah seminggu kemudian kulit wajah sudah membaik,  gak mengelupas lagi dan terbukti Bio Oil bisa memperbaiki kulit yang kasar. 

Selain itu juga pernah suatu ketika si kecil jatuh dan terjadi luka yang cukup dalam di bagian dahinya. Setelah luka mengering, awalnya saya iseng oleskan Bio Oil saat si kecil bobo. Eh.. Lama kelamaan karena rutin tiap malam diolesi Bio Oil, bekas lukanya berangsur angsur samar. Sekarang malahan nyaris gak kelihatan. Alhamdulillah banget deh. . . 

Mahal gak sih Bio Oil? 

Nah... Ini dia yang jadi banyak pertanyaan. Saat ini Bio Oil bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan, karena terdiri dari 2 kemasan yaitu :
  • Ukuran 60 ml dengan harga Rp. 120.000 dikemas praktis sehingga mudah dibawa kemana mana. 
  • Ukuran 125 ml dengan harga Rp. 200.000 bisa digunakan seluruh keluarga. 
Credit

Dan menurut saya dengan harga segitu sangat relevan dengan hasil yang diberikan. Untuk sebotol Bio Oil ukuran 60 ml biasanya saya habiskan selama 3 bulan. Worth it banget kan.. Karena di luar sana banyak cream perawatan kulit yang harganya jauh lebih fantastis. 

Jadi. . . . ? 

Terbukti yaa Bio Oil efektif banget untuk perawatan kulit saya dan keluarga. Kulit jadi gak kering dan halus. Gak heran kalau Bio Oil ukuran 60 ml selalu setia ada di dalam cosmetic pouch saya. Nah kalau lagi kering keringnya kulit, bisa langsung oles Bio Oil dimana aja dan kapan aja. Karena cepat meresap dan gak lengket di kulit jadi gak risih saat digunakan. Pokoknya Bio Oil t.o.p deh.. 


Para penghuni cosmetic pouch

Hhhmm apakah masih ada yang ragu untuk mencoba Bio Oil? Pastinya gak yaa.. Coba dan buktikan sendiri deh biar kulit menjadi cantik. Selamat mencoba teman blogger. . . 

Tulisan ini diikutsertakan dalam blog competition #BioOilLoveYourSkinandLife Female Daily dan Mommies Daily