Kamis, 15 Juni 2017

Mudik Nyaman Dengan TEMAN

Assalamualaikum teman.. gimana nih masih semangat menjalani ibadah puasa? Alhamdulillah yaa.. hari ini sudah memasuki hari ke-20 Ramadhan. Insya Allah 10 hari lagi Hari Raya Idul Fitri tiba. Huaaa...senang yaa rasanya menyambut hari raya. Kebayang bakal bertemu dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman.

Eh..ngomong ngomong tentang kampung nih, siapa yang biasa mudik jelang Lebaran? Saya ngacung tinggi tinggi deh, hihihi.. Ritual mudik selalu saya jalani setiap tahun. Dari sejak saya kuliah di Jogja sampai sekarang tinggal di Jakarta. Pastinya bukan saya aja yang merasakan mudik atau pulang kampung doong.. karena pada dasarnya mudik sudah menjadi tradisi sebagian besar warga Indonesia di saat libur hari raya.
Credit
Coba dibayangkan, berapa juta masyarakat Indonesia yang rela menempuh perjalanan panjang dan padat menembus arus mudik untuk bertemu dengan orang tua, keluarga dan sanak saudara di kampung halaman? Saya pernah menempuh perjalanan selama 15 jam untuk menuju Tegal. Padahal biasanya hanya sekitar 6 jam perjalanan. Kebayang doong gimana capek dan membosankan berada di dalam mobil? Alhasil Samara jadi cranky dan uring uringan gak jelas. Saat itu saya merasa bersalah dan berusaha untuk membuat perjalanan mudik menjadi nyaman. 

Alhamdulillah minggu lalu saya mendapat pencerahan bagaimana menciptakan moment mudik menjadi lancar dan lebih menyenangkan. Hadir 4 orang pembicara yang akan bagi bagi ilmu. 
Yang pertama yaitu dr. Dian Permatasari, M.Gizi, SpGK mengatakan bahwa ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum mudik yaitu memastikan kondisi kesehatan anak dan menyiapkan bekal yang bergizi sebagai pemenuhan asupan nutrisi anak selama perjalanan. Penting banget yaa membawa bekal untuk si kecil karena biasanya saat mudik akan ada perubahan jadwal makan serta keterbatasan jenis makanan yang dapat dikonsumsi selama perjalanan. Selain menyiapkan bekal, para bunda juga bisa mencari asupan nutrisi tambahan di sejumlah tempat peristirahatan untuk memenuhi kebutuhan anak. Dan satu hal penting yang harus diingat oleh bunda yaitu memastikan kecukupan nutrisi anak, biar anak gak rewel di perjalanan. 
Dalam perjalanan mudik, bunda harus mengecek kondisi fisik anak, kebutuhan kalori anak, hidrasi terpenuhi, suplemantasi, istirahat yang cukup dan jangan lupa obat obatan harus tersedia di kotak P3K.

Trus...boleh gak anak berpuasa dalam perjalanan mudik? Boleh saja.. kalau si anak kuat dan pada saat sahur pastinya asupan nutrisi harus lengkap. Karena dengan berpuasa, akan meningkatkan sistem imun tubuh anak, menurunkan stres oksidatif dan melatih mengendalikan diri serta disiplin pada anak. Tapi seandainya anak tidak kuat untuk berpuasa yaa gak ada masalah. Bunda tinggal menyiapkan nutrisi yang seimbang untuk anak. 

Pembicara kedua, seorang psikolog anak yang udah hits banget yaitu mba Anna Surti Ariani atau yang akrab dipanggil mba Nina mengatakan perjalanan mudik bisa dimanfaatkan oleh orangtua sebagai moment tepat untuk saling berinteraksi dengan anak. 
Orangtua bisa mengenalkan hal hal yang jarang ditemui sehari hari oleh anak. Seperti pengenalan lingkungan pedesaan dengan hamparan sawah yang tidak pernah dilihat anak di kota. Selain itu moment mudik bisa membangun dan mengasah ketrampilan sosial anak karena mereka bisa berinteraksi dengan banyak orang. Berikut beberapa keterampilan sosial anak yang bisa dikembangkan :
Agar mudik menjadi lebih nyaman, mba Nina menyampaikan juga kalau bunda harus selalu mendampingi anak selama dalam perjalanan. Jika anak mulai merasa bosan, ajak anak anak untuk bermain sederhana seperti tebak tebakan atau bercerita. Oiya.. jangan lupa yaa bawa mainan kesukaan anak untuk menghindari kebosanan. Demi kenyamanan si anak, orangtua juga harus mencari info akan jalur mudik yang akan dilalui. Pastikan ada area peristirahatan yang nyaman untuk anak. Karena setelah beristirahat Insya allah bunda dan anak akan merasa nyaman dan bisa kembali melanjutkan perjalanan dengan senang. 

Kemudian untuk para ibu hamil ada beberapa hal yang harus dipersiapkan menjelang mudik terutama persiapan emosional ibu hamil seperti :

  • Menerima keterbatasan diri. Ini penting banget karena udah pasti yang namanya ibu hamil pasti gampang capek dan badan suka pegel kalo kelamaan duduk. Nah..terimalah apa adanya.
  • Tidak menuntut kesempurnaan 
  • Memahami resiko. Ibu hamil apalagi yang sudah memasuki usia kehamilan 8-9 bulan pasti sering banget pengin buang air kecil. Pahamilah itu semua, kalau dalam perjalanan harus bolak balik ke toilet.
  • Siap menghadapi resiko dan mohon pengertian kepada pasangan serta anggota keluarga yang lain untuk menciptakan rasa nyaman sepanjang perjalanan. 


Nah...karena pentingnya kenyamanan selama mudik dan itu pastinya akan berpengaruh pada masa pertumbuhan anak, maka SGM Bunda dan SGM Explore berkomitmen untuk selalu mendampingi orangtua khususnya bunda yang bersama sama mendukung anak tumbuh menjadi generasi yang kreatif dan mandiri. Salah satu komitmennya adalah menyediakan fasilitas TEMAN SGM BUNDA dan SGM EXPLORE.
Apa itu TEMAN? Menurut mba Astrid Prasetyo selaku marketing manager SGM Explore, yaitu Tempat Mudik Nyaman bagi anak dan ibu hamil dimana akan hadir sejumlah fasilitas yang ramah dan edukatif untuk mendukung bunda dan anak menjalani perjalanan dengan nyaman dan menyenangkan. TEMAN akan hadir di 6 titik rest area di jalur pantura pada tanggal 19 Juni sampai 2 Juli 2017. 


Pasti pengin tahu doong..fasilitas apa aja yang ada di sana? TEMAN akan menggelar booth yang isinya area permainan anak dimana anak bisa beristirahat sambil melakukan permainan edukatif dan interaktif yang bisa mengasah ketrampilan sosialnya. Kemudian untuk bumil dan busui gimana? Tenang... disana juga disediakan nursing room dan beberapa informasi tentang nutrisi ibu hamil dan menyusui. Bunda juga bisa beristirahat disana sambil mengawasi anak bermain. Karena..kebayang kan gimana rasanya jadi bumil, pastinya butuh istirahat yang cukup. Selain fasilitas ramah bunda dan anak, ada juga booth penjualan susu yang bisa dibeli dengan bonus yang menarik. Iiihh... seruuu ya! Kayanya harus mampir deh kalau pas mudik. Karena kebetulan kami melewati jalur tersebut. 

Oiya hampir lupa...ini dia 6 lokasi TEMAN di sepanjang arus mudik pantura.

Melalui TEMAN SGM Bunda dan SGM Explore diharapkan agar para bunda bisa menjalani mudik dengan nyaman dan tak lupa memastikan asupan nutrisi anak dan bunda yang tepat. Jadi..bisa merayakan hari raya Idul Fitri dengan istimewa bersama keluarga. Yuk..buat yang mudik dan melewati jalur pantura, jangan lupa berkunjung ke TEMAN dan nikmati fasilitasnya.

Jumat, 26 Mei 2017

Resep Mudah Meriah Dari Dapur No Oven Blue Band

"Lebaran sebentar lagi...berpuasa sebulan penuh..." #nyanyi ;)

Gak terasa yaaa.. sebentar lagi puasa. Insya Allah besok adalah hari pertama Ramadhan. Trus..selama sebulan kita berpuasa, tibalah hari Raya Idul Fitri. Yeaaayy.. udah kebayang senangnya menyambut lebaran. Kumpul bersama keluarga, saling bermaafan dan tentunya makan rame rame. 

Nah..bicara tentang cemilan lebaran pasti identik dengan kue nastar dan kastengel. Coba...udah sampai mana nih persiapan menjelang lebaran? Biasanya para mama lebih suka beli kue lebaran atau bikin sendiri? Kalau saya pribadi sih selalu bikin kue sendiri. Dari dulu tiap puasa, eyang Samara selalu mengajarkan saya untuk bikin kue nastar dan kastengel.

Resep turun menurun eyang Samara masih ada di catatan buku resep saya. Tapi...sejak saya pindah ke Jakarta, rasanya malas banget bikin kue sendiri karena...kendala utama adalah ribet dengan peralatan oven. Entah kenapa malas sekali untuk membuat kue yang panggang panggangan. Bisa gak sih bikin nastar pake kukusan?

Gayung bersambut.. Minggu lalu saya diudang oleh The Urban Mama dan Blue Band dalam acara #TUMBloggersmeetup yang akan membahas tentang #ResepMudahMeriah yaitu membuat kue lebaran tanpa oven. Yeaay...happy banget rasanya. 

Berlokasi di Lucy in the sky SCBD, hari Sabtu pagi sudah dipenuhi oleh para mama blogger ber-dress code pastel candy.
Courtesy of : @woroluvpink
Yupp..kami siap untuk menggali ilmu gimana caranya bikin kue lebaran gak pake oven. 
Kue lebaran no oven
Hayoo..siapa yang gak ngiler kue lebaran yang berjejer cantik itu? Hihihi... sejujurnya saya takjub melihat kue itu dibuat tanpa oven. Kok bisa yaa? Saya jadi gak sabar untuk ikutan acaranya.

Acara dipandu oleh Amy Zein dan hadir 3 pembicara yaitu mas Nando Kusmanto, Brand Manager Blue Band, Chef Anjani dan Ayudia Bing Slamet. Talkshow dimulai dengan pertanyaan apakah Ayudia suka membuat kue lebaran? Eternyata artis muda tersebut suka bikin kue lebaran sendiri dan salah satu favoritnya adalah putri salju. Tantangan bagi Ayu dalam membuat kue adalah peralatannya. Aahh.. sama doong.. dan beberapa  mama yang hadir juga  mengalami hal yang sama. Rata rata mereka gak punya oven.
Menurut mas Nando, setiap tahun Blue band selalu berinovasi dan tahun ini Blue band sangat mengerti kegalauan para mama yang ingin membuat kue untuk orang orang tercinta namun nggak punya oven. Salah satu solusinya adalah membuat kue tanpa oven. Oiya untuk pembuatan kue, varian Blue band yang digunakan yaitu Blue band Cake and Cookie. Mengapa? Karena varian ini adalah perpaduan antara margarine dan butter, jadi sangat cocok untuk cake dan kue kering.
Chef Anjani telah menciptakan 10 resep kue lebaran tanpa oven yang sudah ada di website Blueband. Jadi..gak ada alasan lagi yaa para mama untuk membuat kue meski gak punya oven. Dan pada kesempatan kali ini Chef Anjani langsung mempraktekan cara membuat choco chips cookies.
Setelah melihat cara membuat kue lebaran tanpa oven, para mama ditantang untuk membuat kue dengan alat dan bahan yang telah disediakan. Dalam baking challenge ini kami terbagi menjadi 6 kelompok. Saya masuk ke dalam kelompok 2 yang kebagian tugas membuat kue putu. 
Bahan bahan kue putu

Kelompok 2
Kami langsung bekerjasama membuat kue putu. Bahan bahan yang digunakan dan langkah penyajian sudah ada di website Blue band dengan judul resep putu cake


Proses pembuatannya gak perlu memakan waktu lama, yaiti sekitar 30 saja dari mulai pembuatan adonan hingga dikukus. Dan taraaaaa....beginilah hasil kue putu kami.
Putu cake
Sembari menunggu kelompok lain selesai memasak, para mama juga ditantang kreatifitasnya dalam menghias toples.
Setelah semuanya selesai, tibalah pengumuman siapa yang menjadi juara dalam baking challenge tersebut. Daaaann...ternyata kelompok kami meraih juara 1. Yeaaayyy...happy banget rasanya, hehehe...
Happy faces
Dan kamipun pulang dengan membawa hadiah yang sangat bermanfaat untuk dapur para mama tentunya.
Nah..karena ilmu tentang dapur no oven sudah diperoleh. Jadi...yuk para urban mama bikin kue Lebaran dengan #ResepMudahMeriah dari Dapur No Oven. 

Minggu, 09 April 2017

Lifebouy Activ Silver Pelindung Keluargaku

Sering dengar yaa kebersihan adalah pangkal kesehatan? Kalau kita mau sehat mulailah dari diri sendiri dengan menjaga kebersihan baik tubuh maupun lingkungan sekitarnya. Bicara tentang kebersihan tubuh, hal paling sederhana yang setiap hari kita lakukan adalah mandi 2 kali sehari. 

Sebagai seorang ibu, untuk urusan mandi tentu saya akan memilih sabun keluarga yang mampu membasmi kuman. Apalagi nih.. Samara itu sejak play grup hingga sekarang duduk di SD berada di lingkungan sekolah alam. Tau dooong gimana hebohnya Samara bermain di sekolah. Yang namanya main pasir, naik ke rumah pohon, gardening sampai nyebur ke sungai kecil di sekitar sekolahnya udah jadi kegiatan sehari hari.

Biasanya pulang sekolah, hal pertama yang dilakukan Samara adalah cuci tangan dan kaki. Dari dulu saya dan si ayah selalu membiasakan diri untuk selalu cuci tangan setelah sampai di rumah. Dan sekarang kebiasaan itu kami tularkan pada Samara. Tapi...sabun seperti apa yang bisa membunuh kuman dengan maksimal?

Pernah saya berpikir apakah sabun yang kami gunakan sehari hari sudah efektif membunuh kuman? Hingga akhirnya saya mendapat pengetahuan baru tentang sabun Lifebouy. Alhamdulillah minggu lalu saya bersama beberapa teman blogger diundang dalam launching sabun Lifebouy ActivSilver Formula baru di Plataran Menteng. 
Hadir 2 pembicara yaitu mas Evan Rickyanto selaku Senior Brand Manager Lifebouy PT Unilever dan ibu dr. Ariani Dewi Widodo SpA(K) yang akan bagi bagi ilmu kesehatan. Dijelaskan oleh mas Evan bahwa saat ini kuman berevolusi semakin kuat dan penyakit yang disebabkan oleh kuman juga makin beragam. Hal ini membuat banyak ibu yang khawatir akan kesehatan keluarga. Dan yang paling mengerikan lagi, jika penyakit baru yang timbul itu gak ada obatnya. Iiih...ngeri yaa..

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Lifebouy yaitu 7 dari 10  ibu di Indonesia sepakat bahwa kuman makin beragam dan ketahanan tubuh yang lemah akan membuat anak rentan terhadap penyakit. Untuk itu perlunya perlindungan anak dengan pola hidup bersih dan sehat yaitu mandi teratur dan cuci tangan dengan sabun (CTPS). Lifebouy yang sudah dikenal luas sebagai sabun keluarga berinovasi dengan terobosan terbaru yaitu formula ActivSilver yang mampu memberikan perlindungan terhadap infeksi kuman penyebab penyakit yang kian berevolusi semakin kuat.
Cuci tangan pakai sabun Lifebouy 
Trus mengapa harus Silver yaa formulanya? Yuk kita bahas.. Ternyata bahan Silver dari dulu dikenal sebagai anti bakteri dan banyak digunakan pada peralatan kesehatan. 
ActivSilver berperan sebagai pasukan pembasmi kuman dengan cara menyerang stabilitas membran sel, menghentikan respirasi dan mengganggu reproduksi kuman. Jadi.. ActivSilver bekerja 2 kali lebih cepat dalam melindungi tubuh dari kuman. Berarti dengan mandi dan cuci tangan menggunakan sabun Lifebouy ActivSilver dapat mencegah bakteri menempel hingga 99%. Wah..keren yaa 

Pembicara kedua yaitu dr. Ariani mengatakan bahwa evolusi kuman yang makin kuat disebabkan antara lain karena kemampuan kuman beradaptasi dengan lingkungan, perilaku manusia dalam penggunaan obat obatan terutama antibiotik yang kurang tepat serta tingkat populasi dan migrasi manusia yang tinggi.

Selain itu tubuh jadi lebih rentan terkena penyakit karena polusi dan gaya hidup yang tidak sehat. Untuk itu sudah selayaknya seorang ibu menularkan kebiasan baik kepada seluruh anggota keluarga yaitu selalu mencuci tangan untuk mencegah tubuh tertular infeksi kuman penyebab penyakit. 

Dan inilah varian Lifebouy ActivSilver yang ampuh membasmi kuman hingga 99%. 
Selain mas Evan dan dr. Ariani ada juga 2 publik figur yang bercerita bagaimana cara melindungi keluarganya masing masing. Dua orang  mama muda itu adalah mama Sisy dan mama Sabai. Mereka sangat aware dengan kesehatan keluarganya. Sampai sampai Sisy menempatkan wastafel di ruang tengah dengan harapan para anggota keluarga tidak malas mencuci tangan. Wuiih...segitunya ya 
Aahh...senang rasanya malam itu saya mendapat pengetahuan baru tentang kesehatan. Dan sekarang saya semakin yakin bahwa sabun Lifebouy ActivSilver dapat melindungi keluarga saya dari kuman penyebab penyakit. Jadi...sudah gak khawatir lagi kalau Samara main kotor kotoran. Kan udah ada Lifebouy ActivSilver... 
Yuk...mulai sekarang biasakan  mencuci tangan dengan sabun keluarga Lifebouy ActivSilver.