Selasa, 23 Oktober 2012

Samara dan Cita Cita

"Buah jatuh tak jauh dari pohonnya"
Kalo dalam bahasa Ompung Samara yaitu Batak Toba, ada juga pepatah serupa. “Dang dao tubis sian bona na, molo dao, disarut babi.” Artinya, tak kan jauh rebung dari batang (bambu). Pepatah tersebut menggabarkan sifat-sifat dan nilai-nilai yang dianut oleh orang tua pasti menurun kepada anak-anaknya. Ada benarnya juga pepatah itu.

Saya yang hobi menyanyi dan pernah iseng bikin grup band memang selalu mengajarkan Samara menyanyi. Dan Alhamdulilah Samara juga suka bernyanyi. Ritual malam sebelum Samara bobo adalah bercerita/mendongeng dan bernyanyi bersama. Iya itulah moment yang menurut saya paling mesra dan menguatkan bonding diantara kami. 

Kecintaan Samara kepada menyanyi sudah terlihat sejak usia 1 tahun dimana dia sering bersenandung ketika bermain. Ditambah lagi seringnya melihat lagu Elmo's song di yutub jadi makin dan makin suka menyanyi. Selain Elmo, Barney juga berperan dalam mengajarkan Samara lagu lagu berbahasa Inggris

Inilah gaya Samara bernyanyi dengan piano hasil doanya setiap malam.  Lagu yang dinyanyikan adalah Anak Gembala hasil dari nonton film Ambilkan Bulan. Yup, sejak pulang dari nonton gretong film musikal itu Samara minta diajarin lagu lagu yang dia dengar di film itu. Tentu dengan senang hati saya mengajarinya.

Here is my little singer ^_^


Catatan dalam lagu ini :
  • Lagu Aku Anak Gembala versi Samara, syairnya yaitu : Aku adalah anak gembala yang (seharusnya gak pake kata yang) selalu riang dan gegembira (bergembira). Karena aku sedang (senang) bekerja tak pernah males (malas) ataupun lelah.
  • Saat mengucapkan kata di kaki bukit, tangannya reflek memegang kaki.
  • Cara memegang microphone nya sudah benar, malah saking semangatnya mic nya serasa mau dicaplok :p
  • Pengucapan syair sudah sangat jelas dan sudah bisa mengikuti irama lagunya.
     
Semoga Samara kelak bisa menjadi the next Indonesian Idol seperti Febri Idol sang idola asal Tegal. Entah kenapa setiap Samara bernyanyi pikiran saya langsung tertuju ke panggung spektakuler Indonesia Idol dan Samara bernyanyi di atasnya.

Hahaha...sepertinya ini obsesi emaknya ajah. 

Ayooo Samara kita bernyanyi lagi dan Mari Tegalkan Indonesia di panggung spektakuler Indonesian Idol tahun 2028 ^_^

Sabtu, 20 Oktober 2012

Ultah Bareng

Tanggal 19 Oktober 2012 adalah hari ulang tahun papa saya a.k.a Ompung Samara yang ke 68 dan bertepatan pula ulang tahun keponakan cantik Khalisa Atha Prima anak dari kakak semata wayang saya yang ke 1.

"Selamat Ulang Tahun Ompung dan Kakak Atha"

Doa yang terbaik kami panjatkan untuk Ompung Samara semoga selalu dilimpahkan umur yang barokah, kesehatan yang baik, kemudahan dalam segala hal, selalu dalam lindungan Allah, Iman dan Islam,  kebahagiaan dan keberuntungan dunia akherat. Amin...

Kami tak pernah berhenti berdoa untuk Ompung dan Eyang Samara.
Terima kasih Ompung atas semua yang telah engkau berikan kepada kami anak cucumu, semoga Ompung mendapat balasan yang terbaik atas pengorbanan dalam membesarkan anak anakmu dan Opung serta Eyang selalu disayang Allah. Amin...

Tak lupa kami panjatkan doa untuk kaka Atha semoga menjadi anak sholehah, sehat selalu, tambah pintar, cantik lahir batin dan menjadi kebanggaan keluarga. Amin. 

Sebenarnya pada kesempatan yang bagus ini saya sekeluarga pengin banget pulang ke Tegal untuk ikut merayakan ultah yang menurut keluarga kami, ini adalah moment membahagiakan karena baru kali ini Ompung dan cucunya ultah bareng tapi apa daya kami tak bisa mudik :(

Tidak ada pesta besar dalam perayaan ulang tahun ini, tidak ada undangan yang disebar karena kaka Atha merayakannya di rumah Ompung. Mungkin kalo dirayakan di rumah kakak saya bakal ada anak2 kecil yang diundang. 

Dan inilah perayaan sederhana ultah bareng kali ini. Saya memang rekues untuk dikirim fotonya sebagai pelepas rasa kangen saya pada mereka.

Budhe Mia, kaka Atha "sang birthaday girl", Eyang dan Ompung

Terlintas dalam pikiran saya, seandainya ada Samara di situ pasti dia ikutan heboh dan sibuk colak colek rainbow cake-nya Ompung :)

Selasa, 16 Oktober 2012

Setahun Sudah

Tak terasa Oktober sudah memasuki pertengahan bulan. Time flies so fast yaa.. dan tanpa terasa juga sudah 1 tahun menempati rumah mungil kami. Segalanya memang terasa akan indah pada waktunya. Setelah sekitar 2 tahun hunting akhirnya kami resmi pindah dari rumah nenek Samara. Alhamdulilah meskipun kecil kami sudah memiliki rumah sendiri. Kalo ditanya apakah rumah ini sudah menjadi rumah idaman? Bodoh sekali kalo saya bilang belum, seolah saya tidak bersyukur atas apa yang telah Allah titipkan kepada kami. Meski kecil saya tetap bersyukur dan bersyukur.

Rumah di kawasan Jagakarsa ini sangat berarti sekali karena itu adalah hasil jerih payah dan keringat kami sekeluarga. Haru rasanya bila saya mengingat bagaimana perjuangan untuk mendapatkan rumah tersebut. Dari mulai hunting selama 2 tahun, keluar masuk perumahan dan cluster yang membuat kami mundur teratur karena harganya selangit, berpanas panasan menyusuri kali Krukut karena waktu itu kami berencana mengambil rumah di daerah Cinere Depok sampai harus tancap gas ke daerah Jombang Sudimara. 

Kenapa jauh jauh sampai sana? Karena selain Depok, kami melirik daerah Sudimara dimana ada akses kereta disana. Syarat utama dalam pemilihan rumah adalah dekat dengan stasiun kereta karena pulang kantor saya harus pulang sendiri naik Commuter Line. Meski sempat kelelahan di hari pertama jadi roker tapi lama kelamaan saya menikmatinya. Walau terkadang balada roker selalu bikin orang senewen tapi memang begitu lah yang harus kami hadapi.  

Trus lagi, pernah harus kehilangan uang DP karena ternyata tidak jadi mengambil rumah tersebut. Memang gak banyak sih jumlahnya tapi tetap aja nyesek karena kami memang lagi butuh banget dana itu. Sempet nangis nangis juga saat itu, tapi ya...sudah lah mungkin belum rejeki. Bersyukur juga tidak jadi ambil rumah itu karena dengar dengar wilayah tersebut akan dijadikan jalur hijau. Emang yaa...Allah itu mempunyai rencana yang indah dan pasti itulah terbaik untuk hamba-Nya ^_^

Kalo boleh jujur, meski ada kekurangan disana sini tetapi sudah 1 tahun kami menempati rumah mungil ini dimana kami meletakan cinta di dalamnya dan merasakan hangatnya keluarga kecil. Dan yang penting insya Allah rumah ini barokah untuk kami sekeluarga. Amin
Terima kasih ya Rabb...

Home is where your heart is.
Home is the people inside the house.
My family is so precious, yes this house is far from my dream house but it's absolutely my dream house.

Semoga ke depannya kami bisa memiliki rumah idaman dengan halaman yang cukup luas untuk Samara dan adik adiknya kelak bermain di sana. Amin...

gambar diambil dari sini

Kamis, 11 Oktober 2012

On 31st months

Hari ini angka di kalender menunjukan tanggal 11 Oktober 2012 yang artinya bertambah lagi 1 bulan usia anak wedokku. Alhamdulilah Samara genap berusia 31 bulan atau 2 tahun 7 bulan. Apa saja kepintaran yang bertambah di usia ini? Tanpa berpanjang lebar, yuk diintip sajah :

  • Sudah bisa pasang kancing sendiri. Ternyata harus punya cukup stok sabar untuk mengajarkan dan melatih anak mengancingkan baju sendiri karena memang bukan hal mudah. Saya mengajarinya sudah kurang lebih 1 bulan baru Samara bisa sendiri. Awalnya semangat untuk belajar tapi lama lama melempem dan gak mau lagi. Yah...namanya juga anak2 pasti moody dong...Setelah beberapa waktu malas belajar, saya menyemangati Samara untuk belajar kembali. Alhamdulilah sekarang sudah bisa. Saya jadi inget iklan sufor yang menceritakan anak usia 2 tahun bisa mengancingkan baju sendiri. Sejujurnya saya terinspirasi lewat iklan itu, meski Samara tidak mengkonsumsi sufor tapi kalo emang dari iklan tsb ada manfaatnya kenapa gak diambil? ^_^
  • Hobi main puzzle nya muncul lagi gegara saya bongkar kotak mainan Samara dan menemukan puzzle bergambar winnie the pooh. Memang sejak usianya 10 bulan saya sudah memperkenalkan puzzle kayu bergambar binatang serta puzzle pancing pancingan ikan kepada Samara.
  • Kalo menginginkan sesuatu selalu diselipkan dalam doanya sebelum tidur. Contoh ketika kemarin Samara kepengin banget mainan piano piano-an karena keseringan lihat lagu Elmo yang ini.  Kami gak serta merta langsung menuruti keinginannya. Saya mengajarkan kalo meminta sesuatu Samara harus berdoa dulu kepada Allah. Memang Samara gak sampai nangis kejer untuk meminta piano, tapiiii.... hampir setiap hari pulang kantor saya selalu ditagih : "bunda beli piano?" dan selalu saya jawab nggak. Pagi itu sebelum kami berangkat ke kantor, Samara dengan raut muka yang lugu bertanya : "bunda mau beli piano ya?" Omigod, meleleh deh hati saya, akhirnya pulang kantor saya cabcus membeli mainan piano.
  • Mulai menampakkan kejujuran khas anak anak. Malam ini sambil tiduran saya baru saja mendapat laporan dari Samara : "Bun, tango-nya habis dimakan mba Keke *maksudnya mba Nike, pengasuhnya*, nanti bunda beli lagi ya" hehehe...saya pun menjawab : "iya gak papa nanti bunda beli lagi" Perasaan saya kaget bercampur geli mendengar laporan itu.
  • Bisa berhitung 1 sampai 15 dengan bahasa Inggris. Sepertinya saya harus say thanks pada Brainy baby yang ada di postingan ini
  • Hobi lompat lompat di kasur. Ritual baru sebelum bobo adalah melompat lompat sampai kelelahan.
  • WWL belum berhasil juga. Afirmasi positif masih terus dilontarkan ke telinga Samara baik ketika Samara tidur maupun sedang bermain. Semoga nanti bisa secepatnya berhasil karena orang orang disekitar kami sudah sangat gerah melihat Samara masih nenen ^_^
  • Sudah bisa melarang ayah bunda untuk tidak berangkat ke kantor. Ini karena minggu lalu Samara demam tinggi sekitar 40'C otomatis agak rewel dan saya gak boleh ke kantor. Akhirnya saya ijin cuti sehari untuk menemani Samara. Eh pas udah sembuh larangan itu malah berlanjut. Seperti kemarin pagi ketika saya hendak memakai kerudung tiba tiba Samara menarik kerudung sambil berkata : "bunda gak boleh ke kantor, bunda di rumah aja".  Oh no, nak...someday kau akan mengerti mengapa ayah dan bunda harus ke kantor. 
  • Toilet Training sampai saat ini mencapai 90% karena kendalanya di malam hari masih pake diaper, mudah mudahan dalam waktu dekat ini berhasil 100% yaa nak, jadi bisa irit ^_^
Tak lupa selain menuliskan perkembangan Samara, ayah dan bunda selalu menyelipkan doa semoga Samara menjadi anak sholehah, sehat, makin pintar, cantik lahir batin dan beruntung dunia akherat. Amin..

seriusnya nyusun puzzle
capek...abis lompat di kasur



Dibuang Sayang

Lama gak posting karena ide cerita yang tak kunjung tiba, maka...saya pengin munculin foto foto Samara yang sayang kalo gak dimunculin dibuang...^_^


Ini bukan playground di mall melainkan playground di sekolah PG dan TK. Ceritanya waktu menjelang tahun ajaran baru kemarin saya berencana menyekolahkan Samara ke PG dan kami sudah hunting beberapa sekolah malah udah daftar trial juga etapi karena sesuatu dan lain hal kami tunda dulu. 
Insya Allah tahun depan saja Samara mulai sekolahnya. Sabar ya nak :)

aku prosotannnnn....


mana badannya, mana?? kok yg kelihatan cuma muka dan kaki ajah?
Kalo yang ini foto Samara di kantor Bunda, ceritnya waktu Pemilihan Gubernur putaran kedua Samara ikut Ayah menjemput Bunda. Memang untuk Pilgub baik putaran satu maupun putaran kedua kantor ayah selalu libur tapiii kantor saya tidak :(


duduk di kursi kerja bunda

seneng deh kursinya bisa muter2 :)
Dan anak perempuan kecilku ternyata sudah pandai bergaya... bisa gaya jongkok atau gaya miringin badan.

Saya suka banget foto ini karena Samara mau dipakein bando ^_^
Susah loh membujuk Samara untuk pake asesoris rambut, gak betahan..baru bentar dipakein bando atau ikat rambut eh langsung dibuka :(


mau gaya jongkok dulu dong Bun..^_^

Kalo gaya miring gini bagus gak, Bun?


how do i look? :)
Samara sukaaaa banget dengan boneka kucing ini. Boneka ini pemberian mba Nike waktu Samara berulang tahun yang pertama. Si kucing selalu menemani Samara bobo, selalu ditenteng kemana mana, digendong layaknya boneka bayi. Bahkan saking cintanya, waktu playdate dengan Radit boneka itu gak boleh ketinggalan. Eh pas Radit lihat ternyata Radit juga suka tuh sama boneka kucingnya ^_^


sayang si kucing
 Belajar mewarnai pun sambil tetap bergaya :p


say cheese...
peregangan badan setelah capek mewarnai

horeee...sudah selesai
sholat yuk...
 Nah kalo nyang ini agaknya si bunda yang kepengin ikutan narsis, hehehe


jalan jalan pagi
 Ceritanya pengin begaya ala logo TUM tapi lupa pegang henpun ^_^  


 
mana henpunnya?
Yupiland @PIM
Kalo diperhatikan dari beberapa foto di atas, baju baju Samara kebanyakan berwarna ungu dan pink, itu karenaaaaaa saya lah provokatornya, hahaha... *pecintaunguakut*


Jumat, 05 Oktober 2012

Kopdar and Playdate

Siapa bilang ngeblog gak nambah teman?
Justru dari ngeblog saya dapat teman teman baru yang asik. Meski gak pernah bertatap muka tapiiii dari tulisan dan bahasanya saya merasa sudah kenal lama. Apalagi ketika kita posting cerita trus beberapa teman dunia maya menorehkan jejak di kolom komentar, oalah...itu rasanya gimanaaaa gituh....Senang? Udah pasti, tapi bukan hanya itu, ada perhatian dan rasa persahabatan yang muncul disana. Hmmm...lebay ya sayah? :)

Tapi seperti itulah yang saya alami. Baru sekitar 1 tahun saya belajar ngeblog, dari mulai gak ada komen di setiap postingan sampai sekarang alhamdulilah ada yang bersedia membaca dan komen, kok yaaa...sesuatu banget :)

Singkat cerita, berawal dari seringnya BW akhirnya bertemulah dengan desi mamanya Radit yang ternyata dilihat dari beberapa postingan kok lokasi tempat tinggalnya gak jauh dari rumah saya ya? Akhirnya setelah saling komen komenan maka kita sepakat untuk kopdar dan playdate.

Sebenernya udah 2 minggu yang lalu kami merencanakan ketemuan tapi baru terealisasi hari minggu terakhir bulan September kemarin. Kenapa dipilih akhir bulan? Karena itu waktu yang pas dimana saya sudah gajian dengan jadwal kami *tsaahhh berasa sibuk bener*  Lokasi ketemuannya juga gak jauh jauh yaitu di Cilandak mall.

Janjian di KFC Cimall jam 4.30pm, eh...kenapa milihnya di resto siap saji ntu? Karena kopdar kali  ini membawa serta para krucil, jadi...dipilihlah resto yang ada playground nya biar ketika para emak asyik ngegosip ngobrol, anak anaknya main sambil didampingi para ayah, hehehe...

Tiba di TKP jam 4.45pm dan itu rame banget bok...karena ada perayaan ultah. Langsung ambil posisi, tak lama Desi datang dengan mengendong radit dan langsung mengenali saya dan menyapa dengan ramah seolah kita udah pernah ketemu sebelumnya.

Ih..beneran deh, suasana kopdar kami saat itu sangat sangat hangat, gak ada yang namanyaa canggung. jaim karena baru ketemu. Semua cerita mengalir layaknya 2 orang sahabat yang sudah kenal lama. Ahh...Desi ternyata kamu orangnya sama persis dengan apa yang ada di pikiranku ^_^

Tapiii kalo kata Desi, saya orangnya beda banget banget dengan apaa yang dia kenal lewat tulisan saya. Hohoho....Aselinya saya itu orangnya rame tapi kalo saya menulis di blog ini semua saya posisikan seolah Samara lah yang menjadi pembaca blog ini. Karena memang blog ini sepenuhnya saya dedikasikan untuk dia. Jadi sebisa mungkin tidak menggunakan bahasa alay. Trus kalo ada yang bilang jaim? hohoho...Insya Allah gak lah ya :)

Saat Radit dan Samara bermain di playground bersama para ayah, saya dan Desi sibuk ngobrol. Mengalirlah cerita cerita yang bikin suasan jadi makin hangat. Gak nyangka banget pertemuan pertama saya dan Desi bisa seseru ini. Saya berpikir ketemu berdua aja bisa heboh gini, gimana kalo banyakan ya? Ngumpul bareng teman2 dunia maya lainnya ? Pasti makin seru ya? ^_^

Insya Allah lain waktu saya dan Desi akan ketemuan lagi dan Desi ngajakin kopdarnya di Singapore sesuai komen Desi di postingan ini. Hahaha...siapa takut ^_^

Ehm... ada yang ccp Samara nih.. :)

Bunda asik kopdar... samara asik prosotan... :)



Senin, 01 Oktober 2012

Siapa Bilang Jadi Karyawan Gak Bisa Kaya?

Minggu lalu kantor saya mengadakan acara HC (Human Capital) Open House. Acara ini digelar 2 hari, di dalamnya ada talkshow yang menghadirkan Safir Senduk.
Siapa yang tak kenal dengan Safir Senduk? Sebagian orang pasti sudah banyak yang mengenalnya karena dia adalah seorang Perencana Keuangan atau istilah kerennya Financial Planner yang berhasil mengarang sekitar 10 judul buku.

Selain Safir Senduk, di hari kedua ada talkshow dengan pembicara Ayu Dyah Pasha si aktris cantik yg keibuan itu. Ayu Dyah Pasha akan membahas tentang Professional Apperance and Communication Skill.

Tema talkshow Safir Senduk kali ini sesuai dengan judul buku karangannya yaitu "Siapa Bilang Jadi Karyawan Gak Bisa Kaya? " Talkshow berlangsung dari jam 12.00-13.00, pihak panitia memang mengambil waktu istirahat agar tidak menggangu pekerjaan dan apa yang terjadi? Pesertanya membludak bokk...jatah kursi yang cuma 200 akhirnya membengkak dan alhasil yang gak kebagian duduk jadi berdiri. Dan itu yang berdiri buanyak banget loh...

Gak nyangka ternyata sebagian besar karyawan di kantor saya antusias sekali mungkin karena merasa belum kaya jadi ikutan talkshow ini biar tahu trik triknya untuk menjadi kaya. Atau karena ini talkshow gretong? Hehehe...teman saya aja yang kantornya di cabang TB Simatupang rela datang jauh jauh ke Senayan dengan menembus kemacetan dengan harapan bisa jadi kaya.

Talkshow dibuka oleh Aldo Turangan dengan suara nge-bass nya. Selama ini saya hanya menikmati suaranya melalui siaran di Female Radio eternyata pas denger suaranya langsung, widiiihhh...keren abwesh bok..saya jadi serasa dengerin radio padahal penyiarnya ada di depan mata, eh kok jadi ngelantur ngomongin Aldo sih? *fokus Yan* 


suaranya bikin klepek klepek...
Yuk kita lihat apa aja yang dibahas?
Talkshow dibuka dengan pertanyaan dari pembicara yaitu : "siapa orang yang sudah bekerja bertahun tahun tapi tidak kaya juga?"
Hampir semua peserta yang memadati ruangan itu mengacungkan jari termasuk saya *malu*. Ketika ditanya ditanya mengapa? Jawabannya macam macam ada yang bilang gajinya kecil, pengaruh lokasi kantor yang dikepung oleh highend mall sampai karena gaya hidup.


sang Financial Planner
Menurut Safir Senduk, pada dasarnya nih...mengolah keuangan tergantung pada KARAKTER kita. Mengapa saya menulis besar besar kata karakter? Ya...itu karena akan jadi faktor utama kita dalam "menghabiskan uang".

Contoh sederhana kalo hobi kita ngaca, udah pasti gaji yang diperoleh habis untuk keperluan fashion dan konco konconya. Kalo hobi otomotif gajinya habis buat beli velg mobil dan asesorisnya. Hobi belanja, rasanya gaji habis untuk beli segala macam, malah kadang barang yang tidak dibutuhkan juga maunya dibeli. Nah...kalo hobi menyenangkan orang, maka setelah menerima gaji orang tersebut akan menyenangkan orang2 disekitarnya terlebih dahulu.

Karakter ditentukan oleh otak manusia. Otak tersebut dibagi 2 yaitu otak kanan dan otak kiri. Isi dari otak kanan adalah insting, keindahan, senag senang sedangkan otak kiri lebih didominasi oleh logika. Untuk mengidentifikasi mana yang lebih kuat, apakah otak kiri kita atau otak kanan? Gampang saja, caranya ambil secarik kertas dan pulpen kemudian tulisan kalimat apa saja. Jika ketika menulis, tulisannya nyambung maka itu dominasi otak kiri tapi kalo tulisannya putus putus berarti menggunakan otak kanan. Seperti halnya dokter, tulisan dokter pasti nyambung karena kalo gak nyambung nanti resep dokternya banyak orang yang tahu, hehehehe....

Selain itu otak kiri menyenangi sedikit bidang (spesifik) tapi bidang yang ditekuninya benar benar mendalam. Pengguna otak kanan menyenangi banyak bidang tapi tidak spesifik, dan...kelebihan otak kanan jika tertutup 1 bidang maka masih ada jalan lain/bidang lain yang bisa ia kerjakan. Lantas bagaimana cara menyiasatinya? Seimbangkanlah penggunaan kedua otak tersebut ^_^


inilah gambaran isi otak kanan dan kiri
Mengelola finansial seperti layaknya mempunyai keranjang berisikan telur. Ada yang mengatakan jangan meletakan telur pada 1 keranjang karena jika keranjang itu jatuh maka pecahlah semua telur. Pertanyaan yang mendasar adalah ada gak telur yang akan ditaruh ke dalam beberapa keranjang? Kalo telur kita banyak mungkin pepatah itu ada benarnya tapi kalo telurnya cuma dikit bahkan gak ada gimana dong? *kidding* ^_^

Kiat kiat dalam mengelola keuangan adalah :
1. Bekerja bukan untuk menunggu gaji tapi bekerjalah untuk aset
2. Siapkan dana untuk masa depan
3. Atur pengeluaran

So simple kan? Yaaa, kelihatannya simpel tapi...aplikasinya gak sesimpel itu cyiin...
Mari kita kupas satu persatu.

Bekerja Untuk Aset

Aset dibagi menjadi 2 yaitu aset produktif dan aset konsumtif.
Aset Produktif yaitu :
1. Produk keuangan seperti tabungan, deposito
2. Aset berwujud seperti rumah, tanah (properti), Logam mulia, barang koleksi
3. Buka usaha sendiri/ bisnis

Aset Konsumtif seperti mobil, motor, TV, kulkas, AC, henpun, komputer

Menurut Safir Senduk memilih aset seperti halnya memilih kursi di pesawat. Kenapa hayooo? Kalo suka kursi di pinggir jendela itu berarti suka akan keindahan tapi kalo kursi di pinggir jendela berarti suka ke toliet, hahaha...lucu juga si bapak. Maksudnya disini adalah memilih aset harus diperhitungkan dengan memaksimalkan penggunaan otak kiri dan kanan.

Tiga investasi jagoan menurut beliau adalah :
1. Saham, termasuk Reksa Dana di dalamnya. Saham mempunyai keutungan 20-30% per tahun tapi...untuk bermain saham seperti halnya bermain yoyo, usahakan yoyo yang dimainkan terus naik.
2. Logam mulia. Beberapa keuntungan invest LM adalah resiko rendah tapi hasil kenaikan nilai yang cukup tinggi pada jangka waktu tertentu. Seperti sekarang contohnya harga LM sedang melambung, alhasil arisan LM saya bulan ini setorannya jadi naik ^_^ *upppss, fokus Yan*
Selain itu LM mudah dicairkan dan bebas pajak.
3. Property. Mempunyai keuntungan 10-30% per tahun. Property ini bisa disewakan atau bisa juga dijual.

Nah, kalo kita punya uang lebih trus mau invest property, property jenis apakah yang harus dibeli dan yang menguntungkan? Inilah tingkatannya :
1. Kios
2. Ruko
3. Apartemen
4. Rumah

Trus kalo property ini mau disewakan maka sewakanlah kepada banyak penghuni (multi tenant) dan pembayaran sistem sewanya adalah perbulan bukan pertahun. Dengan kata lain, Jadilah juragan kost kostan, dijamin untung besar deh ^_^ 

Siapkan Masa Depan

Kata kuncinya adalah Persiapan = 50% Masa Depan
Jadi jika ingin anak kita kuliah di kedokteran maka mulai sekarang nabunglah sebanyak banyaknya demi persiapan masa depan anak. Jika hal itu sudah dilakukan maka sama saja kita sudah memegang 50% masa depan anak. Siapa sih yang gak sayang sama anak? Semua orangtua pasti akan melakukan hal yang sama ya..

Pos pos pengeluaran di masa depan yang umumnya harus dipersiapkan mulai dari sekarang adalah :
1. Pendidikan Anak
2. Property
3. Pensiun
4. Perjalanan Ibadah
5. Liburan

So..mulai sekarang musti fokus ke pendidikan anak ya...biaya untuk jalan jalan dipending dulu. Cukuplah saya jalan jalan nebeng kantor sajah hehehe...

Atur Pengeluaran

Ketahuilah wahai saudara saudaraku dimana letak keBOROSan anda selama ini?
Dan mulailah kurangi secara perlahan lahan.

Jangan sampai tanggal 25 tiap bulan diperingati sebagai hari Cash Flow sedunia, artinya pagi hari dapat cash, sorenya langsung flow begitu saja. Hayooo siapa yang begitu? Ngenes banget ya bokkk? *ini gw banget* hehehe...

Di sesi tanya jawab Safir Senduk membuka 3 pertanyaan.
Penanya pertama menanyakan mengenai idealnya pos pengeluaran setiap bulannya. Dan dijawab olehnya yaitu :
1. Cicilan/hutang max 30% dari total gaji,
2. Tabungan/investasi minimal 10% syukur syukur bisa lebih.
3. Premi asuransi max 10% tapi kalo ada asuransi yang ada unsur/basic tabungan bisa dipindahkan di point no 2.
4. Biaya hidup 50%  

Pertanyaan kedua adalah jika kita punya gaji pas pasan tapi pengin invest, kira kira invest dalam bentuk apa yang aman? Dijawab LM. Yes, i do :p

Pertanyaan ketiga dari seorang wanita cantik nan sholehah si empunya blog ini, bertanya mana yang lebih bagus invest untuk pendidikan anak dalam bentuk asuransi pendidikan atau Reksa Dana? Dijawab Reksa Dana.

DUARRR....saatnya berpikir untuk menarik semua dana asuransi pendidikan Samara dan beralih pada RD. Tapi masih bingung dan gak tahu???

Mohon infonya yang tahu tentang RD dong...^_^