Kamis, 15 Juni 2017

Mudik Nyaman Dengan TEMAN

Assalamualaikum teman.. gimana nih masih semangat menjalani ibadah puasa? Alhamdulillah yaa.. hari ini sudah memasuki hari ke-20 Ramadhan. Insya Allah 10 hari lagi Hari Raya Idul Fitri tiba. Huaaa...senang yaa rasanya menyambut hari raya. Kebayang bakal bertemu dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman.

Eh..ngomong ngomong tentang kampung nih, siapa yang biasa mudik jelang Lebaran? Saya ngacung tinggi tinggi deh, hihihi.. Ritual mudik selalu saya jalani setiap tahun. Dari sejak saya kuliah di Jogja sampai sekarang tinggal di Jakarta. Pastinya bukan saya aja yang merasakan mudik atau pulang kampung doong.. karena pada dasarnya mudik sudah menjadi tradisi sebagian besar warga Indonesia di saat libur hari raya.
Credit
Coba dibayangkan, berapa juta masyarakat Indonesia yang rela menempuh perjalanan panjang dan padat menembus arus mudik untuk bertemu dengan orang tua, keluarga dan sanak saudara di kampung halaman? Saya pernah menempuh perjalanan selama 15 jam untuk menuju Tegal. Padahal biasanya hanya sekitar 6 jam perjalanan. Kebayang doong gimana capek dan membosankan berada di dalam mobil? Alhasil Samara jadi cranky dan uring uringan gak jelas. Saat itu saya merasa bersalah dan berusaha untuk membuat perjalanan mudik menjadi nyaman. 

Alhamdulillah minggu lalu saya mendapat pencerahan bagaimana menciptakan moment mudik menjadi lancar dan lebih menyenangkan. Hadir 4 orang pembicara yang akan bagi bagi ilmu. 
Yang pertama yaitu dr. Dian Permatasari, M.Gizi, SpGK mengatakan bahwa ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum mudik yaitu memastikan kondisi kesehatan anak dan menyiapkan bekal yang bergizi sebagai pemenuhan asupan nutrisi anak selama perjalanan. Penting banget yaa membawa bekal untuk si kecil karena biasanya saat mudik akan ada perubahan jadwal makan serta keterbatasan jenis makanan yang dapat dikonsumsi selama perjalanan. Selain menyiapkan bekal, para bunda juga bisa mencari asupan nutrisi tambahan di sejumlah tempat peristirahatan untuk memenuhi kebutuhan anak. Dan satu hal penting yang harus diingat oleh bunda yaitu memastikan kecukupan nutrisi anak, biar anak gak rewel di perjalanan. 
Dalam perjalanan mudik, bunda harus mengecek kondisi fisik anak, kebutuhan kalori anak, hidrasi terpenuhi, suplemantasi, istirahat yang cukup dan jangan lupa obat obatan harus tersedia di kotak P3K.

Trus...boleh gak anak berpuasa dalam perjalanan mudik? Boleh saja.. kalau si anak kuat dan pada saat sahur pastinya asupan nutrisi harus lengkap. Karena dengan berpuasa, akan meningkatkan sistem imun tubuh anak, menurunkan stres oksidatif dan melatih mengendalikan diri serta disiplin pada anak. Tapi seandainya anak tidak kuat untuk berpuasa yaa gak ada masalah. Bunda tinggal menyiapkan nutrisi yang seimbang untuk anak. 

Pembicara kedua, seorang psikolog anak yang udah hits banget yaitu mba Anna Surti Ariani atau yang akrab dipanggil mba Nina mengatakan perjalanan mudik bisa dimanfaatkan oleh orangtua sebagai moment tepat untuk saling berinteraksi dengan anak. 
Orangtua bisa mengenalkan hal hal yang jarang ditemui sehari hari oleh anak. Seperti pengenalan lingkungan pedesaan dengan hamparan sawah yang tidak pernah dilihat anak di kota. Selain itu moment mudik bisa membangun dan mengasah ketrampilan sosial anak karena mereka bisa berinteraksi dengan banyak orang. Berikut beberapa keterampilan sosial anak yang bisa dikembangkan :
Agar mudik menjadi lebih nyaman, mba Nina menyampaikan juga kalau bunda harus selalu mendampingi anak selama dalam perjalanan. Jika anak mulai merasa bosan, ajak anak anak untuk bermain sederhana seperti tebak tebakan atau bercerita. Oiya.. jangan lupa yaa bawa mainan kesukaan anak untuk menghindari kebosanan. Demi kenyamanan si anak, orangtua juga harus mencari info akan jalur mudik yang akan dilalui. Pastikan ada area peristirahatan yang nyaman untuk anak. Karena setelah beristirahat Insya allah bunda dan anak akan merasa nyaman dan bisa kembali melanjutkan perjalanan dengan senang. 

Kemudian untuk para ibu hamil ada beberapa hal yang harus dipersiapkan menjelang mudik terutama persiapan emosional ibu hamil seperti :

  • Menerima keterbatasan diri. Ini penting banget karena udah pasti yang namanya ibu hamil pasti gampang capek dan badan suka pegel kalo kelamaan duduk. Nah..terimalah apa adanya.
  • Tidak menuntut kesempurnaan 
  • Memahami resiko. Ibu hamil apalagi yang sudah memasuki usia kehamilan 8-9 bulan pasti sering banget pengin buang air kecil. Pahamilah itu semua, kalau dalam perjalanan harus bolak balik ke toilet.
  • Siap menghadapi resiko dan mohon pengertian kepada pasangan serta anggota keluarga yang lain untuk menciptakan rasa nyaman sepanjang perjalanan. 


Nah...karena pentingnya kenyamanan selama mudik dan itu pastinya akan berpengaruh pada masa pertumbuhan anak, maka SGM Bunda dan SGM Explore berkomitmen untuk selalu mendampingi orangtua khususnya bunda yang bersama sama mendukung anak tumbuh menjadi generasi yang kreatif dan mandiri. Salah satu komitmennya adalah menyediakan fasilitas TEMAN SGM BUNDA dan SGM EXPLORE.
Apa itu TEMAN? Menurut mba Astrid Prasetyo selaku marketing manager SGM Explore, yaitu Tempat Mudik Nyaman bagi anak dan ibu hamil dimana akan hadir sejumlah fasilitas yang ramah dan edukatif untuk mendukung bunda dan anak menjalani perjalanan dengan nyaman dan menyenangkan. TEMAN akan hadir di 6 titik rest area di jalur pantura pada tanggal 19 Juni sampai 2 Juli 2017. 


Pasti pengin tahu doong..fasilitas apa aja yang ada di sana? TEMAN akan menggelar booth yang isinya area permainan anak dimana anak bisa beristirahat sambil melakukan permainan edukatif dan interaktif yang bisa mengasah ketrampilan sosialnya. Kemudian untuk bumil dan busui gimana? Tenang... disana juga disediakan nursing room dan beberapa informasi tentang nutrisi ibu hamil dan menyusui. Bunda juga bisa beristirahat disana sambil mengawasi anak bermain. Karena..kebayang kan gimana rasanya jadi bumil, pastinya butuh istirahat yang cukup. Selain fasilitas ramah bunda dan anak, ada juga booth penjualan susu yang bisa dibeli dengan bonus yang menarik. Iiihh... seruuu ya! Kayanya harus mampir deh kalau pas mudik. Karena kebetulan kami melewati jalur tersebut. 

Oiya hampir lupa...ini dia 6 lokasi TEMAN di sepanjang arus mudik pantura.

Melalui TEMAN SGM Bunda dan SGM Explore diharapkan agar para bunda bisa menjalani mudik dengan nyaman dan tak lupa memastikan asupan nutrisi anak dan bunda yang tepat. Jadi..bisa merayakan hari raya Idul Fitri dengan istimewa bersama keluarga. Yuk..buat yang mudik dan melewati jalur pantura, jangan lupa berkunjung ke TEMAN dan nikmati fasilitasnya.

Jumat, 26 Mei 2017

Resep Mudah Meriah Dari Dapur No Oven Blue Band

"Lebaran sebentar lagi...berpuasa sebulan penuh..." #nyanyi ;)

Gak terasa yaaa.. sebentar lagi puasa. Insya Allah besok adalah hari pertama Ramadhan. Trus..selama sebulan kita berpuasa, tibalah hari Raya Idul Fitri. Yeaaayy.. udah kebayang senangnya menyambut lebaran. Kumpul bersama keluarga, saling bermaafan dan tentunya makan rame rame. 

Nah..bicara tentang cemilan lebaran pasti identik dengan kue nastar dan kastengel. Coba...udah sampai mana nih persiapan menjelang lebaran? Biasanya para mama lebih suka beli kue lebaran atau bikin sendiri? Kalau saya pribadi sih selalu bikin kue sendiri. Dari dulu tiap puasa, eyang Samara selalu mengajarkan saya untuk bikin kue nastar dan kastengel.

Resep turun menurun eyang Samara masih ada di catatan buku resep saya. Tapi...sejak saya pindah ke Jakarta, rasanya malas banget bikin kue sendiri karena...kendala utama adalah ribet dengan peralatan oven. Entah kenapa malas sekali untuk membuat kue yang panggang panggangan. Bisa gak sih bikin nastar pake kukusan?

Gayung bersambut.. Minggu lalu saya diudang oleh The Urban Mama dan Blue Band dalam acara #TUMBloggersmeetup yang akan membahas tentang #ResepMudahMeriah yaitu membuat kue lebaran tanpa oven. Yeaay...happy banget rasanya. 

Berlokasi di Lucy in the sky SCBD, hari Sabtu pagi sudah dipenuhi oleh para mama blogger ber-dress code pastel candy.
Courtesy of : @woroluvpink
Yupp..kami siap untuk menggali ilmu gimana caranya bikin kue lebaran gak pake oven. 
Kue lebaran no oven
Hayoo..siapa yang gak ngiler kue lebaran yang berjejer cantik itu? Hihihi... sejujurnya saya takjub melihat kue itu dibuat tanpa oven. Kok bisa yaa? Saya jadi gak sabar untuk ikutan acaranya.

Acara dipandu oleh Amy Zein dan hadir 3 pembicara yaitu mas Nando Kusmanto, Brand Manager Blue Band, Chef Anjani dan Ayudia Bing Slamet. Talkshow dimulai dengan pertanyaan apakah Ayudia suka membuat kue lebaran? Eternyata artis muda tersebut suka bikin kue lebaran sendiri dan salah satu favoritnya adalah putri salju. Tantangan bagi Ayu dalam membuat kue adalah peralatannya. Aahh.. sama doong.. dan beberapa  mama yang hadir juga  mengalami hal yang sama. Rata rata mereka gak punya oven.
Menurut mas Nando, setiap tahun Blue band selalu berinovasi dan tahun ini Blue band sangat mengerti kegalauan para mama yang ingin membuat kue untuk orang orang tercinta namun nggak punya oven. Salah satu solusinya adalah membuat kue tanpa oven. Oiya untuk pembuatan kue, varian Blue band yang digunakan yaitu Blue band Cake and Cookie. Mengapa? Karena varian ini adalah perpaduan antara margarine dan butter, jadi sangat cocok untuk cake dan kue kering.
Chef Anjani telah menciptakan 10 resep kue lebaran tanpa oven yang sudah ada di website Blueband. Jadi..gak ada alasan lagi yaa para mama untuk membuat kue meski gak punya oven. Dan pada kesempatan kali ini Chef Anjani langsung mempraktekan cara membuat choco chips cookies.
Setelah melihat cara membuat kue lebaran tanpa oven, para mama ditantang untuk membuat kue dengan alat dan bahan yang telah disediakan. Dalam baking challenge ini kami terbagi menjadi 6 kelompok. Saya masuk ke dalam kelompok 2 yang kebagian tugas membuat kue putu. 
Bahan bahan kue putu

Kelompok 2
Kami langsung bekerjasama membuat kue putu. Bahan bahan yang digunakan dan langkah penyajian sudah ada di website Blue band dengan judul resep putu cake


Proses pembuatannya gak perlu memakan waktu lama, yaiti sekitar 30 saja dari mulai pembuatan adonan hingga dikukus. Dan taraaaaa....beginilah hasil kue putu kami.
Putu cake
Sembari menunggu kelompok lain selesai memasak, para mama juga ditantang kreatifitasnya dalam menghias toples.
Setelah semuanya selesai, tibalah pengumuman siapa yang menjadi juara dalam baking challenge tersebut. Daaaann...ternyata kelompok kami meraih juara 1. Yeaaayyy...happy banget rasanya, hehehe...
Happy faces
Dan kamipun pulang dengan membawa hadiah yang sangat bermanfaat untuk dapur para mama tentunya.
Nah..karena ilmu tentang dapur no oven sudah diperoleh. Jadi...yuk para urban mama bikin kue Lebaran dengan #ResepMudahMeriah dari Dapur No Oven. 

Minggu, 09 April 2017

Lifebouy Activ Silver Pelindung Keluargaku

Sering dengar yaa kebersihan adalah pangkal kesehatan? Kalau kita mau sehat mulailah dari diri sendiri dengan menjaga kebersihan baik tubuh maupun lingkungan sekitarnya. Bicara tentang kebersihan tubuh, hal paling sederhana yang setiap hari kita lakukan adalah mandi 2 kali sehari. 

Sebagai seorang ibu, untuk urusan mandi tentu saya akan memilih sabun keluarga yang mampu membasmi kuman. Apalagi nih.. Samara itu sejak play grup hingga sekarang duduk di SD berada di lingkungan sekolah alam. Tau dooong gimana hebohnya Samara bermain di sekolah. Yang namanya main pasir, naik ke rumah pohon, gardening sampai nyebur ke sungai kecil di sekitar sekolahnya udah jadi kegiatan sehari hari.

Biasanya pulang sekolah, hal pertama yang dilakukan Samara adalah cuci tangan dan kaki. Dari dulu saya dan si ayah selalu membiasakan diri untuk selalu cuci tangan setelah sampai di rumah. Dan sekarang kebiasaan itu kami tularkan pada Samara. Tapi...sabun seperti apa yang bisa membunuh kuman dengan maksimal?

Pernah saya berpikir apakah sabun yang kami gunakan sehari hari sudah efektif membunuh kuman? Hingga akhirnya saya mendapat pengetahuan baru tentang sabun Lifebouy. Alhamdulillah minggu lalu saya bersama beberapa teman blogger diundang dalam launching sabun Lifebouy ActivSilver Formula baru di Plataran Menteng. 
Hadir 2 pembicara yaitu mas Evan Rickyanto selaku Senior Brand Manager Lifebouy PT Unilever dan ibu dr. Ariani Dewi Widodo SpA(K) yang akan bagi bagi ilmu kesehatan. Dijelaskan oleh mas Evan bahwa saat ini kuman berevolusi semakin kuat dan penyakit yang disebabkan oleh kuman juga makin beragam. Hal ini membuat banyak ibu yang khawatir akan kesehatan keluarga. Dan yang paling mengerikan lagi, jika penyakit baru yang timbul itu gak ada obatnya. Iiih...ngeri yaa..

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Lifebouy yaitu 7 dari 10  ibu di Indonesia sepakat bahwa kuman makin beragam dan ketahanan tubuh yang lemah akan membuat anak rentan terhadap penyakit. Untuk itu perlunya perlindungan anak dengan pola hidup bersih dan sehat yaitu mandi teratur dan cuci tangan dengan sabun (CTPS). Lifebouy yang sudah dikenal luas sebagai sabun keluarga berinovasi dengan terobosan terbaru yaitu formula ActivSilver yang mampu memberikan perlindungan terhadap infeksi kuman penyebab penyakit yang kian berevolusi semakin kuat.
Cuci tangan pakai sabun Lifebouy 
Trus mengapa harus Silver yaa formulanya? Yuk kita bahas.. Ternyata bahan Silver dari dulu dikenal sebagai anti bakteri dan banyak digunakan pada peralatan kesehatan. 
ActivSilver berperan sebagai pasukan pembasmi kuman dengan cara menyerang stabilitas membran sel, menghentikan respirasi dan mengganggu reproduksi kuman. Jadi.. ActivSilver bekerja 2 kali lebih cepat dalam melindungi tubuh dari kuman. Berarti dengan mandi dan cuci tangan menggunakan sabun Lifebouy ActivSilver dapat mencegah bakteri menempel hingga 99%. Wah..keren yaa 

Pembicara kedua yaitu dr. Ariani mengatakan bahwa evolusi kuman yang makin kuat disebabkan antara lain karena kemampuan kuman beradaptasi dengan lingkungan, perilaku manusia dalam penggunaan obat obatan terutama antibiotik yang kurang tepat serta tingkat populasi dan migrasi manusia yang tinggi.

Selain itu tubuh jadi lebih rentan terkena penyakit karena polusi dan gaya hidup yang tidak sehat. Untuk itu sudah selayaknya seorang ibu menularkan kebiasan baik kepada seluruh anggota keluarga yaitu selalu mencuci tangan untuk mencegah tubuh tertular infeksi kuman penyebab penyakit. 

Dan inilah varian Lifebouy ActivSilver yang ampuh membasmi kuman hingga 99%. 
Selain mas Evan dan dr. Ariani ada juga 2 publik figur yang bercerita bagaimana cara melindungi keluarganya masing masing. Dua orang  mama muda itu adalah mama Sisy dan mama Sabai. Mereka sangat aware dengan kesehatan keluarganya. Sampai sampai Sisy menempatkan wastafel di ruang tengah dengan harapan para anggota keluarga tidak malas mencuci tangan. Wuiih...segitunya ya 
Aahh...senang rasanya malam itu saya mendapat pengetahuan baru tentang kesehatan. Dan sekarang saya semakin yakin bahwa sabun Lifebouy ActivSilver dapat melindungi keluarga saya dari kuman penyebab penyakit. Jadi...sudah gak khawatir lagi kalau Samara main kotor kotoran. Kan udah ada Lifebouy ActivSilver... 
Yuk...mulai sekarang biasakan  mencuci tangan dengan sabun keluarga Lifebouy ActivSilver. 

Jumat, 07 April 2017

Menikmati Mie Aceh Buzz Bintaro

Beberapa waktu lalu saya dan siayah terlibat percakapan seru tentang makanan gegara nonton food channel yang lagi nayangin cara masak mie di negara tetangga. Dan ujung ujungnya kita berdua kangen pengin makan mie aceh, hihihi.. 

Gayung bersambut, gak lama kemudian rame di grup kwek kwek ngomongin kapan akan lunch bareng. Akhirnya pas hari libur kemarin kita meluncur ke Mie Aceh Buzz.

Dua tahun yang lalu kami pernah ramai ramai makan mie Aceh Buzz yang ada di Bekasi. Sekarang kita nge-mie Aceh Buzz lagi, tapi kali ini di Bintaro. Nah...siang itu kami meluncur ke Bintaro diiringi cuaca yang sangat panas. Asli...itu mataharinya lagi mencorong banget.

Sampai di Bintaro kami langsung masuk ke kedai mie aceh Buzz dan enak banget ngadem sambil nyeruput es teh tarik. Hahaha...datang datang saya langsung nyari yang dingin dingin. Saat kami datang udah ada Dani dan Etty di sana. 

Sembari nyeruput es teh tarik saya ngemil cantik kue cane tissu yang bentuknya kaya gunung.

Aiiih...cucok banget cane tissu bersanding dengan es teh tarik. Slurrppp...

Sambil menunggu Yeye, Pungky dan geng Mamouz Memez dan Witha, saya icip icip dulu martabak kuah kari.


Foto : Courtesy of Dani Rachmat 
Martabaknya tebal dan dagingnya banyak. Hahaha...penting banget tuh isi daging yang banyak. 

Setelah teman teman ngumpul semua maka..jreng jreng mie aceh sebagai makanan andalan di kedai ini pun keluar. Gak sabar yaaa buat melahap mie gorengnya.
Bumbu rempahnya berasa banget, pedasnya pas dan porsinya cukup untuk perut saya yang lagi keroncongan, hihihi..

Penasaran dengan nasi goreng Aceh nya? Yuk aahh kita cicipin..
Foto : courtesy of Dani Rachmat 
Nasi gorengnya dihidangkan di atas piring bambu dan dialasi kertas makanan. Rasanya nendang banget tapi karena saya udah keburu napsu makan mie gorengnya, jadi..nasi goreng ini dimakan oleh siayah.

Trus Samara dan anak anak yang lain makan apa? Secara yaaa...makanan di sini rata rata pedes semua. Tenang...untuk anak disediakan menu khusus yaitu nasi goreng keju.
Menu yang aman untuk anak karena dijamin anak gak bakal teriak karena kepedesan. Nasi goreng dengan topping keju yang melimpah ini rasanya cucok banget buat bocah.

Udah nih sampai sini aja makannya? Eeitss.. belum dooong, masih ada cane lipat isi coklat keju dan cane biasa. Duaaarrr...apa kabar nih timbangan? Hahaha...
Cane lipat
Cane coklat keju
Ampuuun...rasanya mau tutup mata gak akan nyicipin cane nya. Tapiiii...apa daya iman saya lemah melihat cemilan ini di depan mata. Hayuuklah kita icip sajo. Rasa manis gurih dan coklat dan keju bercampur di lidah. Dan roti cane nya juga lembut.

Oiya..selain makanan yang enak, di mie Aceh Buzz juga menyajikan es timun yang seger banget. Cocok diminum saat cuaca panas kaya kemarin.
Trus...gimana dengan suasana di kedai Mie Aceh Buzz Bintaro. Aahh..saya suka suasananya..cozy banget tempatnya. Ada sofa empuk yang  bikin kita betah duduk berlama lama disana. Ada juga kursi yang terbuat dari kaleng bekas.
Foto : courtesy of Dani Rachmat 
Di sana juga disediakan mainan untuk anak seperti monopoli dan ludo. Jadi di saat kami para mamak ngobrol seru, anak anak asyik bermain sendiri. 

Oke...sekarang kita ngomong tentang harga makanan dan minuman nya yaa.. Di mie aceh buzz Bintaro harga makanan dari mulai Rp. 4000 sampai Rp. 35.000 sedangkan untuk minumannya berkisar Rp. 8.500 hingga Rp. 15.000. Cukup terjangkau kan...
Gak terasa...udah hampir 3 jam kita berada di sana. Waktu untuk ngobrol rasanya masih kurang ya guys...Dan seperti biasa sebelum pulang kita foto keluarga dulu dooong.
Foto : courtesy of Yeye
Eh..wait gak sah nih kalo kita gak foto sama ownernya.. 
Foto : courtesy of Dani Rachmat
Yang penasaran dengan mie aceh Buzz silakan meluncur ke Bintaro dan Bekasi. Di Bekasi ada 3 cabang yaitu di Mega Bekasi, BCP dan Bekasi Square. Sedangkan yang di Bintaro ini adalah cabang yang ke empat dan alamatnya :
Jl. Bintaro Utama I Blok F2 No. 3 Pesanggrahan - Jaksel.

Yuk..ahh cuss meluncur ke Mie Aceh Buzz dan ngeriyung di sana bareng orang orang tersayang. 

Rabu, 29 Maret 2017

Bertambah Usia

Halo Maret.... Issshh.. telat banget ya menyapa bulan Maret, hahaha... Sebentar lagi maret akan berakhir dan sekarang baru mau cerita apa aja yang terjadi di bulan Maret. Beneran nih gairah ngeblog menurun drastis dari tahun lalu. Padahal gak sibuk sibuk banget. Tapi emang kendala utama gak produktif ngeblog karena lepi yang ngadat rauwis uwis.. hikss...

Alhamdulillah di bulan Maret ini Samara berulang tahun ke 7. Time flies so fast yaa.. Anak bayi saya sudah berusia 7 tahun, hihihi... Tahun ini kebetulan ultahnya jatuh di hari Sabtu. Dan kepikiran aja untuk berkumpul dengan Eyang dan Opung di hari special Samara. 

Jumat malam tanggal 10 Maret kami meluncur ke Tegal dan sampai di rumah Eyang hari Sabtu pagi. Samara senang banget bisa ketemu sama Eyang dan Opung. Apalagi tahu kalau sorenya bakal ngerayain ulang tahun. 

Pagi itu kami sibuk nyiapin segala rupa perintilan untuk acara nanti sore. Eyang sibuk bikin lontong opor sedangkan saya ribet bikin puding dan kue kue kecil. Opung, Ayah dan Samara kebagian tugas beresin rumah sambil tiup tiup balon.

Alhamdulillah jam 15.30 wib semua sudah kelar. Dan para saudara mulai berdatangan. Seruuu..anak anak ngumpul di rumah, ketawa ketiwi sambil lari larian. 

Oiya berhubung Samara lagi kesengsem sama my little pony, jadilah tema ultah kali ini my little pony.
My birthday girl
Samara dan para sepupu
Samara hepi banget bisa ngumpul sama sepupu, pakde, bude dan para Eyang. Meski bukan perayaan yang mewah tapi cukup membuat Samara senang. Apalagi ini adalah perayaan ulang tahun yang pertama kali di rumah Eyang.  

Kalau tahun tahun sebelumnya selalu di Jakarta dan itupun gak ada perayaan. Cuma yang paling heboh saat Barbie Party yaitu ultah ke 5. Itupun dirayakan secara gratis gegara menang blog. Hehehe.. Alhamdulilah banget 

Kali ini saya mencoba bikin dessert table kecil kecilan dengan makanan yang semuanya bikin sendiri, kecuali kue ulang tahunnya pastinya... karena saya belum secanggih itu hehehe..
Puding 
My little pony taart from Swiss Bakery Tegal
Alhamdulillah acara syukuran ulang tahun Samara ke 7 berjalan lancar. Eyang dan Opung juga bahagia meski rumahnya diacak acak oleh para cucu hihihi..
We love you..Eyang Opung 
Dan tentunya saya dan siayah tak hentinya mengucap syukur dan selalu mendoakan Samara menjadi anak yang sholehah, sehat dan pintar.. 

Barakallah fii umrik dear Samara... #ciyum

Selasa, 31 Januari 2017

{Review Film} IQRA Antara Religi dan Pengetahuan

Iqra = Bacalah

Film Iqra sudah lama saya nantikan penayangannya yaitu sejak awal Desember tahun lalu. Pertama kali tahu film ini dari grup WA sekolah Samara. Dari situ saya membaca sedikit sinopsis film tersebut dan gak sabar pengin lihat filmnya. 

Dari obrolan para ortu, saya baru tahu kalau ternyata pemain utama film Iqra yaitu Aisha Naura Datau adalah alumni dari sekolah tempat Samara sekarang belajar. Bahkan anak SD kelas 5 mengadakan acara nobar bersama si pemeran Aqila. Seruuu yaa.. Tapi sayang kami gak bisa ikutan nobar karena tiket sudah sold out. Yuk aahh.. Di review aja filmnya :)

Adalah Aqila (Aisha Naura Datau) seorang gadis kecil yang cinta akan dunia astronomi, namun belum bisa mengaji. Kecintaannya terhadap dunia astronomi ternyata diwarisi oleh Opa-nya yaitu Opa Wibowo (Cok Simbara) yang berprofesi sebagai astronom di Observarium Boscha. Pada suatu hari Aqila yang bercita cita menjadi astronot ingin sekali membuktikan kepada teman temannya kalau Pluto sudah bukan planet lagi. 

Saat libur sekolah, Aqila mengunjung Opa dan Oma (Neno Warisman) di Lembang. Dia mengutarakan kepada Opa niatnya untuk melihat Pluto melalui teropong besar di Boscha. Opa Wibowo akan mengabulkan permintaan cucunya asal bisa mengaji. Menurut Opa belajar astronomy tidak bisa lepas dari ilmu yang ada dalam Al Qur'an. Makanya Aqila harus bisa baca Al Qur'an dulu sebelum melihat Pluto. Nah PR banget yaa buat Aqila yang belum bisa mengaji. Akhirnya ditemani oleh Ros, Aqila mengikuti pesantren yang diajar oleh kak Raudhah (Adhitya Putri) 

Demi melihat Pluto, Aqila berusaha keras agar bisa membaca Al Qur'an, meski selalu diganggu oleh lelaki kecil iseng bernama Fauzi (Raihan Khan). Berkat ketekunannya Aqila berhasil lulus Iqro dengan cepat. Kelulusan Aqila dibarengi dengan keikutsertaan Aqila dalam festival Iqro. Selain Aqila, Fauzi juga mengikuti festival tersebut. Tak disangka lelaki kecil iseng yang merupakan cucu dari seorang nenek berdarah Palembang (diperankan oleh Meriam Belina) itu bisa menyabet juara 1 dalam festival Iqro.

Dan sesuai janji Opa jika Aqila bisa mengaji akan diajak ke Bosha untuk melihat Pluto. Tapi sayang...Opa tidak bisa memenuhi janji kepada cucunya karena beliau sudah tidak bekerja lagi di observarium. Keputusannya berhenti bekerja karena beberapa hal yang salah satunya yaitu adanya pembangunan hotel di kawasan Lembang yang pastinya akan menggangu pengamatan benda benda langit di malam hari. 

Berkat kekuatan pers dan media akhirnya pembangunan hotel berhasil dibatalkan. Opa Wibowo bisa bekerja kembali dan Aqila pun bisa melihat Pluto melalui teropong utama di Boscha. 

Nah..sekarang apa aja kelebihan dan kekurangan film ini?

Daya Tarik Film Iqro 

Beruntung banget film ini didukung oleh para pemain senior yang udah gak diragukan lagi actingnya. Dari mulai Cok Simbara sampai Mike Lucock pemeran bang Codet si preman kampung yang juga menjadi bapaknya Fauzi. Untuk pemain baru yaitu Aisha Datau juga bermain bagus karena mungkin bakat aktingnya menurun dari si ibu yaitu artis Ine Febrianti. Jadi yaa...secara acting film ini gak perlu diragukan lagi lah..
Menurut saya para pemain itu menjadi daya tarik tersendiri di film ini. 

Bumbu bumbu komedi yang dihadirkan dalam film ini membuat kita jadi gak boring nontonnya. 

Minusnya......

Jalan ceritanya kurang kuat. Antara mau mengambil sisi religi dan saint atau menceritakan terancamnya Observatorium Boscha karena pengaruh cahaya akibat pembangunan hotel di sekitar Lembang? Di akhir cerita tidak ada pembuktian Aqila kepada teman sekolahnya tentang Pluto. Film berakhir pada saat Aqila berhasil meneropong Planet. Jadi....menurut saya endingnya menggantung banget.

Jalinan ceritanya kurang nyambung, bisa dikatakan scenario-nya lemah. Konflik yang dibangun kurang tuntas, gak ada ending yang jelas. Ada beberapa "noise" di adegan saat mobil Opa Wibowo dibocorin oleh preman kampung. 

Sebagai pemeran Oma, suara aktris Neno Warisman rasanya kurang cocok dengan rias wajah yang belum terlalu sepuh. Mustinya suaranya biasa aja gak perlu dibikin seperti itu. Beda dengan Con Simbara, dia lebih gagah meski berperan sebagai kakek. 


So far...film ini cukup menarik untuk ditonton bersama anak. Meski ada kekurangan tapi wajar lah ini kan film perdana yang diproduksi oleh masjid Salman ITB dan Salman Film Academy. 

Dan.. Setelah nonton film Iqro, kami mampir ke Gramedia Kids, Samara langsung menuju ke rak Al Qur'an. Melihat pemandangan ini, siayah langsung cekrek aja..  :)


Sekian review sederhana saya tentang film Iqro.

Sabtu, 07 Januari 2017

(Quicky Getaway) Tahun Baru 2017

Meski sudah seminggu lewat, tapi gak papa yaa..saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2017. Semoga di tahun 2017 membawa harapan baru, semangat baru, keberkahan dan kebahagian selalu untuk kita semua. Aamiin...

Bicara tahun baru, saya selalu antusias karena di saat yang sama saya membuka tahun baru dengan usia yang baru, usia yang bertambah pastinya. Dan serangkaian doa serta rasa syukur saya panjatkan di setiap malam pergantian tahun. Berharap menjadi pribadi yang lebih baik lagi, sehat dan mengalir segala kebaikan serta kemudahan. Aamin...

Di penghujung tahun 2016 lalu, saya dan keluarga memulai hari dengan mudik ke Tegal. Bukan karena sengaja pengin merayakan ultah di rumah Eyang tapi ini semata mata karena Samara libur dan pengin liburan di rumah Eyangnya. Alhamdulilah tanggal 31 Des 2016 saya gak jadi lembur, jadinya pagi pagi sudah bisa meluncur ke Tegal. 

Sampai di rumah eyang, keluarga kakak saya sudah berkumpul di sana dan kamipun melepas kangen. Hal sederhana yang paling saya suka adalah makan bersama keluarga, meski lauknya sederhana macam tempe goreang dan sambal doang, hehehe...

Sore harinya kami rembugan, kira kira mau bikin acara apa yaaa di tanggal 1 Januari besok? Akhirnya kakak saya mengusulkan untuk jalan jalan ke Semarang. Cihuyyyy...asiik deh :) Udah lamaaa banget saya gak ke Semarang. Kalau gak salah terakhir ke Semarang itu saat kuliah, sekitar tahun 2000. Langsung deh buru buru booking hotel.

Tanggal 1 Januari pagi kami cuss ke Semarang. Jalanan lumayan bersahabat dan sampai Semarang mampir dulu ke rumah Bude saya. Alhamdulilah bisa silaturahim dengan beliau yang usianya hampir kepala 8. Semoga sehat selalu ya bude. 

Siang itu kota Semarang panasnya cetar banget, maka setelah silaturahim ke rumah bude, kami memutuskan untuk ngadem di hotel. Sekalian anak anak istirahat.
Ngadem dulu aaahhh 
Puas ngadem, sorenya kami cuss ke arah pantai Marina dengan tujuan Kampung Laut Restoran. Sengaja pengin makan disana karena katanya enak dan suasananya bagus untuk anak anak. Sekalian juga pengin bday dinner disana. Uhuuk... :)
Kampung Laut


Rencana tinggal rencana, sampai di Kampung Laut kami harus terima kenyataan waiting list no 18 dan kalau sudah dapat tempat duduk, untuk pemesanan harus menunggu 2 jam buat mempersiapkan makanannya. Huaaaaa...kami mundur teratur deh.. Datang jam 17.30 sore bisa makan jam 19.30. Gak sanggup rasanya untuk menunggu segitu lamanya. Kasian anak anak pasti cranky kelaperan :(

Cuss lah...kami pindah resto ke Tanjung Laut, eh..keadaannya juga sami mawon. Antreeeee panjang. Akhirnya putar balik kami cari makan di seputaran Simpang Lima. 

Abis makan, gak tahan rasanya kalo gak ngemall, hahaha.. Secara yaa..disitu banyak mall baru bertebaran. Jaman tahun 2000 mall paling hits di Semarang cuma Citraland. Sekarang sih udah banyak banget mallnya, Paragon salah satunya. Capek thawaf keliling mall, balik ke hotel. Zzzz...zzzz...   


Paginya kami jalan ke Masjid Agung Jateng yang konon kabarnya ada payung besar di pelataran masjid seperti di masjid Nabawi. Yuppp...tiang berwarna putih itu adalah payung yang akan terbuka lebar saat umat Islam akan melaksanakan sholat berjamaah seperti sholat Ied dan sholat jumat. Dan kalau tidak digunakan, payung tersebut akan ditutup. 




Masjid Agung Jateng didirikan sekitar tahun 2005 dan kalau saya lihat perawatannya masih harus ditingkatkan. Meski di dalam masjidnya sendiri bersih, tapi di sekitar pelataran masih ada beberapa sampah. Keadaan berbeda sekali saat saya mengunjungi Masjid Al Karomah Martapura yang bersih dan sangat terawat meski usianya sudah puluhan tahun.

Lanjut perjalanan berikutnya adalah main main ke Cimory on The Valley yang berada di Bawen. Ada apa aja di sana? Kurang lebih sama seperti Cimory Puncak, ada resto, toko oleh oleh, playground, peternakan sapi, kelinci dan beberapa sayuran yang berada di perkebunan. 
Di antara sayuran
So far.. cukup menyenangkan main di Cimory, bisa melihat langsung peternakan dan perkebunan sayur. Feeding animal juga ada disitu. Hanya saja karena kemarin musim liburan, jadinya rame banget..kurang puas rasanya untuk explore. Kalau dilihat lahannya, sebenarnya lebih luas di Cimory Puncak dan pemandangan Cimory puncak lebih asri karena kita bisa melihat sungai yang mengalir di samping restorannya.

Keluar dari Cimory kami ke daerah Pandanaran untuk cari oleh oleh dan makan siang Tahu Gimbal khas Semarang. Tahu Gimbal itu sekilas mirip gado gado. Tahu, bakwan sayur, lontong dan telor ceplok disiram dengan bumbu kacang. 

Sore itu ditemani hujan yang lebat, kami pulang ke Tegal. Alhamdulilah liburan singkat yang bisa dikatakn sebagai bday trip ini sangat berkesan buat kami, dimana kami bisa berkumpul bersama dan Eyang opung bisa bersenang senang dengan para cucunya.

Semoga next time kami bisa jalan jalan lagi bersama. See you on February yaaa...Insya Allah kita ngumpul lagi :)