Selasa, 23 Juni 2015

Mengunjungi Perpustakaan Daerah Jakarta

Terhitung tanggal 15 Juni 2015 sekolah si kecil resmi libur akhir tahun. Namun sebenarnya seminggu sebelumnya sudah libur karena gurunya mengisi raport. Jadi sudah seminggu si kecil libur di rumah dan main sendiri. Nah biar gak mati gaya, saya mengambil cuti 1 hari khusus untuk mengajak si kecil jalan jalan ke Perpustakaan Daerah Jakarta.

Perpustakaan Daerah Jakarta atau yang sering disebut dengan Perpusda, berlokasi di Taman Ismail Marzuki Cikini. Senin pagi kami berangkat ke stasiun Lenteng Agung untuk naik commuter line tujuan Cikini. Oiya kami janjian dengan tetangga nan kece yang juga mau ngajak anaknya ke Perpusda *lirikblogsebelah* hihihi...
Siap berpetualang..
Sampai Cikini naik taksi yang ehem..free of charge karena kami naik grab hasil rekomendasi mak Yeye. Sampai TIM langsung menuju Perpusda yang terletak di samping Planetarium. 
Lantai dasar berisi galeri lukisan anak
Sebelum melihat buku buku, tas harus dititipkan dahulu di dalam loker dan kita diberi tas plastik untuk membawa dompet serta hand phone. Makanan dan minuman juga tidak boleh dibawa masuk Perpusda.

Setelah beres menitipkan barang, kami naik ke lantai 2. Di Perpusda ada 3 lantai yaitu lantai dasar berisi galeri lukisan anak anak dan tempat penitipan barang. Lantai 1 berisi Perpustakaan untuk ilmu pengetahuan siswa SMP/SMA. Lantai 2 adalah taman bacaan anak dan lantai 3 nursery room. Keren yaaa..Perpusda aja melek ASI alias Pro ASI sampai menyediakan satu lantai khusus untuk ibu menyusui. Salut banget deh...

Sampai di lantai 2, anak anak senang banget begitu melihat ada mobil mobilan, motor motoran, otoped/scooter dan mainan seperti ayunan dan prosotan. Dua bocah kecil itu langsung bermain.

Jadi yaa di lantai 2 memang terbagi menjadi 2 zona. Zona pertama dibuat semacam playground yang fungsinya mengembangkan motorik kasar anak. Banyak permainan yang menarik perhatian anak (terlihat pada foto di atas) Selain itu ada juga mainan edukatif balok balokan yang tersusun rapi di lemari.
Pada zona ini ruangan dibuat semi outdoor, jadi tidak ada alat pendingin ruangan alias AC. Meski tanpa AC anak anak pasti suka berada di zona ini. Kalau keringatan, anak bisa masuk ke ruangan sebelah. 

Zona kedua yaitu berisi buku buku bacaan anak yang tersusun rapi di rak. Di sini sudah full AC jadi gak perlu khawatir kepanasan. Selain itu juga ada beberapa mainan edukatif dari balok kayu juga. Ada alphabet dan white board yang cocok banget untuk anak yang sedang belajar mengenal huruf seperti si kecil.
Di zona ini tersedia bangku dan meja kecil untuk anak anak membaca. Ada screen berbentuk meja yang fungsinya sebagai layar permainan edukatif anak. Jadi..semacam screen table besar. Nah berhubung gak tahu, kemarin saya dan si kecil duduk di situ sambil membaca. Eh..gak lama kemudian disamperin oleh petugasnya, hihihi...
Screen table yang dibuat alas membaca, hehehe...
Secara keseluruhan, saya suka dengan konsep Perpusda ini karena menggabungkan 2 zona yang sangat diperlukan untuk perkembangan anak yaitu motorik halus dan motorik kasar. Ruangannya pun bersih dan sejuk. Petugas selalu standby mengawasi anak anak meski dari kejauhan. So far kami senang mengunjungi Perpusda.

Oiya sedikit tips dari saya kalau mau ke Perpusda pastikan perut anak kenyang karena selama di sana tidak boleh makan dan minum. Untuk anak usia 5 tahun ke bawah mohon didampingi orang dewasa. Gunakan baju yang nyaman karena anak yang bermain di zona semi outdoor pasti akan berkeringat. Dan yang terakhir edukasikan anak untuk merapikan buku/mainan yang telah digunakan. 

Jadi.. Mumpung masih liburan nih.. Gak ada salahnya para orangtua mengajak anaknya mengisi waktu liburan anak untuk mengunjungi Perpusda. Oiya saat ini karena masih soft opening, jam operasional Perpusda yaitu Senin - Jumat jam 09.00-16.00. Namun gosipnya setelah sudah resmi dibuka oleh pak Gubernur, jam operasionalnya akan ditambah hari Sabtu dan Minggu. Lumayan dooong..gak perlu cuti untuk datang ke Perpusda.

Selamat liburan.... ;)

Sabtu, 20 Juni 2015

Tidur Nyenyak Tanpa Gangguan Nyamuk

Indonesia merupakan daerah endemis demam berdarah. Hampir 70% wilayah Indonesia masih menjadi sarang nyamuk demam berdarah. Kasus kematian akibat demam berdarah pun masih sangat tinggi. 

Berdasarkan fakta di atas, saya sangat concern untuk masalah nyamuk. Rasanya gak rela melihat nyamuk berseliweran apalagi sampai mengigit tubuh kita. Pengin banget nguber uber nyamuk dan membasminya.

Pada dasarnya kita tidak bisa menghindar dari serangan nyamuk, namun bisa mengurangi dan membasminya dengan beberapa cara. Teringat ketika kecil, orang tua selalu menyemprotkan Baygon cair agar saya bisa tidur dengan nyenyak.

Setelah mempunyai anak, tentu saya juga ingin melindungi anak dari serangan nyamuk. Karena sekarang jamannya serba elektrik, maka cara melindungi si kecil dari gigitan nyamuk yaitu menggunakan Baygon Liquid Elektrik. Untuk pengunaannya setiap pukul 17.30 Baygon elektrik dipasang sampai pukul 19.30 kemudian alat tersebut dilepas. Dan itu efektif banget membunuh nyamuk.

Asyiknya menggunakan Baygon elektrik itu repotless alias tidak repot. Selain bebas asap, bebas nyamuk dan tanpa repot. Tinggal colokan saja ke stop kontak, beres deh... 
Selain penggunaan obat anti nyamuk elektrik, tips keluarga kami untuk mengurangi nyamuk dan membuat si kecil bisa tidur nyenyak :
  • Mengikuti instruksi pemerintah dengan melakukan 3M yaitu menguras tempat penampungan air seminggu sekali, mengubur barang bekas dan menutup penampungan air.
  • Selain 3M sekarang ditambah 1 hal lagi yaitu memantau. Jadi istilahnya 3M Plus. Setiap hari harus ada kontrol kebersihan seperti genangan air dan lainnya.
  • Rumah dalam keadaan bersih dan tidak banyak barang. Untuk buku dan mainan si kecil bisa dimasukan dalam container besar.
  • Setiap 2 minggu sekali mengganti sprei tempat tidur. 
  • Hindari sprei berwarna gelap karena akan mengundang nyamuk bersarang di sprei. Jadi benar, kalau di hotel menggunakan sprei warna putih. Selain terlihat bersih dan rapi, nyamuk juga gak akan datang.
  • Suhu ruangan dibikin senyaman mungkin.
  • Gunakan baju tidur berbahan katun.
  • Pastikan kolong tempat tidur bersih. Setiap 2 minggu sekali saya ngoprek kolong tempat tidur karena terkadang ada mainan si kecil yang jatuh dan sebagainya.
  • Kurangi baju yang tergantung di belakang pintu kamar. Baju tersebut bisa menjadi sarang nyamuk.
  • Penggunaan Baygon liquid elektrik sehari hari untuk membasmi nyamuk. Selain tanpa asap, tanpa nyamuk dan tanpa repot, keuntungan lain Baygon elektrik yaitu ada tombol pengaturan yang digunakan sesuai jumlah nyamuk. Tanda "-" digunakan kalau nyamuk sedikit, tanda "+" digunakan jika nyamuk banyak. Sangat efektif dan kita bisa mengatur sesuai kebutuhan. Selain itu Baygon elektrik juga stabil artinya bahan wick yang berkualitas tinggi bisa mengatur pengeluaran bahan aktif pengusir nyamuk secara konstan.
Jika semua tips sudah dilakukan insya Allah nyamuk kabur. Kalaupun masih ada yang berkeliaran, tenang..ada Baygon elektrik yang membasmi nyamuk.

Kalau bebas nyamuk, si kecil bisa tidur nyenyak tanpa gangguan nyamuk. Kami juga tenang karena terhindar dari bahaya demam berdarah. 
Jadi benar, Baygon Elektrik memang perlindungan anti nyamuk yang tepat bagi keluarga, khususnya untuk si kecil. Bye bye nyamuk... 

"Tulisan ini diikutsertakan dalam #TUMBaygonBlogCompetition ".

Selasa, 16 Juni 2015

Mengelola Keuangan Menjelang Idul Fitri

Alhamdulillah... Sekitar 2 hari lagi Insya Allah kita akan memasuki bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan ampunan. Biasanya saat menjelang Ramadhan kita disibukkan dengan berbagai aktivitas seperti nyekar atau nyadran yaitu ziarah ke makam para orangtua atau acara kumpul bersama dengan sanak saudara seraya bermaaf maafan. 

Persiapan demi persiapan dilakukan untuk menyambut Ramadhan dan Idul Fitri, termasuk persiapan keuangan yaa... Jujur aja deh, biasanya di bulan Ramadhan pengeluaran makin membludak. Kenapa ya? Padahal yang biasanya kita makan 3 kali sehari, di bulan Ramadhan justru malah dikurangi yaitu cuma 2 kali saat sahur dan buka puasa. Tapiii..kenapa pengeluran lebih banyak? Trus belum lagi persiapan mudik yang udah pasti merogoh kocek banyak. Haduuh.. Pusing pala barbie yaa kalau dipikir...

Nah...untuk mengetahui bagaimana cara mengelola financial menjelang Idul Fitri, beberapa waktu lalu saya mengikuti acara TUMLuncheon yang diselenggarakan oleh The Urban Mama di Anomali Cafe Menteng.
Pembicara yang hadir untuk acara itu adalah Mba Fioney Sofyan seorang pakar financial. Apa saja sih hal hal yang boleh dilakukan dan yang harus dihindari di bulan Ramadhan ini agar cash flow kita gak kebobolan? 

Berikut 4 hal paling mendasar yang harus diketahui adalah bahwa :
  • Ramadhan dan Idul Fitri itu pasti terjadi setiap tahun.
  • Sudah bisa dipastikan harga kebutuhan bahan bahan pokok melejit.
  • Pengeluaran juga pasti bakal naik
  • Mudik.... Pasti lebaran identik dengan mudik yaa
Oke...kalau kita sudah tahu hal hal di atas kita harus bisa menyiasatinya. Apa saja kira kira ya Do and Don't nya? 

Karena bulan puasa dan lebaran sudah pasti maka kita harus bikin semacam strategi atau rencana, khususnya buat buibu yang banyak berkutat di dapur yaitu membuat menu selama sebulan. Dengan membuat menu sebulan maka kita sudah tahu bahan makanan apa yang harus dibeli? Catat dan patuhi aturannya. Misalnya belanja 10 item, jangan mentang mentang mau puasa jadi ditambahin 15 item. Gak gitu yaaa...hehehe

Kemudian kalau menu sebulan dan list belanjaan sudah oke, lanjut membuat menu makanan yang 1/2 matang biar praktis dan lebih hemat. Misal di awal bulan puasa kita membeli 1 kg daging untuk dibuat rendang. Maka rendang tsb bisa dimasak kemudian dimasukin ke dalam wadah kecil kecil. Pas sahur kita tinggal memanaskan saja sebentar. Jadi bisa hemat gas kan? Hihihi.. #terEmakEmakBanget 

Lanjut untuk berbuka puasa. Biasanya nih.. Kita kalap membeli makanan untuk berbuka puasa. Maklum aja...setelah 14 jam menahan lapar dan dahaga pasti penginnya makan yang enak dan macam macam yaa. Padahal kapasitas perut terbatas sehingga perut kita gak cukup untuk menampung makanan segitu banyak. Alhasil makanan yang sudah dibeli saat menjelang buka puasa jadi gak termakan. Mubazir doong... Yuk sekarang lebih dipikir lagi yaa untuk menu berbuka puasa.

Trus nih, buat orang orang perantau seperti saya, mudik Idul Fitri adalah moment yang paling dinanti. Kita juga harus well prepare yaa. Cari ticket semurah mungkin. Biasanya beberapa moda transportasi akan mengadakan semacam early bird ticket. Nah.. boleh tuh dimanfaatkan biar hemat. Jauh jauh hari deh kita pesan ticket mudiknya.
Kalau hal itu sudah dilakukan sekarang saat nya kita tahu Do and Don't selama bulan Ramadhan.
  • Do's : yaitu me-manage cash flow. Seharusnya nih..Persiapan ini sudah dilakukan beberapa bulan sebelum Ramadhan. Kita sudah menabung dengan menyisihkan pendapatan setiap bulan. Kalau sudah terlanjur gak nabung, yaa..kita harus benar benar strick pada rencana awal yaitu penghematan. 
  • Don't pertama : Mendahulukan "want" dari pada "need" artinya dalam membeli sesuatu kita harus pikirkan dulu apakah kita butuh atau gak? Kalau sekedar pengin, mendingan jangan deh...
  • Don't kedua : mengunakaan kartu credit untuk dana darurat di bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Ini BIG NO...NO..yaa.. Maka untuk sementara musuhan dulu deh sama kartu kredit. Bila perlu, kartu kredit ditaruh aja di bawah kasur hahaha..
  • Don't ketiga : HARUS. Maksudnya adalah harus keluar rumah untuk buka puasa bersama teman. Boleh aja sih kita bukber tapi jangan keseringan karena bukber itu sesungguhnya merogoh kocek yang gak sedikit. So, dipikir ulang deh kalau mau bukber, hehehe... #selfreminder. Trus lagi lebaran itu HARUS pake baju baru. Okeee... Apakah itu suatu keharusan? Monggo dibahas sendiri yaa? #tutupmuka #liriktetangga hahaha...
Nah..udah tau yaa gimana caranya mengelola keuangan menjelang Idul Fitri dan beberapa tips hemat selama bulan Ramadhan. Insya Allah kalau kita strick pada diri sendiri, gak ada lagi tuh..istilah BANGKRUT pasca Lebaran. Insya Allah ya kakak... Hehehe.

Pas acara selesai kami gak lupa foto foto cantik dulu bareng mamah kece yang ngajakin saya ikutan talk show ini. Makasih ya mamah.. 
Oiya sebelum puasa, saya dan keluarga memohon maaf lahir dan bathin. Semoga kita bisa menjalani ibadah dengan baik di bulan Ramadhan. Amiiin...

Marhaban Yaa Ramadhan...

Kamis, 11 Juni 2015

Pentas Akhir Tahun 2015

Tak terasa bulan Juni telah tiba. Bulan yang merupakan bulan terakhir dari tahun ajaran sekolah. Dan seperti biasa di penghujung tahun ajaran sekolah pasti diadakan acara Pentas Akhir Tahun (PAT). 

PAT 2015 diadakan pada hari Sabtu 6 Juni. Seperti tahun sebelumnya, PAT tahun ini menampilkan pentas seni anak anak Playgroup dan Kindy. Semua anak akan tampil sesuai kelasnya. Tema PAT tahun ini adalah Around the world. Aseeekk.... Nampaknya kita akan diajak keliling dunia oleh anak anak Little Earth, hehehe...

Kalau biasanya acara PAT diselenggarakan di halaman sekolah, kali ini pihak sekolah menyewa auditorium salah satu fakultas di Universitas Indonesia. Dan hari sabtu pagi lalu kami berangkat ke kawasan UI. Pas di parkiran Samara bertemu dengan Kanaya. Mereka langsung bergandengan tangan.
Acara dimulai jam 9 pagi dengan dibuka alunan musik jimbe. Permainan musik jimbe merupakan kegiatan rutin LE yang dilakukan sebelum anak anak memulai aktivitas di sekolah. Jadi...semacam ice breaking lah... Setelah permainan musik jimbe, masuklah 2 orang MC yang gak lain adalah wali murid dari anak LE.
Acara berikutnya yaitu penampilan dari anak anak yang mengikuti ekstra kulikuler menari, iqro dan futsal. Kali ini Samara tampil bersama teman teman eskul tari membawakan tari Tokecang. 
Setelah penampilan anak anak ekskul dan beberapa sambutan, acara dihentikan sebentar untuk coffee break. Para orangtua bisa ngobrol ngobrol sambil menikmati jajanan yang sudah disediakan. 

Acara dilanjutkan lagi dengan penampilan mini operet dari anak anak Play group dan Kindy. Ceritanya ada 6 anak yang berpetualang keliling dunia. Dimulai dari negara Amerika, kita disuguhi tarian hula hula ala Hawaii dari anak anak Play group A. Lucu lucu deh lihat mereka goyang hula hula. 
Lanjut terbang ke Timur tengah, kita dibawa ke Saudi Arabia. Kali ini anak anak PG B membawakan tarian gurun pasir dan memperkenalkan kabah, unta dan kurma khas Arab. Lagi lagi kami dibuat tertawa melihat penampilan anak anak. 
Masuk ke penampilan Kindy A yaitu Kindy A1 yang membawakan tarian ala koboy dan Kindy A2 menari India. 
Dan tibalah penampilan Samara dan teman teman Kindy A3. Mereka menampilkan tari Korea dengan menggunakan kostum hanbok pakaian khas negeri Ginseng. Saat mereka tampil saya merekam penampilan mereka dan lupa gak fotoin.
Suka banget deh...dengan kostum mereka. Super cute, warnanya cerah dan terasa kompak banget. Anak anak juga terlihat sumringah menggunakan hanboknya. Aahh... Pokoknya LOVE LOVE deh, hahaha...

Setelah penampilan Kindy A selesai lanjut Kindy B dan puncak acara PAT adalah wisuda anak Kindy B. Satu persatu anak Kindy B dipanggil maju ke depan untuk menerima ucapan selamat dari kepala sekolah dan ketua Yayasan. Aahhh.... Saya mulai terharu saat anak anak maju ke depan. 
Makin terharu ketika adik adik kelas mereka (anak2 Kindy A) maju ke depan seolah melepas kakak kelasnya sambil menyanyikan lagu Terima Kasih Guru. Penampilan mereka sukses membuat saya mewek, hihihi...

Buat kakak Kindy B selamat yaa....memasuki gerbang Sekolah Dasar semoga sukses.. Buat Samara and friends, insya Allah tahun depan akan menyusul ke jenjang yang lebih tinggi.

Sampai jumpa di acara Pentas Akhir Tahun 2016 yaa.... ;)

Selasa, 09 Juni 2015

Perpisahan

"Datang tampak muka pulang tampak punggung".

Peribahasa ini nampaknya sangat "nampol" buat saya pada hari ini. Berawal dari beberapa minggu lalu kejadian demi kejadian silih berganti membuat saya merasa kehilangan orang banyak. Demikian juga si kecil yang harus rela berpisah dengan Kanaya teman dekatnya

Perpisahan memang hal yang paling menyedihkan, terlebih lagi di saat kita sudah merasa dekat, nyaman seperti layaknya keluarga sendiri. Susah senang tawa dan canda selalu mengisi hari hari kita. Namun...tiba tiba mereka harus pergi dari kehidupan kita. Sedih...teramat sedih. Tapi apa daya...meski sedih dan harus berurai air mata, perpisahan tetap terjadi.

Hari ini beberapa orang yang dekat dengan keluarga kami menyatakan diri untuk pamit. Kedua pengajar si kecil di kelas jerapah sekolah kebun LE tidak bisa bersama sama lagi. Satu orang miss harus pindah ke Jogja dan satu lagi resign. Selain itu 2 orang teman si kecil pindah ke sekolah lain. Aaahhh.... Entah kenapa saya merasa sedih kehilangan mereka. 

Dengan mengumpulkan keberanian, hari ini saya menceritakan tentang kepindahan kedua miss dan ketiga temannya kepada Samara, ternyata si kecil juga ikut sedih. Seolah tak percaya, si kecil bilang : "bunda, Kanaya dan miss Ari kan cuma pindah rumah aja kan? Sekolahnya tetap di little earth?" Deggg...dada saya terasa sesak dan pengin nangis. Maka dengan berhati hati saya mencoba menjelaskan pada Samara.

Anakku..., kamu memang belum mengerti arti sebuah perpisahan dan belum bisa menerima kenyataan ini. Tapi begitulah adanya... Tiba tiba air mata ini gak bisa terbendung lagi saat si kecil merengek sambil berkata : "Bunda, Aku juga mau pindah bareng Kanaya". Sedih... Sedih banget. 

Dan malam ini, saat si kecil sudah terlelap saya membuka kembali galeri foto yang ada di henpon dan hati ini seperti roller coaster melihat foto foto si kecil dengan kedua miss kesayangan dan teman2 sekolahnya. Tanpa terasa pipi saya basah lagi. Aahh..hari ini rasanya beneran kayak roller coaster.
J.e.r.a.p.a.h 
Dan kemarin si kecil minta berenang bersama sahabatnya sebelum sang bff cabcus ke Surabaya. Mereka berjalan bergandengan tangan, tertawa bersama, bermain air dan berlari larian. 
Mereka sangat menikmati kebersamaannya. Dan besok, insya Allah Kanaya sudah harus berangkat ke Jawa Timur. Namun kami berjanji insya Allah akan bertemu lagi suatu saat.

Dan mulai hari ini saya harus mempersiapkan hati untuk menghadapi hari sabtu besok. Dimana hari itu adalah hari pembagian rapport dan hari perpisahan Samara dengan miss kesayangannya..I hope everything will be fine...

Terima kasih untuk semua.... Kalian telah memberi warna bagi keluarga kami, khususnya untuk si kecil Samara. Semoga tali silaturahmi dan persaudaraan ini akan terus terjaga. Amiin..

Rabu, 03 Juni 2015

Festival Cipedak 9

Bulan Juni bisa dikatakan sebagai bulannya kota Jakarta. Kenapa? Karena setiap tanggal 22 Juni kota Jakarta bertambah usia. Dan untuk merayakan hari kelahirannya, seperti biasa kota Jakarta dihias sedemikian rupa hingga cantik, gedung gedung bertingkat pun mulai memasang aneka hiasan berwarna warni. Ondel ondel yang jadi icon kota Jakarta tersebar di seluruh sudut kota membuat suasana jadi meriah. 

Selain mempercantik diri, untuk menyambut ulang tahun kota Jakata banyak sekali acara yang digelar. Dari mulai Pekan Raya Jakarta yang legandaris, Jakarnaval hingga Jakarta Great Sale. Masih ingat doong Jakarta Great Sale? Acara yang selalu bikin kantong bolong karena beberapa mall dan department store menggelar diskon besar. Selain Jakarta Great Sale, banyak acara festival yang digelar seperti Festival Passer Baroe dan Festival Palang Pintu X yang diadakan di Kemang Jaksel.

Adalah Festival Cipedak 9 yang diadakan oleh Rukun Warga (RW) 9 Cipedak Kelurahan Srengseng Sawah dimana di dalamnya ada kurang lebih 11 Rukun Tetangga (RT). Dalam festival Cipedak 9 ini tiap RT wajib membuka stand dan memamerkan hasil karya warganya. Apa saja yang ada di Festival Cipedak 9? Mari diintip yuk... 
Ondel ondel 
Stand masing masing RT
Ini RT ku... Mana RT mu? *liriktetanggamasagitu*
Setiap stand dijaga oleh sepasang abang none yang siap menyambut para pengunjung. Senang deh melihat abang none yang ganteng dan cantik itu. Si kecil sampai ikutan foto bareng none Jakarta biar ketularan cantiknya, hehehe..
Di dalam stand mereka memamerkan makanan khas Betawi mulai dari jajanan seperti dodol Betawi, kembang goyang, kembang ros, tape uli, sagon, rengginang, semprong, wajik dan kue irian. Untuk yang terakhir itu, saya baru kali ini tahu ada kue namanya kue Irian. Kaya begini bentuknya (lihat gambar kanan atas, ada kue yang warnanya pink dan putih)
Selain jajanan, ada juga lauk pauk khas Betawi macam gabus pucung, sayur asem, pecak lele, pepes lendung belut dan asinan Jakarta. Gak lupa minuman seperti bir pletok juga ada di sana. 

Kerajinan seperti ondel ondel banyak dijual. 
Bahkan ondel ondel yang besar juga ada. Oiya... Surprise banget deh kemarin... Ternyata si kecil yang dulu takut ondel ondel sekarang sudah tidak lagi. Malah mau foto didepannya.
Gak lengkap ya..rasanya kalau pestanya orang Betawi tanpa kerak telor. Nah...beberapa penjual kerak telor juga ikut ambil bagian. Kami pun gak lupa membelinya.
Bang...kerak telornya pesan satu yaa...
Cukup seru yaa acara festival Cipedak 9. Pengunjungnya juga banyak, tidak hanya dari warga setempat namun warga RW lain juga berdatangan. Mereka larut dalam balutan suasana Betawi yang kental sekali. Lagu lagu Betawi diputar dan seolah menemani pengunjung untuk menikmati festival Cipedak 9.

Sebagai seorang pendatang di Jakarta, saya pribadi sangat senang dan menikmati festival Cipedak 9 ini karena selain menjadi hiburan juga merupakan ajang melestarikan budaya. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan mewariskan budaya Betawi? Hhmmm...jadi ingat para tokoh Betawi legendaries yaitu Benyamin Sueb ya...

" eh ujan gerimis aje, ikan teri diasinin...eh jangan cemberut aje, bulan depan nanti dikawinin" 

Yuk kita lestarikan budaya Indonesia, apapun dan dari manapun asalnya harus kita jaga..