Selasa, 09 Juni 2015

Perpisahan

"Datang tampak muka pulang tampak punggung".

Peribahasa ini nampaknya sangat "nampol" buat saya pada hari ini. Berawal dari beberapa minggu lalu kejadian demi kejadian silih berganti membuat saya merasa kehilangan orang banyak. Demikian juga si kecil yang harus rela berpisah dengan Kanaya teman dekatnya

Perpisahan memang hal yang paling menyedihkan, terlebih lagi di saat kita sudah merasa dekat, nyaman seperti layaknya keluarga sendiri. Susah senang tawa dan canda selalu mengisi hari hari kita. Namun...tiba tiba mereka harus pergi dari kehidupan kita. Sedih...teramat sedih. Tapi apa daya...meski sedih dan harus berurai air mata, perpisahan tetap terjadi.

Hari ini beberapa orang yang dekat dengan keluarga kami menyatakan diri untuk pamit. Kedua pengajar si kecil di kelas jerapah sekolah kebun LE tidak bisa bersama sama lagi. Satu orang miss harus pindah ke Jogja dan satu lagi resign. Selain itu 2 orang teman si kecil pindah ke sekolah lain. Aaahhh.... Entah kenapa saya merasa sedih kehilangan mereka. 

Dengan mengumpulkan keberanian, hari ini saya menceritakan tentang kepindahan kedua miss dan ketiga temannya kepada Samara, ternyata si kecil juga ikut sedih. Seolah tak percaya, si kecil bilang : "bunda, Kanaya dan miss Ari kan cuma pindah rumah aja kan? Sekolahnya tetap di little earth?" Deggg...dada saya terasa sesak dan pengin nangis. Maka dengan berhati hati saya mencoba menjelaskan pada Samara.

Anakku..., kamu memang belum mengerti arti sebuah perpisahan dan belum bisa menerima kenyataan ini. Tapi begitulah adanya... Tiba tiba air mata ini gak bisa terbendung lagi saat si kecil merengek sambil berkata : "Bunda, Aku juga mau pindah bareng Kanaya". Sedih... Sedih banget. 

Dan malam ini, saat si kecil sudah terlelap saya membuka kembali galeri foto yang ada di henpon dan hati ini seperti roller coaster melihat foto foto si kecil dengan kedua miss kesayangan dan teman2 sekolahnya. Tanpa terasa pipi saya basah lagi. Aahh..hari ini rasanya beneran kayak roller coaster.
J.e.r.a.p.a.h 
Dan kemarin si kecil minta berenang bersama sahabatnya sebelum sang bff cabcus ke Surabaya. Mereka berjalan bergandengan tangan, tertawa bersama, bermain air dan berlari larian. 
Mereka sangat menikmati kebersamaannya. Dan besok, insya Allah Kanaya sudah harus berangkat ke Jawa Timur. Namun kami berjanji insya Allah akan bertemu lagi suatu saat.

Dan mulai hari ini saya harus mempersiapkan hati untuk menghadapi hari sabtu besok. Dimana hari itu adalah hari pembagian rapport dan hari perpisahan Samara dengan miss kesayangannya..I hope everything will be fine...

Terima kasih untuk semua.... Kalian telah memberi warna bagi keluarga kami, khususnya untuk si kecil Samara. Semoga tali silaturahmi dan persaudaraan ini akan terus terjaga. Amiin..

14 komentar:

  1. sedih ya kalo perpisahan... tapi ya mau gak mau ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sedih banget Man... Semoga perpisahan ini bukan akhir dari segalanya... ;)

      Hapus
  2. Oo miss Ari resign tah?

    BalasHapus
  3. amiin...smoga ttetep terjaga ya persahabatan antara Samara dan Kanaya.. ;)))

    BalasHapus
  4. Pasti nanti dapat guru, teman baru lagi, Samara.
    Sedih banget pasti, ya. :)

    BalasHapus
  5. Perpisahan itu bagian dari hidup, tapi kalo bikin hati anak sedih pasti bikin hati kita ikut keiris-iris ya, Mak.
    Aamiin, semoga silaturahim terus terjaga ya, Samara ^^

    BalasHapus
  6. semoga Samara gak terlalu sedih ya berpisah tapi kan tetap bisa ketemu nanti ya

    BalasHapus
  7. Semoga nanti samara bisa ketemu lagi sama sahabatnya yaaa...

    BalasHapus
  8. I feel u.....mgg lalu farewell ama temen2, rasanya kayak sediiiih. Mudah2an tetep bisa kontek2an ya, samara dan kanaya juga semoga suatu saat bs ketemu lg

    BalasHapus
  9. sedih ya kalau perpisahan tapi mudah-mudahan komunikasinya engga ikut perpisahan :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkomentar :)