Senin, 31 Oktober 2011

First Day

*pletekin jari tangan, kretek kretekin badan dulu*
Kesan pertama hari ini adalah C.A.P.E.K...maaf bukan maksud hati tidak bersyukur atas nikmat Allah tapi memang benar kata orang kalo pindahan rumah itu betul betul menguras tenaga, pikiran dan materi tentunya *yang terakhir sih gak perlu disebutin karena udah pasti banget* Dan inilah yang kami rasakan sekarang, capek nikmat yang luar biasa. Tapi....dibalik kelelahan ini ada kebahagiaan yang tak ternilai harganya.

Dan hari ini adalah hari pertama ayah bunda berangkat ke kantor dari rumah baru. Jam 6.30 keluar dari rumah menyusuri Jl. Kahfi II, Jagakarsa I, Kahfi I menuju Kampung Kandang, Cilandak KKO, Ampera, Kemang, Blok M, Sudirman, Thamrin. Panjang banget perjalanan kami untuk menuju kantor dan menempuh waktu 1,5 jam. Untuk ayah, setelah ngedrop bunda di Thamrin harus melanjutkan perjalanan ke Gunung Sahari jadi makin panjang lagi deh.... L Kalo dulu dari rumah nenek Samara di Komplek Timah Jl. RS Fatmawati Cilandak menuju kantor hanya memakan waktu 1 jam, jadi sekarang....bunda berasa capek banget di atas atas motor kurleb 1,5 jam tapi...sekali lagi gak papa karena ada kebahagiaan disana J

Perjalanan tadi pagi banyak menemukan titik kemacetan, dari rute yang bunda sebutkan diatas itu merupakan titik titik macet. Tapi kalo menurut bunda sih macetnya masih dalam tahap wajar, maksudnya gak stuck banget masih ada celah buat jalan motor J Sampai di kantor bunda alhamdulilah gak terlambat, jam absen menunjukan pukul 07.58 *wuiiihhh nyaris banget telat

Untuk hari ini bunda sudah 3 kali mengecek Samara yang tinggal berdua dengan mbaknya, maklum hari pertama Samara dan mbaknya ditinggal berdua di rumah baru...jadi musti sering2 dicek. Parno? hhhmmm...gimana ya?? Yang jelas bunda pengin selalu mengetahui keadaan Samara di rumah. Tak lupa Bunda selalu berdoa semoga mereka di rumah baik baik saja dan bunda selalu memohon perlindungan pada Allah karena Allah lah sebaik baiknya Maha Pelindung.

Dan sekarang sudah menunjukan hampir jam 16.00, saatnya bersiap2 pulang *eitsss, masih 1 jam lagi pulang kenapa sekarang udah siap siap? hehehe* Maksudnya bunda siap2 buat sholat Ashar trus pumping Asi tahap kedua trus cabcus deh menuju stasiun Sudirman karena mulai hari ini bunda jadi anggota Roker (Rombongan Kereta) biar sampai rumah bisa lebih cepat. Kalo dulu bunda selalu pulang setelah sholat maghrib karena nungguin jemputan Ayah kalo sekarang mari kita Teng-Go... J

 

Kamis, 27 Oktober 2011

We're moving part 1

Sejenak posting singkat untuk menghidupkan blog ini biar gak lumutan dan berdebu, hehehe...
Alhamdulilah setelah resmi mempunyai rumah, kami memutuskan untuk segera pindah. Sebenernya sih untuk pindahan secara simbolis sudah kami lakukan pada tanggal 15 Oktober 2011 bertepatan dengan dilaksanakannya akad rumah. Kami sudah membawa bantal dan tikar sebagai syarat pindahan karena itu merupakan saran dari ortu makanya kami pun melakukannya *maklum kami orang Jawa yang masih memegang tradisi seperti itu*


Dan pada tanggal 26 Oktober 2011 kami angkut barang barang. Tahap 1 mengangkut sofa, meja makan, tempat tidur, buffet TV, kitchen set dan lemari makan yang dikirim langsung dari Slawi karena kami memang pesan furniture di toko langganan kami. Setelah barang tsb masuk ke rumah baru, tahap kedua yaitu mengambil lemari, tempat tidur, TV, baju dan barang2 yang lain dari rumah neneknya Samara di komplek Timah Cilandak menuju Jagakarsa dengan menggunakan truk yang kami sewa dari Slawi, jadi....kami gak perlu keluar uang lagi untuk sewa pick up, hehehe...*emak irit* 


Sekarang sedang tahap bebenah barang, oiya untuk barang2 elektronik seperti lemari es dan mesin cuci didatangkan langsung dari Electronic Solution a.k.a beli baru, hehehe...
Kemarin sudah pemasangan teralis dan kanopi yang banyak menguras kantong kami *lap keringet siap2 cangkul lagi*


Hari ini rencananya adalah bongkar AC dan memasang kembali disana, dilanjutkan memasang kitchen set sederhana serta memasang gorden. Sekarang rumah dalam keadaan belum rapi dan tadi malam pun kami masih tidur di Timah sementara rumah sana ditungguin oleh Opung Samara yang kemarin datang membawa furniture dari Slawi. Nanti malam pun sepertinya kami belum bisa tidur disana, tapi...kita lihat saja nanti gimana deh.


Kayaknya sekian dulu posting singkatnya, karena musti nungguin tukang AC dan bersiap siap menuju ke Jagakarsa. Semoga bisa posting buat ceritain moving part 2 lengkap dengan fotonya :)   

Kamis, 20 Oktober 2011

Welcome dear...

Tepat tanggal 19 Oktober 2011 pukul 7:55 WIB lahirlah keponakan baru kami yaitu anak dari kakak bunda (mas Adhy & mba Mia). Bayi mungil nan cantik berjenis kelamin perempuan dengan BB 3,2 kg dan panjang 48 cm lahir di RS Mitra Keluarga Tegal melalui persalinan Sectio Caesario. Kenapa dipilih jalan operasi SC karena posisi ari ari dibawah sehingga menutupi jalan keluarnya.


Alhamdulilah kakak sepupunya Samara ini merupakan cucu ketiga Eyang dan Opung. Sebenernya mas Adhy sudah mempunyai anak sebelumnya tetapi anak yang diberi nama Amorita Anya Parest telah menghadap Illahi pada saat dia lahir yaitu di bulan November 2005 (maaf tanggalnya lupa). Kakak Anya terlahir dengan keadaan sudah tidak bernyawa (meninggal dalam kandungan dg usia kandungan 9 bulan) melalui persalinan normal. Semoga kakak Anya damai di sisi-Mu ya Rabb dan Insya Allah kakak Anya akan menjadi malaikat penolong bagi ayah bundanya kelak di akherat. Amin...


Kembali ke new comer kita, bayi cantik ini merupakan hadiah untuk Opung yang kebetulan kemarin ultah ke-66. Selamat Ulang Tahun ya Opung...Semoga panjang umur, sehat, murah rejeki, selalu disayang Allah, diberi kebahagiaan lahir batin dan diberi kemudahan dalam segala hal. Amin....
Jadi Insya Allah tahun depan ada yang merayakan ultah bareng niyy, asyik deh makan makannya dobel, ups tapi kadonya juga dobel...J


Alhamdulilah sekarang keadaan ibu dan bayinya sehat, tapi katanya sih ASI sang ibu belum keluar. Bunda selalu kasih support agar tetap berusaha menyusui walau ASI masih belum keluar karena sepengetahuan bunda hisapan bayi akan merangsang keluarnya ASI *cmiiw* Semoga sebentar lagi ASInya keluar sehingga kakak kecil bisa menikmati cairan emas terbaik yang Allah berikan dan bisa membuat badan sehat serta pintar. Amin...

Oiya trus nama si butet kecil itu kira kira sipa ya? Hhmmm....bocoran sedikit nih tadi pagi mas Adhy minta tolong bunda untuk memberi masukan nama yang bagus untuk anaknya. Sebenernya mas Adhy udah punya nama untuk suku kata ke 2 dan ke 3, nah...yang jadi masalah nama depannya siapa nih? Itulah yang diminta masukannya dari bunda dan eyang :) *ada ada aja yak.. hehehe* Dan bunda langsung memberi masukan nama Khalisa yang artinya bening/murni dan Khaira yang artinya yang mulia. Yah...kita tunggu saja mana yang diambil, tapi eyang sih sukanya dengan nama Khalisa karena kalo digabung dengan suku kata ke 2 dan ke 3 itu cucok banget dan bermakna. Just wait and see deh J

Dengan lahirnya si kakak kecil, kami sekeluarga mengucap syukur, berdoa dan berharap semoga kakak kecil menjadi anak yang sholehah, sehat, pintar, cantik lahir batin, menjadi anak yang beruntung fii dunya wal akherat, menjadi anak yang membawa rejeki bagi keluarga dan menjadi anak yang membanggakan kedua orang tuanya. Amin...

Welcome to Simamora family....
Ayooo...kakak kecil, kita ramaikan rumah eyang Slawi dengan Samara J

Senin, 17 Oktober 2011

Segalanya Akan Indah Tepat Pada Waktunya

Alhamdulilahirobbil allamin...tak henti hentinya kami mengucap syukur atas karunia dan kepercayaan yang telah Allah berikan pada keluarga kami. Setelah sekitar 2 tahun 4 bulan kami menikah dan tinggal di PIM rumah mertua indah, akhirnya pada hari Sabtu tanggal 15 October 2011 kami melakukan akad yang kedua yaitu akad jual beli rumah. Dan hari ini bunda melakukan pelunasan untuk pembayaran sisanya. Jadilah mulai hari ini 17 October 2011 rumah mungil yang berlokasi di bilangan Jagakarasa Jakarta Selatan resmi menjadi milik kami *sujud syukur* 
Sebenernya bunda pernah singgung tentang rumah mungil itu di cerita ini  


Jika melihat perjuangan untuk mendapatkan rumah ini, bunda jadi teringat segala perburuan selama 2 tahun ini, sampai bunda pernah hunting ke daerah nun jauh disana dan ternyata gak disetujui oleh eyang & opung Samara, terlalu jauh katanya. Ya wis...bunda cari tempat lain aja, emang sih eyang & opung penginnya bunda cari rumah yang dekat dengan saudara karena kebetulan 4 orang sepupu bunda tinggalnya di Jagakarsa dan ayah juga udah jatuh cinta dengan wilayah Jakarta Selatan ini.


Sekitar pertengahan bulan Juli bunda juga sempat hampir dapat rumah second di Jagakarsa, tapi lagi lagi gagal karena mungkin belum rejeki kami. Kami terus berdoa pada Allah agar diberi kepercayaan untuk memiliki rumah di Jagakrasa dan pada bulan September kami ditunjukan oleh Allah sebuah rumah baru yang kecil nan mungil. Proses negosiasi dan pengurusan nya pun sangat mudah dan cepat *gak kaya waktu mau beli rumah second itu* Satu pelajaran yang selalu Bunda pegang yaitu jika Allah menghendaki sesuatu PASTI "segalanya akan indah tepat pada waktunya". 

Dengan kepemilikan rumah ini, Ayah, Bunda dan Samara menghaturkan terima kasih yang sedalam dalamnya kepada :
  • Allah SWT yang telah memberikan amanah untuk memiliki dan merawat tempat tinggal bagi keluarga kecil kami
  • Yang terhormat Eyang dan Opung selaku pemegang saham terbesar *matur nuwun sanget Yang...* 
  • Yang tersayang Pakde Adhy dan Budhe Mia yang telah rela membantu kami baik moril dan material. 
  • Semua sepupu Bunda di Jagakarsa yang telah meluangkan waktunya untuk bunda recokin buat konsultasi properti gretong J
  • Semua teman dan pihak yang gak bisa disebutkan satu persatu *upss, udah kaya penulisan skripsi aja* J

Ya Allah, jadikan kami orang orang yang selalu bersyukur atas segala nikmat dan karunia-Mu...
Dan Jadikan pula kami orang orang yang pandai menjaga amanah-Mu...Amin

"Maka nikmat Tuhan-mu yang mana yang kamu dustakan" (QS Ar Rahman)

Rabu, 12 Oktober 2011

Ke-bay Panggang

Ini kali pertama bunda posting resep makanan. Sebenernya gak PD banget buat nulis ini karena bunda gak bisa masak *clingukan cari saputangan buat nutupin muka* tapi bermodalkan sok PD nekad akhirnya jadilah tulisan ini.

Sebenarnya resep ini aslinya (seperti yang bunda lihat di TV) berasal dari Ibu Sisca Soewitomo namanya adalah Kentang Wow. Tapi...bunda merubah namanya menjadi KeBay Panggang karena memang ada sedikit modifikasi ala Bunda *halah sok berasa masterchef...J

Mari kita intip bahan bahan apa saja yang dibutuhkan (pake ilmu kira kira juga sih..) :
  • 2 buah kentang
  • 50 gr bayam
  • 2 buah wortel
  • 1 butir telur ayam kampung
  • 100 cc susu uht
  • 50 gr keju parut
  • 1 sdm tepung maizena
  • lada & garam (optional)
Cara membuat :

  • Kentang dikupas dan potong bentuk wedges
  • Wortel dipotong bentuk korek api
  • Susun kentang di dalam pinggan tahan panas, masukan bayam dan wortel diatasnya
  • Di wadah terpisah kocok telur, tambahkan lada dan garam.
  • Larutkan tepung maizena dengan susu, perlahan lahan masukan ke dalam kocokan telur.
  • Siram adonan telur dan susu ke dalam pinggan yang berisi kentang, bayam dan wortel
  • Taburkan kaju di atasnya
  • Panggang sampai matang

Taraaa....begitulah resep jadi2an KeBay panggang ala Bunda. Oiya kenapa dinamakan KeBay *bukan Lebay ya...* ?
KeBay adalah kependekan dari Kentang Bayam *maksa banget deh Bunda...hehehe*
Alhamdulilah Samara doyan dengan KeBay ini, sampai sampai nih...saking excitingnya gak sempat bunda abadikan hasil karya ini. Insya Allah next time kalo bikin lagi akan difoto.
Biar tulisan ini lebih "berwarna" bunda tampilin aja deh foto Samara lagi sarapan dengan menu makaroni saos beef gravy J

Begaya dulu sebelum sarapan ^_^
  

Selasa, 11 Oktober 2011

19th months

Alhamdulilah....hari ini genap usia Samara 19 bulan. Sebelum menceritakan perkembangan Samara, Ayah dan Bunda berdoa semoga Samara menjadi anak yang sholehah, sehat, pintar dan beruntung dunia akherat. Amin.... *hug n kisses*

Mari kita list kepintaran anak bunda yang cantik ini *emak narsis* :
  • Jika ada yang memberi salam "Assalamualaikum", Samara sudah bisa menjawab "ikum salam"  
  • Kalo kemarin masih memanggil "Buda" sekarang sudah bisa dengan sempurna memanggil "Bunda"
  • Sudah bisa memberi tahu sesuatu, contohnya waktu di baju bunda ada semut, Samara langsung bilang "Bunda ada cemut" sambil tangannya menunjuk ke baju bunda *wah...terima ksh ya nduk atas informasinya*
  • Maunya memilih sendiri baju yang mau dipake. Pernah suatu waktu bunda mau pakein baju, eh..langsung ditolak dan bilang "Bunda pake emo" yang artinya pake kaos gambar elmo  
  • Suka pake sepatu orang dewasa dan sepatu bunda jadi sasarannya  J
  • Alhamdulilah deretan gigi bertambah 1 jadi totalnya 4 di atas dan 4 di bawah
  • Sudah bisa bilang "minum" bukan "num num" lagi
  • Kalo ada suara pesawat, reflex Samara teriak "awat awat"
  • Kalo udah ngantuk langsung bilang "minum cucu" dan "nina bobo" sambil narik narik baju bunda.
  • Kata kata yang paling sering diucapkan adalah "acuk alam" artinya masuk ke dalam, contohnya kalo mau masuk rumah, masuk kamar dan beresin mainannya untuk dimasukin ke kotak penyimpanan *oalah nduk...pintarnya kamu beresin sendiri mainannya*
  • Suka banget nonton Timmy time dan Shaun the Sheep, kalo udah ada film itu langsung teriak "cip...cip..cip.." 
  • Hobby feeding fish ikan tetangga J
  • Kalo bilang kata "mau" masih terbalik "amu", bunda udah berulang kali membenarkan tapi masih suka aja dengan kata kata "amu"
  • Suka joget joget kalo dengar lagu Barney atau lagu Elmo and Abby Cadaby, lucu banget jogetnya pake ndut ndutan kaki segala J 
  • TT masih belum juga L 
  • Oiya timbangan terakhir BB 10kg dan TB 77 cm.
Tetap sehat dan pintar ya sayang....We love you very much

Pake sepatu bunda, terbalik pula... ^_^

Jumat, 07 Oktober 2011

My First Medical Check Up

"Emang bunda sakit apa sih? kenapa musti medical check up (MCU) segala?"
Itu komentar pertama ayah ketika mendengar bunda mau Mcu, tenang Ayah....insya allah bunda sehat2 aja kok. Alasan pertama adalah mau mengetahui kesehatan bunda saja karena ada teman bunda yang merasa sehat wal'afiat tetapi begitu mcu ternyata dia kurang gizi padahal tuh badan teman bunda itu termasuk 'subur'. Nah....dari situ lah muncul keinginan bunda untuk mcu.

Diperkuat lagi dengan alasan sederhana bunda kalo mcu itu dilakukan untuk mendeteksi ada tidaknya berbagai penyakit di dalam tubuh sejak dini. Logikanya nih....kalo diketahui ada penyakit di tahap awal, perjalanan penyakit bisa dihentikan atau paling tidak dilambatkan laju pertumbuhannya. Emang, siapa sih yang mau sakit? Makanya sedia payung sebelum hujan (loh????) J

Trus...trus...alasan apalagi yang memperkuat bunda untuk mcu, ini dia yang utama....bisa diklaim ke asuransi kantor...alias gretong wkwkwk *emak irit* Dulu mcu hanya diperuntukan bagi karyawan yang usianya diatas 35 tahun, tapi mulai tahun ini karyawan yang usianya diatas 30 tahun udah boleh ikutan. Ooww...kebayang dong berapa usia bunda sekarang? *tutup muka*

Berbekal dari itulah bunda dan teman2 set schedule tgl 28 sept untuk mcu di kyoai healthcare yang berlokasi di wisma KEIAI (ex wisma Kyoei Prince). Janjian di TKP jam 8 pagi dan hari itu bunda dari rumah langsung menuju ke kyoai setelah sehari sebelum dapat ijin dari ibu bos untuk langsung kesana karena bunda pasti ngelewatin wisma keiai. Jadi...dari pada bolak balik mending langsung aja. Bunda sampai sana jam 8 kurang 10 menit, langsung nyerahin form yang udah diisi sebelumnya dan menyerahkan sample urine. Oiya untuk mcu ini bunda harus puasa dulu minimal 8 jam sebelum mcu.

Bunda dapat urutan no 2, oleh petugasnya bunda dikasih kunci loker dan dipersilahkan ganti baju serta menyimpan barang di loker. Setelah ganti baju pemeriksaan pertama dilakukan yaitu pengukuran tinggi badan, penimbangan berat dan pengukuran Body Mass Index atau Index Masa Tubuh (IMT) yaitu sebuah ukuran “berat terhadap tinggi” badan yang umum digunakan untuk menggolongkan orang dewasa ke dalam kategori Underweight (kekurangan berat badan), Overweight (kelebihan berat badan) dan Obesitas (kegemukan). Untuk rumus BMI dan kegunaannya bisa diintip di sini

After that, bunda diambil darahnya untuk dites hematology routine, ESR, WBC Classification, blood type, blood glucose fasting, lipid (fat) profile meliputi T-cholesterol, triglyceride, LDL, HDL. Selesai ambil darah langsung disuruh ambil sampel urine dan ternyata sample urine yang dibawa dari rumah udah gak berlaku, seharusnya yang dibawa dari rumah adalah *maaf* sample feses  (kurangnya informasi dari si koordinator kantor bunda, jadinya bunda besok harus balik lagi untuk ngasih sample feses) Setelah itu bunda udah boleh buka puasa makan minum, langsung aja bunda nyamber air mineral karena emang udah haus banget J


Saat sedang membasahi kerongkongan bunda dipanggil lagi untuk tes X-ray, dilanjutkan ketemu ibu dokter untuk dites blood pressure, eye examination, ear, kidney function test dan liver function tes. Keluar dari ruangan bunda diperbolehkan makan snack yang udah disedikan sambil nunggu tes teakhir yaitu ECG (EchoCardioGraphy) yaitu pemeriksaan denyut & irama jantung, posisi jantung di dalam rongga dada, kerusakan bagian jantung, gangguan aliran darah dalam jantung. Pemeriksaan ECG dilakukan dengan menempelkan 12 leads (alat penerima impuls listrik jantung) di beberapa posisi yang ditentukan termasuk di kedua tangan kita. 

Kelar sudah mcu bunda hari ini, untuk total pemeriksaan sekitar 1,5 jam (itu udah termasuk antri) dan hasilnya akan diberikan paling lama 7 hari setelah mcu.
Hari senin kemarin hasil mcu sudah tiba di meja bunda dan taraaaaa....hasilnya alhamdulilah semua pemeriksaan nilainya A yang artinya No problem hanya berat badan bunda saja yang berada di bawah ideal, sesuai dg BMI seharusnya berat bunda 47-48 tapi bunda sekarang beratnya cuma 42kg.
Hohoho....jadi inget pesan si ibu dokter, musti banyak makan ya bu... J *kabur*


berpose dulu sambil antri tes X-ray



Senin, 03 Oktober 2011

Imunisasi HiB 4, DPT 4 dan Polio

It's immunization time...
Minggu lalu adalah jadwal Samara (18 bulan) untuk imunisasi HiB 4, DPT 4 dan Polio. Seperti biasanya bunda make appointment dengan dr. Windhi Kresnawati di Markas Sehat, seperti cerita imunisasi sebelumnya bunda udah sreg banget dengan si dokter muda ini.


Hari Sabtu pagi 24 Sept meluncur lah kami ke Markas Sehat di Kompleks PWR Jl. Taman Margasatwa No. 60 Jatipadang Jaksel, sampai disana jam 9 pagi dan si dokter belum datang. Samara langsung ditimbang dan diukur tinggi badannya, drama babak pertama pun dimulai....Samara nangis gak mau ditimbang & diukur tinggi badannya. Alhasil untuk penimbangan Samara harus digendong bunda dan hasilnya BB Samara 10 kg *kok naiknya dikit ya nak...gpp deh yg penting sehat*. Untuk pengukuran tinggi badan, ayah bunda harus mencontohkan dulu lama kelamaan Samara mau diukur tapi itu pun msh pake acara mewek dan TBnya 77cm *alhamdulilah naik 2cm* Tak perlu menunggu terlalu lama, dr. Windhi pun datang dan Samara sbg pasien urutan pertama langsung masuk.


Babak kedua drama korea pun tiba, sesampainya di ruang dokter Samara nangis & betul betul gak mau diperiksa. Padahal 3 bulan yang lalu Samara pinter banget "ketemu" dengan si dokter sampai dipuji segala. Tapi kenapa sekarang jadi begini ya? Langsung saja bunda konsul mengapa Samara jadi posesif seperti ini? si dokter bertanya apakah pernah punya pengalaman buruk dengan orang baru? Setau bunda sih gak ada yaa...dan dokter bilang gimana dg sosialisasi dg teman2nya? Bunda langsung bilang aja kalo di kompleks perumahan yang sekarang ini jarang ada anak kecilnya jadi Samara jarang main dengan teman2 sebaya. Paling kalo ke rumah saudara sepupu Bunda aja di Jagakarsa Samara main dengan sepupunya yang udah kelas 4 SD. Dan kalo dilihat habit baru Samara sekarang emang maunya nempel mulu ke bunda kaya waktu menghadiri undangan ultah anak teman bunda L Kalo kata ayah lebih baik Samara dimasukan ke sekolah aja biar lebih berani berhadapan dengan orang lain.*meibi next posting adalah hunting sekolah* J

Karena Samara rewel alias nangis waktu diperiksa, jadi pemeriksaan kali ini banyak skipnya. Kalo biasanya dr Windhi lengkap banget periksanya tapi kali ini kurang lengkap karena sang pasien nangis beruraian air mata. Gak nunggu lama akhirnya disuntikan juga vaksin tetrax HiB dan diteteskan sebanyak 2 tetes vaksin polio. Oiya untuk harga vaksin tetrax HiB ada 2 yaitu yang pake deman (250k) dan yang gak pake deman (400k). Bunda bertanya lebih lanjut perbedaannya, ternyata kalo yang pake demam, kuman yang dimasukan adalah keseluruhan tanpa proses "pembersihan" tapi kalo yang gak pake demam kuman tersebut telah masuk terlebih dahulu ke laboratorium untuk "dibersihkan" jadi  penyebab demamnya udah tertinggal, makanya harganya lebih mahal karena kita harus membayar biaya lab-nya. Begitu keterangan dari sang dokter.


Pada dasarnya untuk imunisasi HiB, KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi) yang muncul itu adalah deman selama 72 jam dan bengkak pada tempat penyuntikan. Kedua KIPI tersebut dialami oleh Samara tapi alhamdulilah demamnya hanya 1 hari tetapi untuk bengkaknya sekitar 2 hari dan itu berhasil bikin Samara mengeluh kesakitan & jalannya agak2 pincang :) Untuk imunisasi polio sendiri cenderung tidak ada KIPI. Mengenai vaksin polio bisa dibaca disini.

Setelah kelar vaksin seperti biasa bunda konsul tentang tumbang anak, Alhamdulilah secara garis besar perkembangan Samara baik tetapi memang PR buat bunda untuk membuat Samara lebih berani.. Pulang dari markas sehat kami pun meluncur menuju Jagakarsa untuk nengokin rumah Samara *wannabe* yang sekarang sedang tahap finishing..*ups...curi start udah sounding duluan nih, maaf ini masih RHS* J