Jumat, 28 September 2012

Employee Gathering KL 2012 #part 3

Menyambung cerita part 1dan part 2

Setelah puas berkeliling sekitar pukul 13.00 KUL kami meninggalkan Genting dengan menggunakan bus pesiaran (kalo di Indonesia namanya bis pariwisata) menuju ke Chin Swee Caves Temple dengan menempuh waktu perjalanan 20 menit.

Chin Swee Temple merupakan tempat ibadah umat Budha dan bisa juga digunakan untuk meditasi. Informasi yang saya dapat dari sini, tempat ini dibangun dari sumbangan Tan Sri Lim Goh Tong, pemilik Genting resort & casino. Selain tempat ibadah ada juga pagoda dengan ketinggian 9 lantai dan patung Budha yang besar.

Disini kami hanya sebentar karena perut sudah keroncongan, waktu yang singkat ini hanya digunakan untuk foto bersama saja.


Foto bareng mbak bule


Di depan giant Buddha statue


Saking hebohnya kami foto foto, sampai ada mbak bule yang pengin ikutan foto bareng kami ^_^

Nah kalo yang ini kira kira pose apa ya? Pose angkat pagoda dengan 1 tangan? Ckckck..kalah deh Ade Rai dibuatnya ;p



Atau yang ini, kira kira gayanya udah mirip belum ya?



Karena lokasi ini berada pada ketinggian 4600ft dpl maka udah pasti pemandangannya bagus banget.


hiasan di atas kuil yang indah membingkai pemandangan alam
Untuk menuju kuil kami harus menaiki anak tangga terlebih dahulu.



hayooo...say cheese
Kami melanjutkan perjalanan lagi menuju resto untuk mengisi perut yang udah teriak. Di restoran seafood *lupa namanya* dalam satu meja kami duduk 8 orang. Menu yang dihidangkan ada 7 macam, sumpah saya sampai bingung mau makannya. Menu itu di antaranya ikan asam manis, cumi, sop ikan, sapo tahu seafood, telur dadar, ayam hainan, tumis baby kailan, hihihi banyak banget kan?

Kelar urusan perut kami lanjut perjalanan ke Chocolate Factory di kawasan perindustrian seri Kembangan. Di sana ada 3 choco factory berdampingan diantaranya yaitu Beryl's Chocolate Kingdom  dan Gallery.


Sebelum memasuki outlet Beryl's kami ditempelin stiker dulu oleh petugas, entah apa maksudnya?
Pintu masuk dibuka, terlihatlah jejeran mesin produksi coklat sebagai hiasan dan poster tentang produksi dari mulai buah coklat dipetik hingga menghasilkan coklat yang siap dimakan. Unik juga ya, outlet sekaligus kaya museum :)


di outletnya ada mesin pembuat coklat



Setelah itu terlihatlah jejeran coklat nan lucu dan menggemaskan tersusun rapi



Paket boneka dan coklat pun tersusun menarik, jadi gemes deh lihat boneka boneka itu



 Maccarone pun tak ketinggalan, cantik yaa...colourfull like a rainbow :)



Mari sekarang kita intip harganya? Berdasarkan pemantau saya yang dompetnya cekak harga coklat di sini mahal bok...Untuk 1 kotak coklat filling durian netto 150gr dibandrol harga MYR 25. Memang sih disana ada promo, beberapa item kalo beli 5 gratis 1. Tapiiii kalo menurut saya harganya masih mahal, mendingan harga di Genting. Teman saya yang gak beli di Genting sampai nyesek harus beli coklat di sini. Untungnya eike udah beli di Genting *emak irit tersenyum puas*

Oiya kelebihan di choco factory ini kita bebas meminta tester yang dibagi bagikan, dan kebayang dong...karena harganya mahal yang ada bukannya beli, kami malah cuma bolak balik nyicipin tester, hahaha..

Lanjut ke lokasi berikutnya adalah Istana Merdeka dan Merdeka Square, tapi...berhubung saat itu sedang ada acara 1 hari Malaysia maka Istana Merdeka ditutup. Oiya 1 hari Malaysia itu adalah peringatan hari jadi Malaysia yang jatuh pada tanggal 16 September.

Setelah gagal ke Istana Merdeka, mari kita lanjutkan perjalanan menuju Petronas Twin Tower the icons of Malaysia. Sampai disana sekitar jam 16.00 KUL, lagi lagi kami hanya diberi waktu singkat untuk keliling disana. Menara Petronas tingginya 452m, di antara kedua menara tersebut dibangun sebuah jembatan yang menghubungkan kedua menara pada lantai 41 dan 42. Dari inpoh yang saya baca, menara ini bisa bergoyang bila diterpa angin seperti halnya Marina Bay Sands di Singapura.

Di bawah twin tower itu, terdapat Suria KLCC yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan tersibuk di Malaysia dan terdapat pula Taman KLCC yang menyediakan trek joging, kolam bermain, dan tempat bermain untuk anak-anak serta mempertunjukkan kolam dengan air mancur simfonik (source : Wikipedia)



Ini di depan air mancur simfonik



Suria KLCC adalah highend mall dengan brand2 terkenal di dalamnya seperti Isetan (dept store besar di Jepang), Miu Miu, Prada, Guci, Coach, Tods, Burberry. Kalo saya lihat sih udah kayak Plaza Indonesia yaa.. Di lantai bawah depan outlet Vincci ada chocolate boutique yang harganya lebih murah dari Genting. Saya nyesel juga tapi ya sutralah...sudah terlanjur beli di Genting.

Saya penasaran dengan outlet Vincci, ya ampuuun...itu rame banget, mungkin karena lagi diskon kali yaa? Ada jam tangan lagi promo yaitu beli 2 only MYR 50, murce? yoi banget...hmmm, beli gak ya? *kekepin dompet sambil bekep mulut* ^_^


Pusat beli belah ^_^
Rasanya sepeti mimpi jalan2 di KLCC karena cuma sebentar, abistu cabcus ke Chinatown untuk makan sore di chinese food halal. Seperti biasa makan sore kali ini juga lauknya banyak kayak makan siang di Genting. Dalam 1 meja ada 7 lauk yang menunya kurang lebih sama. Cuma disini rasanya lebih nendang di lidah meski aroma jahe agak mendominasi. 

Kelar makan kita dikasih waktu untuk jalan jalan di Central Market, Petalling Street. Souvenir disini harganya lumayan murah, untuk kaosnya dibandrol harga MYR 10-15, gantungan kunci 1 renteng berkisar 5-10 MYR, tempelan kulkas, hiasan berbentuk twin tower dari yang kecil sampe yang besar ada juga. Ah..pokoknya surganya souvenir deh 

Suasana chinatown, gak jauh jauh banyak yang jual makanan dan dihiasi lampion merah di kanan kirinya. Disini kami cuma diberi waktu 1 jam untuk belanja, huaaa...mana cukup cyiin? Dan sesuai perjanjian kalo 1 jam lagi gak kumpul di meeting point maka akan ditinggal oleh rombongan.



Kami keliling sambil belanja souvenir dan tak terasa udah 1 jam lewat, buru buru ke meeting point, eh bisnya udah jalan bok...Ya sutralah kami balik lagi ke central market untuk belanja lagi, hahaha...Bersyukurnya setelah ini tidak ada acara lain, hanya acara bebas. Makanya kami lanjut pusing pusingnya :)

Akhirnya beneran pusing dan gempor, kami pulang naik taksi. Alhamdulilah sopir taksinya baik deh mau mengantar kita dengan muatan overload, yuppp...kami berlima. Aturannya nih, dalam 1 taksi hanya ada 4 penumpang tapi mungkin pak sopirnya iba melihat kami.

Sampai hotel, istirahat bentar kami cabcus jalan jalan menikmati Bukit Bintang (BB) yang jadi kawasan gaulnya abegeh Malaysia. Di sepanjang bukit bintang banyak mall bertebaran diantaranya Pavilion yaitu mall terpopuler saat ini dan mall baru yaitu Fahrenheit 88. Tapi saya gak menyambangi mall keren itu karena disamping uang saku udah tiris, mallnya juga udah mau tutup.

Selesai sightseeing BB balik lagi ke hotel, packing dan zzz...zzz dengan suksesnya. Capek banget cuy...

Bangun tidur kemas kemas bentar trus check out. Pagi itu jalanan basah karena hujan semalam dan pagi nya pun masih gerimis. Hari ini gak acara apa apa lagi kecuali mengunjungi Putra Jaya sebelum menuju airport LCCT.


Tiba di Putrajaya gerimis yang lumayan deras, saya bingung mau turun untuk sightseeing atau gak? Setelah cap cip cup kembang kuncung saya dan beberapa teman memutuskan turun. Basah gak masalah yang penting bisa lihat lihat, kan sayang banget udah sampai sini tapi gak explore, tul gak? 

Tak banyak orang yang mau turun untuk explore Putrajaya, mereka lebih memilih duduk manis di bis sambil melihat kita yang turun dan kehujanan ^_^

Putrajaya merupakan pusat administrasi dan pemerintahan di Malaysia. Putrajaya ini cukup menarik dari segi arsitektur dan tata ruangnya. Mulai dari uniknya bangunan kantor perdana menteri, megahnya Masjid Putra yaitu masjid bergaya arsitek Persia berwarna pink dan paduan berbagai desain modern dari departemen-departemen dan lembaga tinggi di Malaysia.

di depan Masjid Putra
Selain itu, ada beberapa jembatan penghubung yang didesain dengan cukup apik seperti Jembatan Sri Perdana dan Jembatan Putra.
Ssttt...foto bareng artis Dian Sastrowardoyo KW 1 dengan latar belakang Jembatan Sri Perdana ^_^



Alhamdulilah pas disini hujannya mulai reda jadi bisa foto foto ^_^




Di Putrajaya ini ada jembatan yang menghubungkan kantor pemerintahan Perdana Menteri dengan gedung lainnya *lupa nama gedungnya* dan di bawah jembatan itu ada lorong yang dikhususkan untuk jalan evakuasi sang Perdana Menteri jika terjadi kerusuhan

Perjalanan lanjut ke airport LCCT untuk pulang ke Jakarta. Sampai LCCT maksi dulu di Taste of Asia dengan menu nasi lemak dan teh tarik. Beeuuhh...meski lauknya cuma telur mata sapi, kering teri kacang, sambal dan lalapan tapi nasinya endess banget. Menurut saya nih dari beberapa kali makan di Malaysia cuma nasi lemak ini aja yang pas di lidah ndeso saya, hahaha... 



Jam 11.00 KUL check in dan langsung menuju ke gate untuk bersiap siap boarding. Yuk, mari kita berlepas dari Malaysia ^_^


Alhamdulilah tiba di Jakarta dengan selamat pada pukul 12.30.
Selesai sudah perjalanan senang senang kami. Semoga tahun depan bisa jalan jalan lagi karena denger dengar kemarin para bos sudah merencanakan untuk gethering di Thailand atau Vietnam. Yipiiii.....semoga terwujud yaa ^_^ 

Tapi karena budget per karyawan cuma segitu *minim*, makanya mulai sekarang di divisi saya diadakan tabungan piknik yang disetor sebulan sekali. Jadi seandainya nanti dananya gak cukup untuk ke Thailand kita rela nombokin demi jalan jalan lagi ;p

Info GAK penting dari saya, dari ketiga negara yang sudah saya datangi kesimpulannya adalah :
Malaysia adalah negara yang cukup anda datangi 1 kali dalam seumur hidup.
Singapura adalah negara yang boleh anda kunjungi lagi jika anda punyai uang lebih
Thailand adalah negara yang wajib dikunjungi untuk kedua kalinya.
Keren banget deh Thailand...pengin rasanya balik kesana lagi. Semoga tahun depan bisa beneran gathering ke Thailand *sambil berdoa*

Thailand....i'll be back someday ^_^

Rabu, 26 September 2012

Employee Gathering KL 2012 #part 2

Sambungan dari cerita yang ini

Setelah mengalami kejadian yang tidak mengenakan akhirnya di malam itu kami batal untuk sightseeing kawasan Bukit Bintang di malam hari, padahal katanya Bukit Bintang sekarang udah jadi kawasan gaolnya orang Malaysia, tapi nyang ada kita semua tidur dengan suksesnya.

Pagi hari bangun jam 05.30 KUL (di Jkt jam 04.30) buru buru ambil air wudhu trus sholat subuh. Selesai sholat subuh nyalain tipi eh...adzan subuh baru berkumandang, hahaha... Bergegas mandi dan siap siap karena acara kita hari ini puadaaatt banget. Di rundown acara kami harus breakfast jam 07.00 KUL etapi pas kita udah dandan cantik siap keluar dari kamar menuju restonya malah belum siap breakfastnya. Sambil nungguin kita poto poto aja dulu, hohoho...


DC Ops full team
Foto di atas adalah full team bagian saya DC Ops dan yang di depan pake kaos hitam adalah para bos. Coba dihitung berapa lelaki di bagian saya? Yup only 2, bener bener penyamun disarang perawan yaa..^_^
Mumpung suasana masih sepi saya narsis dulu di koridor hotel, Saya sukaaa banget dengan ceilingnya. Aselinya itu keren deh..



Tak lama kemudian kami breakfast dan cabcus menuju Batu Caves. Perjalanan dari hotel ke Batu Caves kurleb 30 menit. Jalanan pagi itu masih sepi mungkin karena masih pagi dan wiken pula. Sampai di Batu Caves kami cuma melihat lihat sebentar trus foto bersama. Padahal nih..menurut kamus besar Wikipedia, Batu Caves yang dipromosikan sebagai tempat ibadah umat Hindu itu terdapat 3 gua utama dan beberapa yang kecil. Untuk memasuki gua tersebut kami harus menaiki 272 anak tangga. Berhubung kami para emak emak yang gak mau capek capek naik tangga waktu kami terbatas makanya cuma berfoto aja di depan patung Murugan yang tingginya 42,7m.






Oiya ada tragedi di Batu Caves, kamera yang saya bawa jatuh dan gak bisa dipake lagi, hiksss...Ceritanya saya mau bergantian memfoto teman, eh pas teman saya melepas kamera untuk diserahkan ke saya, saat itu saya belum siap menerimanya, alhasil kamera jatuh dengan suksesnya akibat estafet yang gagal :(

Akhirnya saya cuma mengandalkan kamera henpun saja dan selalu mepet ke teman yang bawa DSLR biar kebagian jatah ^-^

Di Batu Caves ini waktu kami hanya sekitar 30 menit saja, then langsung menuju Genting Highland yang berlokasi di Pahang. Perjalanan dari Batu Caves ke Genting sekitar 1 jam. Kondisi jalanannya persis seperti kalo kita ke Puncak, namanya juga highland ya gak beda jauh sama Puncak lah hehehe...

Berhenti di Skyway station karena kami berencana naik Cable car menuju Genting. Lagi lagi menurut Wikipedia Genting Skyway saat ini merupakan kereta gantung tercepat dan terpanjang di dunia dengan panjang sekitar 3,38 km dari base station di Gohtong Jaya menuju puncak.


The station

Setelah antri sekitar 10 menit kami naik Cable car. Antrian disini panjang tapi cepat, gak seperti waktu Samara naik kereta gantung di TMII, waduh musti antri lebih dari 30 menit :(

Dalam 1 Cable car berisi 8 orang. Dengan mengucap Bismillah saya dan ke 7 orang teman yang semuanya perempuan naik Cable Car. 
Gimana rasanya? haduhhh...maknyus banget, antara takut dan senang, takut karena tinggi banget yaitu sekitar 2000m dpl, tetapi dibalik itu kita disuguhkan dengan pemandangan alam yang bagus banget.

Beginilah gambaran pemandangan yang menyeramkan menyejukan hati ^_^



Foto dipinjam dari sini
 Nah kalo yang ini aseli foto foto saya yang diambil dari henpun





Hohoho...ayo siapa yang fobia ketinggian? Kalo saya sarankan sih jika anda menderita fobia ketinggian jangan naik deh...saya aja yang alhamdulilah gak fobia agak serem juga naiknya. Tapi seruuuuu....^_^


senyam senyum sebelum tragedi ^_^
Pas lagi senang senangnya haha hihi menikmati pemandangan sambil berfoto narsis tiba tiba di tengah perjalanan, Cable Car berhenti, huaaaaa...kami semua teriak dan panik, muka pucat jangan jangan cuma cable car kita aja yang mandeg. Subhanallah...lutut saya sampai gemetar dan pikiran saya langsung teringat Samara. Hiksss...saya takut terjadi apa2, mengingat saya berada di atas jurang yang tingginya ratusan feet dan ini di negeri orang.

Haduuhhh...bener bener parno deh. Sambil muka pucat kami berdzikir dan berdoa semoga selamat dan cable car jalan lagi, Saya melihat kanan dan depan belakang ternyata semua cable car mandeg dan itu kurang lebih sekitar 3 menit.

Ya Rabb...meski hanya sekitar 3 menit tapi posisi kami di atas jurang, kami berasa seperti 3 minggu, lamaaaa banget cyiinnn :( 

Alhamdulilah setelah 3 menit berlalu, cable car jalan kembali dan jujur saya sudah ilfil untuk ber-haha hihi lagi di dalam cable car, yang ada sisa waktu itu kami pergunakan dengan dzikir dan berdoa semoga kereta gak mandeg lagi.

Setelah sampai di station, pengin rasanya saya sujud syukur.. Kami yang tadinya muka pucat sekarang berubah menjadi sumringah dan langsung heboh dengan cerita masing masing. Malah nih ada teman saya yang sampai nangis karena ketakutan yang luar biasa. Gimana gak takut wong di dalam kereta itu berisi 8 orang dan 4 diantaranya lelaki berbadan besar dan saat kereta berhenti teman saya yang berbadan tambun itu malah iseng menggoyang goyangkan kereta. Huaaa...yang ada temen2 perempuan saya jejeritan sambil berpelukan. Emang dasar tuh iseng banget si bapak :)


Wajah sumringah setelah lepas dari tragedi cable car ^_^

Memasuki kawasan genting kami berpencar tetapi sebelumnya diberitahu oleh Tour Leader letak meeting pointnya dan jam berapa harus kumpul kembali. Di Genting ini banyak mainan indoor dan outdoor. Saya lebih memilih indoor saja sambil jalan jalan shopping di toko toko yang ada di dekat meeting point. Saya sengaja gak mau jauh dari meeting point karena itu lokasinya luas banget jadi takut nyasar ^_^

Suasana permainan indoor, ada menara Eiffel dan patung Liberty juga loh. Tapi versi KW1 :) 


Eiffel i'm not in love ^_^

Patung Liberty ala Genting



Selain itu ada permainan outdoor seperti flying coaster 



Kalo saya lihat flying coaster itu lumayan banget deh untuk memacu adrenalin karena lika likunya dahsyat 

Karena Genting disebut juga Las Vegas-nya Malaysia maka mumpung disini saya masuk numpang foto di depannya aja 

Setelah muter muter di arena permainan saya mulai keliling di pertokoan. Banyak brand terkenal disana seperti Cotton On, The Body Shop dll. Sudah pasti yang menarik perhatian saya adalah Cotton On, hehehe...Masuklah saya ke outlet Cotton On sendirian karena rata rata semua teman saya kurang paham dengan brand ini. Tujuan saya yaitu cari barang diskonan dan ternyata ada sunglasses yang lagi promo. Emang sebenernya udah ngincer kecemete-nya sejak jalan jalan ke Singapur bulan Maret kemarin tapi gak nemu, ya sutra saat itu saya cuma konsen di Cotton On Kids untuk Samara.

Kali ini saya berhasil mengadopsi 1 kecemete karena lagi ada promo yaitu beli 2 only MYR 60, padahal harga aselinya 1 kecemete harganya MYR 50, hohoho...murce dong. Langsung saja geret dan racunin Hetty si my room mate yang katanya mirip Dian Sastro versi KW ^_^ dan ternyata berhasil sodara sodara... *bangga sbg penebar racun*
Selain kecemete, saya cuma beli coklat titipan ayah yaitu Tobl*rone yang gede itu, kayanya sih coklat bentuk segitiga yang besar itu gak ada deh di Jakarta makanya ayah rekues itu.

Oiya harga coklat disini lumayan murce, apalagi banyak promo buy 3 get 1 dan sebagainya, mayan kan buat oleh oleh. Meski abis ini itinerary kita ke Chocolate Factory di KL tapi gak menyurutkan nafsu belanja coklat kami di Genting, hehehe...*dasar emak emak ya*

Sebelum lanjut ke perjalanan berikutnya, to be continued dulu ah...soalnya sekarang udah jam 6 pagi mau siap siap ngantor, hehehe...




Jumat, 21 September 2012

Employee Gathering KL 2012 #part 1

Hari Jumat - Minggu, 14-16 September 2012 lalu saya dan teman teman berkesempatan mengunjungi negara jiran Malaysia dalam rangka Employee Gathering. Alhamdulilah tahun ini kita bisa nembus jalan jalan keluar negeri karena sebelumnya pada tahun 2008 ke Anyer dan tahun 2010 ke Pulau Dewata. Tahun kemarin kami skip jalan jalan karena budget yang tidak di acc ya iyalah wong ngajuin jalan jalan ke Eropa, hihihi...

Yup..ini adalah kali ketiga saya meninggalkan Samara untuk kepentingan senang senang kantor. Yang pertama yaitu waktu outing ke Bali yang bertepatan dengan ulang tahun Samara yang pertama, tak lama kemudian training di Bandung selama 3 hari dan ini yang terakhir. Untuk yang pertama dan kedua saya harus mempersiapkannya dengan sungguh2 karena ini ada hubungan nya dengan stok ASIP. Waktu itu kejar tayang, meski Samara sudah 1 tahun tapi belum doyan dengan susu UHT dan di sela sela kegiatan saya harus pumping. Kali ini saya agak santai karena gak pusing mikirin stok asip dan gak perlu pumping lagi ^_^

Hari Jumat itu hanya bermodalkan tas backpack yang bisa dijadikan troley bag juga, saya berangkat kantor seperti biasa. Berhubung saya di divisi operasional (meski bukan di kantor cabang) maka kami diharuskan kerja dulu sampai jam 11 siang untuk transaksi pengiriman dana ke bank lain.

Rombongan dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi 1 yang berangkat jam 11.30 siang untuk flight jam 15.00 dan sesi 2 berangkat jam 15.30 untuk flight jam 19.00. Saya kebagian sesi 1, jadi begitu sampai kantor saya buru buru menyelesaikan pekerjaan dan jam 11 kelar, etapi ada beberapa kerjaan yang harus saya titipkan pada teman yang berangkat sesi 2. Aseli...dalam hal ini teamwork sangat diperlukan banget dan alhamdulilah semua bisa saling back up kerjaan *ini salah satu yang saya suka dari team saya, kompak bo...* :)

Jam 11. 15 kerjaan kelar dan langsung cabcus ngumpul di lobby. Oiya gathering kali ini divisi saya berkolaborasi dengan divisi lain. Lagi lagi ini adalah hasil kerja teamwork antardivisi yang lumayan oke *begitu sih pujian dari para kadiv* Jam 11.30 meluncur ke bandara dengan bus sewaan. Trip ini kami menyewa jasa travel agency tapi pihak travel tidak menyediakan bus menuju ke bandara jadi kita ke bandara harus sewa bus sendiri.

kumpul di lobby kantor

Sampai bandara terminal 3 jam 12.15 disambut oleh tour leader yang akan menjadi guide kami selama ngetrip. Alhamdulilah banget jalanan kali ini bersahabat jadi bisa cepat sampai bandara, dan bagi kaum lelaki masih ada waktu untuk sholat Jumat. Nah, bagi para wanita langsung berpencar menuju restoran untuk mengisi perut.

Saya dan teman teman yang rata rata adalah emak emak ogi memilih masuk ke Monas Lounge untuk makan siang gratis disana, hahaha...Ceritanya ada salah satu teman saya yang punya kartu kredit Platinum bank UO* dan untuk dia masuk ke Monas Lounge itu gratis, tapii...kita kita yang gak punya kartu platinum bisa masuk juga dan menikmati maksi #makansiang# asalkan apply kartu kredit. What...cuma itu syaratnya? Wah...cemen banget deh. Tanpa babibu lagi kami langsung masuk, isi aplikasi dan santap siang gretong *sambil cekikikan abis*

Monas lounge
Urusan perut kelar, saatnya check in, meski kita ada 45 personel alhamdulilah gak ada kendala dan boarding pass sudah di tangan kami masing masing. Saya jadi teringat 2 bulan lalu teman saya dari divisi lain mau berangkat gathering juga ke Malaysia, eh...pas di bandara tiketnya bermasalah dan semua (sekitar 50 orang) gagal berangkat. Duh, kebayangkan gimana kecewanya teman saya itu, udah sampai bandara, udah pamit kanan kiri, udah prepare semuanya eh gak jadi berangkat. Rasa marah, kesel, malu, kecewa campur aduk jadi satu. Pulang lah mereka dengan hati kecewa dan rasa malu. Saya yang mendengar berita itu sampai gak tega menanyakan ke teman saya. Saya lebih memilih diam dan menunggu dia cerita sendiri. Akhirnya mereka minta pertanggungjawaban pihak travel dan emang sih ujung ujungnya 2 minggu kemudian mereka jadi berangkat tapi kan udah ilfil aja gitu...^_^

ehem...narcist ^_^
Saat boarding time saya menyempatkan telp Samara, eh...pas saya pamitan lagi, Samara lupa kalo saya mau pergi dan ditanya lagi : "bunda mau kemana?". Bunda : "ke Malaysia". Samara : "Malaysia-nya dimana?". Bunda : "di rumah Upin Ipin". Samara : "oh..Upin Ipin". Langsung nyambung deh ^_^

before departure
Tepat jam 15.15 kami berangkat, perjalanan memakan waktu 1 jam 50 menit, tiba di LCCT (Low Cost Carrier Terminal) jam 18.00 waktu Malaysia (KUL). Perbedaan waktu antara Jakarta dan Kuala Lumpur adalah 1 jam lebih cepat.
Tibalah saatnya cek imigrasi, satu persatu lolos tanpa pertanyaan, eh giliran saya ditanya macam macam sama si petugas. Pertanyaan pertama : "datang ke Malaysia untuk ape?" Saya jawab : "gathering". Petugas : "berape lame?" Saya : "3 hari". Petugas : "sudah punye tiket balik?" Saya : "sudah". Petugas : "mane tiketnye?" Saya diam sambil menyodorkan tiket. Kemudian finger check kedua telunjuk.
Aihhh...makcik, lengkap banget pertanyaanmu? Awak ini bukan pekerja ilegal kok...^_^
Teman teman saya sampai heran kok saya bisa ditanya macam macam? Entah lah...

safe landing, captain...






 Oiya beberapa sign di LCCT yang terasa aneh di telinga kita :)





Kelar cek imigrasi kami menuju bus yang akan membawa kami ke KL. Perjalanan LCCT ke KL kurang lebih memakan waktu 1 jam. Sepanjang jalan menuju KL kami disuguhi pemandangan pohon kelapa sawit di kanan kiri. Yupp.. memang LCCT berada di tengah tengah hamparan kebun sawit. 
Suasana jalanan malam itu lengang dan lancar, gak ada antrian di pintu tol keluar, gak seperti di Jakarta kalo mau keluar dari bandara pasti macet, belum lagi antri di pintu tol.  

Melintasi Putra Jaya yaitu pusat pemerintahan Malaysia dan stadion Bukit Djalil. Nah di stadion ini team Indonesia pernah dikalahkan oleh team tuan rumah. Gak di kandang sendiri gak di kandang orang, kok team Indonesia melempem banget ya? hihihi...

Memasuki daerah Bukit Bintang kami menuju hotel Corrona Inn di jalan Tong Shin untuk makan malam dan presentasi di restorannya. Hmm..hotelnya gak begitu besar dan makanannya juga kurang nendang di lidah. Karena kondisi kita laper, yaaa...apa boleh buat lah kita santap saja hidangan yang ada sambil dengerin bapak ibu bos presentasi. Oiya, disini saya heran kok makan malam di hotel pakenya piring melamin ya? Apa karena ini hotel kecil atau memang tradisi di sana seperti itu? Ckckckck...kami sampai geleng geleng kepala

after dinner
Setelah selesai makan malam kami berjalan kaki menuju hotel tempat kami menginap yaitu Golden Palace di jalan Pudu. Ya..memang kami makan malam dan menginap di hotel yang berbeda, etapi hanya dengan berjalan kaki santai sekitar 10 menit kami tiba di hotel. Posisi hotel Golden Palace ada di samping hotel Royal Bintang, kalo hotel Royal Bintang itu bintang 4 tapi kalo Golden Palace bintang kejora 3 sajah ^_^

Melintasi jalanan di Bukit Bintang sepeti layaknya melintas di jalan Sabang, banyak yang menjual makanan di pinggir jalan seperti chinnese food, satay, seafood, kari dan roti cane serta tak ketinggalan teh tariknya. 

Lagi asyik asyiknya melintas di depan hotel Royal Bintang tiba tiba di belakang saya ada yang teriak "copeeeeettttt" dan seketika itu saya lihat 2 orang pemuda berbadan besar lari kencang sambil cengar cengir melintas di depan saya. Jujur...saya bingung, loh kok di negeri orang ada istilah copet juga? Jangan jangan yang teriak itu teman yang berjalan di belakang saya? dan oalah...ternyata tebakan saya benar sodara sodara....henpun tipe BB teman saya dijabret pemuda berbadan besar itu. Ya Rabb, lemes seketika lutut saya. 

Ceritanya nih temen saya itu sedang foto2 di jalanan pake BB trus tiba tiba dari tangannya dirampas BBnya dan langsung lari si penjambret. Tangan teman saya sedikit tergores akibat rampasan itu.Herannya nih...kata temen saya, si copet masih sempet cengar cengir sebelum lari kencang.  Duh Gusti....saya gak bisa berkata kata lagi. Kami melanjutkan jalan kaki menuju Golden Palace.

Tiba di hotel kami menenangkan dan menghibur temen saya itu. Rencananya sih begitu sampai hotel taruh barang trus kita jalan lagi sekedar melihat suasana malam di Bukit Bintang, etapi...setelah ada kejadian itu langsung ilfil gak jadi keluar. Yang ada kami malah ngumpul di kamar hotel untuk menenangkan teman saya. Duh...ada ada aja yaa, belum apa apa udah kejadian tidak menyenangkan. Alhasil malam itu kami habiskan dengan kruntelan di hotel.

To be continue....


Selasa, 18 September 2012

Wiken Tanpa Bunda

Dear diary,

Aku mau cerita nih...
Wiken kemarin aku gak ditemenin sama bunda karena bundaku pergi ke rumahnya Upin Ipin. Katanya sih bunda ada acara employee gathering. Emang apaan sih employee gathering itu? Kata ayahku, itu adalah acara kumpul kumpul bunda sama temen temen kantornya. Oh begitu ya...^_^

Karena bundaku berangkat hari Jumat siang maka malam itu aku bobo berdua sama ayah. Pas ayah pulang dari kantor, aku nanya : "bunda mana, yah?" Ayah pun mengingatkan aku lagi, kalo bunda lagi pergi ke rumah Upin Ipin. Kata ayah, trus aku nanya lagi : "Dimana?" Ayah menjawab : "di luar negeri, seperti Samara waktu ke Singapur dulu". Lalu aku pun menjawab :"oh..gitu, naik pesawat ya yah?" Dan dijawab oleh ayah : "iya" ^_^

Malam itu aku baca doa sebelum bobo sama ayah terus di ninabobo-in sama ayah akhirnya aku tertidur. Nah pas jam 1 malam aku bangun panggil panggil bunda karena aku mau minum susu bunda tapi karena bunda gak ada akhirnya aku nangis. Ayah mencoba membujukku untuk minum susu coklat trus bobo lagi, tapi aku tetap aja gak mau dan nangis terus. Kata ayah aku nangisnya lama deh...hampir 45 menit sampai akhirnya aku capek dan bobo di dada ayah. Hihihi...

Pagi harinya aku bangun cari bunda tapi aku gak nangis lagi loh, kan aku ingat kalo bunda lagi ke rumah si Upin. Hari ini ayah berjanji mengajak aku untuk main ke rumah nenek dan menginap di sana. Horeee...aku seneng sekali, aku mau bobo sama nenek, tante Sitta dan tante Sherpa. Setelah mandi, sarapan aku dan ayah pergi ke rumah nenek, tak lupa mba Nike juga diajak juga loh...

Di rumah nenek aku senang deh, main main, lompat lompatan, cabutin bunga di halaman rumah sampai aku juga bantuin nenek menyapu halaman. Seru deh...

aku bisa menyapu halaman ^_^
Abis selesai menyapu, aku capek trus dikasih jus strawberry pisang buatan tante Sitta, slurrppp...hmmm enak. 

eh...ada puppies nemenin aku minum jus

glek...glek...
Setelah itu aku ketak ketik di depan komputer tante Sitta, aku nonton Elmo dan Barney di....hhmm, apa ya namanya? Oiya, kata ayah namanya You Tube. Abis itu aku makan siang dan main main lagi. Siang itu ayah menyuruh aku bobo tapi aku gak mau, aku maunya main aja. Sampai akhirnya sudah jam 3 sore aku kecapekan dan tiduran di sofabed sambil nonton Baby First, eh...aku malah ketiduran.

serius nonton dan dengerin Elmo dan Barney

Oiya kata ayah, bunda selalu nanyain aku rewel atau gak? Aku gak rewel dong...aku kan anak pintar, Bun...^_^ Sorenya setelah mandi dan makan, aku main main lagi sampai malam. Pas diajak bobo malam, aku gak mau. Pokoknya maunya main terus deh, sampai kemudian aku bobo jam 11 malam di sofabed. Sama nenek akhirnya aku dipindahin ke kamar. 

Diary, tahu gak?...

Hari minggu pagi aku bangun jam 6 trus langsung diajak nenek keliling kompleks. Hampir semua tetangga di kompleks rumah nenek mengenal aku karena aku kan pernah tinggal di sana. Aku juga ketemu bang Anin teman mainku dulu. 

Setelah jalan jalan aku mandi dan sarapan oatmeal keju bikinan mba Nike, enak deh..
Abis itu aku main main lagi, kali ini aku main sepeda statis nenek. Aku bisa naik sendiri loh...tapi ayah dan nenek malah khawatir takut aku jatuh. Tenang ayah, tenang nenek..aku baik baik saja ^_^ 

Siangnya setelah makan aku gak mau diajak pulang padahal ayah mau jemput bunda. Aku nangis kencang, dibujuk pun aku gak mau karena aku masih mau bermain. Akhirnya ayah jemput bunda dulu terus jemput aku di rumah nenek. Pas bunda datang aku masih bobo. Bangun tidur aku panggil panggil ayah eh yang datang bunda. Horeee...bundaku sudah datang, senang deh aku ketemu bunda lagi, aku langsung peluk bunda dan gak mau lepas dari pelukan bunda. Aku kangen bunda..

Setelah mandi sore aku mau diajak pulang dan aku pamit sama nenek, tante Sitta dan tante Sherpa. 
Terima kasih ya nenek dan tante yang sudah menemani aku selama bunda pergi.. Insya Allah minggu aku main lagi yaa...


-Samara-