Selasa, 31 Desember 2013

Kaleidoskop 2013

Ini adalah postingan terakhir di tahun 2013 dan seperti tahun lalu saya mencoba untuk merekap perjalanan hidup keluarga kecil kami selama 1 tahun. Meski sebenarnya ceritanya sudah pernah tayang di blog tapi lebih enak kalo saya bikin kaleidoskop  kecil kecilan :)
 

Yuk kita mulai dari bulan

Januari

Alhamdulilah di awal januari saya bertambah usia dan mendapat kejutan manis dari seorang sahabat yang tinggal di Bali. Sahabat saya itu merancang kejutan dengan berkolaborasi sama si Ayah dan sukses bikin saya terharu. Di bulan Januari ini juga saya bisa kopdar dengan beberapa teman blogger dan salah satu yang paling seru adalah Pinisi Family Gathering dimana saya bertemu dan berkenalan dengan dengan teman blogger seperti Bunda Kanaya, mak Myra Anastasia, Teh Erry yang jauh jauh datang dari Bandung kemudian juga bertemu dengan makpon KEB mak Mira Sahid yang berhasil mengajak saya masuk ke KEB.
 

Februari

Tanggal 7 Februari 2013 tercatat sebagai First Day School Samara. Alhamdulilah hari pertama sekolah sukses banget, Samara berani naik school bus sendiri, cuma dadah dadah aja sama bunda di rumah, gak diantar ayah bunda ke sekolah, gak ditungguin selama belajar, gak pake acara nangis. Saya yang saat itu cuti dan bersiap2 untuk mengantar Samara ke sekolah jadi urung melihat kemandiriannya. Tapi tetap saya dan ayah ke sekolah meski abis itu langsung pulang karena melihat Samara enjoy banget di hari pertama sekolahnya. Alhamdulilah Samara berani dan mandiri. We proud of you, nak…


Maret

Alhamdulilah Samara berulang tahun yang ketiga dan untuk memeriahkan acara ultahnya, saya menggelar Give Away Ultahku. Tak disangka tak diduga peserta GA ultahku membludak. Beneran kaget banget karena ini adalah GA pertama dan bisa dikatakan sukses. Tepat di hari ulang tahun Samara tidak ada perayaan yang meriah, kami bertiga berkumpul dan Samara tiup lilin di kedua kue ultahnya. Keesokan harinya saya hanya membuat nasi kuning dan dibagi bagikan ke saudara dan tetangga.   


April
Menulis cerita seru pengalaman Samara minum susu yang diikutsertakan dalam blog competition Greenfileds. Dari tulisan itu berhasil meraih juara 2 dan mengantongi voucher belanja senilai 1 juta rupiah. Ini adalah menang GA terbesar di semester pertama tahun ini. 

Mei
Alhamdulilah bisa mudik dan jalan jalan ke kota batik bareng keluarga. Di bulan ini juga pertama kalinya saya memberanikan diri ikut lomba blog Srikandi Blogger dan seperti yang diduga saya tidak menang, hihihi... karena memang tulisan emak2 blogger KEB itu keren keren banget. Tapi gak masalah karena saya termotivasi untuk belajar menulis lagi. Cita cita saya semoga tahun depan bisa ikutan dalam kemeriahan Srikandi Blogger, syukur syukur masuk dalam salah satunya. Amiiiinnn :) *semogabukankhayalanbabu*

Juni
Alhamdulilah bulan Juni tepat usia pernikahan kami yang keempat dan alhamdulilah juga Allah berikan kami kepercayaan pada keluarga kami untuk mempunyai sebuah kendaraan yang bisa melindungi Samara biar tidak kehujanan dan kepanasan. Yaah..bisa dikatakan itu sebagai hadiah ulang tahun pernikahan kami. 

Juli
Bulan ini Samara menerima rapor untuk pertama kalinya. Alhamdulilah Samara bisa mengikuti kegiatan di sekolah dengan baik dan berhasil mengukir rapor pertama dengan sangat baik. Terima kasih, nak... Bulan Juli juga merupakan bulan Ramadhan dimana saya mendapat berkah Ramadhan yaitu menang di beberapa giveaway. Alhamdulilah....  
Agustus
Bulan ini tercatat sebagai bulan paling tidak produktif. Mengapa? Karena dalam sebulan saya hanya posting 4 cerita. Bahkan cerita lebaran saja saya harus late post dan tidak menuntaskan ceritanya dengan baik. Hufff... Di bulan Agustus juga Ayah berulang tahun dan lagi lagi tidak tercatat di blog ini. Maaf bunda yaa yah... Bulan Agustus sempat menulis cerita Hand in Hand berbagi yang lagi lagi diikutsertakan dalam blog competition 
Lebaran
September
Keluarga kami kedatangan tamu kecil teman teman Samara dalam rangka home visit. Seru sekali menjamu teman sekolah Samara dan mengenal mereka lebih jauh. Bulan September juga mendapat project #DearDaughter dari KEB yang menulis cerita tentang si anak wedok. Ah.. I'm proud to be KEB family :)

Oktober
Lagi lagi tentang KEB, saya berhasil mengikuti #30HariBlogChallenge hajatan KEB dan Acer. Meski tidak menang tapi alhamdulilah gak putus di tengah perjalanan alias tidak diskualifikasi. Bulan ini juga postingan banyak diwarnai dengan mengikuti blog competition dan Alhamdulilah salah satunya postingan PLN Bersih berhasil menang.

November
Alhamdulilah saya berhasil memenangkan Sharing Blog Competition Hand in Hand dan berkesempatan mengikuti memorable trip ke Nias berbagi bersama anak anak Nias. Kemenangan ini merupakan hadiah terbaik yang pernah saya raih selama kurang lebih 2 tahun ngeblog. Di bulan November juga saya sempat jalan jalan dibayarin kantor ke Bangkok dan kopdar dengan mama Hilsya.

Desember
Gak banyak yang diceritakan di bulan Desember ini. Saya hanya menulis tentang perjalanan employee gathering yang sangat sangat late post. Paling banter saya menulis cerita Samara bermain di Seaworld. Seharusnya ada beberapa cerita yang harus terbit yaitu cerita seru Samara nonton Frozen, penerimaan rapor Samara yang kedua dan cerita mudik kemarin. Maaf bulan ini agak kurang produktif karena lumayan riweh urusan domestik rumah tangga gegara si mbak mudik:)

Alhamdulilah secara garis besar di tahun 2013 beberapa resolusi tercapai. Semoga tahun depan akan menjadi lebih baik lagi dan keluarga kami selalu diberi kesehatan, keberkahan dan rejeki yang barokah. Semoga juga tahun depan bisa makin rajin nulis dan resolusinya bisa menghadirkan Samara seorang adik. Amiin...

Selamat Tahun Baru 2014 untuk semuanya teman blogger, semoga tahun depan menjadi lebih baik.

*brbnyarikuebuattiuplilinbesok*

Sabtu, 21 Desember 2013

Mendongeng Untuk Semua

Saya mengenalnya sejak tahun 2006 dalam sebuah komunitas bernama 1001buku, kebetulan saat itu dia menjadi seorang Penanggung Jawab Kegiatan (PJK). Dia seorang yang aktif di dunia buku dan anak. Kiprahnya untuk anak anak sudah tak diragukan lagi. Setiap kemunculannya di antara kerumunan pasti membuat anak anak tertawa senang. 
Adalah Mochamad Ariyo Farid Zidni yang lebih dikenal dengan sapaan Kak Aio. Dia seorang pustawakan yang hobinya membaca dan mendongeng. Mendongeng sudah menjadi bagian dari hidupnya. Kak Aio dikenal sebagai seorang pendongeng yang sekarang sudah melebarkan sayapnya ke tingkat internasional.

Foto diambil dari sini
Kegiatan Kak Aio lainnya adalah menjadi pengajar dongeng untuk pelatihan, workshop hingga menjadi dosen di Universitas Indonesia. Selain menjadi pendongeng dia juga menulis cerita, hingga dipercaya menjadi narasumber Bengkel Sastra dari Pusat Bahasa untuk kelas Apresiasi Mendongeng dan Penulisan Dongeng ke kota-kota di Indonesia. 

Sejak tahun 1999 kak Aio memulai kegiatan dongengnya dan banyak kegiatan sosial yang dilakukannya dengan mendongeng seperti Trauma Healing Pasca Tsunami Aceh, Gempa Bantul Jogja, Tsunami Pangandaran, Banjir Besar Jakarta hingga Pasca Erupsi Gunung Merapi Jogja lalu juga dongeng di Taman Bacaan Masyarakat, Panti Asuhan, Rumah Sakit dan acara sosial komunitas lainnya. Itu semua dilakukan dengan suka rela tanpa imbalan apapun.

Sosok kak Aio yang saya kenal adalah pribadi yang sangat menyenangkan dan ceria dimanapun berada. Selalu ada gelak canda di setiap pertemuan kami. Selalu ada pelajaran yang saya terima saat berinteraksi dengannya dan pelajaran itu bukan hanya dari ilmu dongengnya. Kak Aio juga salah satu sahabat lama suami saya. Mereka sudah bersahabat sejak duduk di bangku SMA, jadi sosok kak Aio sudah tak asing lagi bagi saya dan suami.

Beginilah awal perkenalan saya dengan Aio, saat kami sama sama aktif di Komunitas 1001 Buku.
Tebak..saya yang mana ya? *buru buru ambil kerudung* :)
Buat kak Aio mendongeng adalah bagian dari hidupnya dan sudah mendarah daging. Dia tak segan segan untuk menyebarkan virus dongeng kepada siapapun karena menurutnya mendongeng adalah kegiatan berbagi, kegiatan sosial dan bukan profesi. Dengan tujuan berbagi cerita untuk keceriaan, motivasi, inspirasi dan imajinasi. Maka dari itu kak Aio tak pernah segan berbagi ilmunya lewat workshop dongeng gratis yang selalu diadakan setiap minggu.

Karena mendongeng merupakan kegiatan berbagi maka kak Aio dan teman teman tergerak untuk mendirikan Komunitas Ayo Dongeng Indonesia dimana mereka tergabung menjadi Relawan Dongeng. Komunitas sosial ini bertujuan menyiapkan para Relawan Dongeng dengan bekal ilmu mendongeng dan menjaring lebih banyak lagi relawan. Setelah para relawan sudah mendapat bekal yang cukup maka tugas selanjutnya adalah mengkampayekan kegiatan mendongeng bagi anak Indonesia. Saat ini sudah ada 30 relawan yang siap mendongeng secara gratis untuk anak anak Indonesia. Wooww... keren banget yaa..

Pernah dalam suatu percakapan saya bertanya kepada Aio sebenarnya siapa sih target utama penyebaran virus dongeng? Dan dia menjawab semua orang bisa mendongeng, jadi targetnya adalah semua orang tanpa terkecuali. Orangtua bisa belajar mendongeng untuk anaknya, guru bisa mendongeng untuk anak didiknya. Kakak bisa mendongeng untuk adiknya dan seorang anak bisa mendongeng untuk temannya. Jadi mendongeng untuk semua. 

Teringat ketika saya hamil dan bertemu dengan Aio, pada kesempatan itu saya mendapat wejangan dan wanti wanti agar setiap malam sebelum tidur DIWAJIBKAN membacakan buku cerita atau mendongeng kepada si janin. Aio menggarisbawahi kata kata diwajibkan karena dengan mendongeng, si janin akan merasakan sensasinya dan pasti akan merespon jika diajak berinteraksi. Jadi ada intimacy antara anak dan orangtua.

Karena kata kata Aio itulah tiap malam saya dan suami bergantian mendongeng untuk si jabang bayi. Kegiatan sederhana itu saya lakukan dengan senang hati, saya juga mulai membeli buku cerita anak. Eh... benar juga, saya merasakan sensasi dongeng setelah kelahiran si kecil Samara. Setiap malam sebelum tidur Samara selalu minta dibacakan cerita atau meminta saya mendongeng. 

Samara juga kerap bercerita dan mendongeng di depan boneka boneka kecilnya yang dijejer rapi. Melihat tingah lakunya saya jadi berpikir dan membuktikan sendiri ternyata benar mendongeng itu membangun imajinasi anak. Wowww... ternyata luar biasa sekali yaa efek mendongeng.  
Gaya Samara membacakan buku pada boneka bonekanya sebelum bobo :)
Karena cintanya Samara dengan buku dan dongeng maka beberapa waktu lalu saya sengaja mempertemukan Samara dengan kak Aio di Taman Topi Bogor dimana setiap bulan kak Aio selalu mendongeng disana. Samara bermain sambil mendengarkan dongeng di Taman Topi dan yang kedua yaitu acara Berbagi senyum dengan Sesame Street yang saat itu ada story telling oleh kak Aio.

Saat mendongeng, kak Aio selalu tampil gaul dengan kostum dan topinya.
Foto diambil dari sini
Kak Aio selalu ingin mendongeng dengan jarak yang dekat dengan anak anak seperti yang saya lihat di Taman Topi dimana seorang anak diajak naik panggung untuk menemani mendongeng.

Foto koleksi pribadi
Selain itu untuk menghindari anak bosan duduk mendengarkan dongeng, kak Aio selalu mengadakan permainan aktraktif dengan anak anak. Seruuu deh..kalo kak Aio sudah begini. Gaul banget deh pokoknya :)
Foto koleksi pribadi
Senang rasanya bisa mengenal Aio karena dari dialah saya bisa belajar banyak tentang dongeng. Banyak inspirasi dan imajinasi yang terbangun dari membaca dan mendongeng. Saya juga dapat merasakan sensasi dan efek positif mendongeng bagi si kecil Samara.

Terima kasih Aio sudah menularkan virus dogeng kepada saya dan keluarga. Semoga nantinya makin banyak lagi orang yang tertular virus mendongeng. You're my inspiration of story telling, guys... :) 

Buat siapa saja yang ingin belajar mendongeng dan berbagi kegiatan mendongeng gratis untuk sesama, bisa menghubungi kak Aio twitter: @aiodongeng atau bisa meluncur ke http://aiodongeng.com/

Yuk kita sama sama belajar dongeng dan mengkampanyekan dongeng untuk semua... :)

Keluarga Qudsy dan sang pendongeng :)

 "Blogpost ini diikutsertakan dalam Lomba Ultah Blog Emak Gaoel"
 

Rabu, 18 Desember 2013

Bermain di SEAWORLD

Sebenarnya acara jalan jalan ini udah dari bulan lalu tapi baru bisa cerita sekarang. Jadi ceritanya hari sabtu kami jalan ke ancol dengan tujuan utama yaitu sea world. Berangkat dari rumah jam 11 siang karena harus kondangan dulu di rumah tetangga. Sebenarnya sih udah kesiangan banget kalo kita jalan jam segitu, kebayang jalanan yang macet.. tapi apa boleh dikata saya udah janji pada Samara untuk mengajaknya ke Sea World.
Seperti dugaan saya, jalanan sabtu itu macet luar biasa. Di mobil Samara dan saya udah kecapekan yang akhirnya kami tertidur. Tepat jam 1 siang tiba di ancol, langsung menuju Seaworld tapi sebelumnya sholat dhuhur dulu di masjid Baiturrahman yang lokasinya dekat Seaworld. 

Gerbang Ancol yang khas banget
Sebelum masuk seaworld saya lihat dulu jadwal pemberian makan ikan dan ternyata sebentar lagi saatnya feeding fish. Wah langsung buru buru masuk. Oiya HTM untuk weekday Rp. 60.000 dan weekend Rp. 70.000 untuk anak usia di bawah 2 tahun gratis dan untuk Lansia (usia 55 tahun ke atas) hanya membayar Rp. 36.000.
Begitu kita masuk, pengunjung sudah duduk manis di depan aquarium utama untuk melihat pemberian makan ikan. Kami kebagian di belakang otomatis Samara harus digendong agar bisa melihat pertunjukan tersebut.
Setelah feeding fish kelar kami menuju touch pool untuk melihat penyu kecil dan ikan pari kecil. Di touch pool kami bisa menyentuh penyu tersebut asal dengan catatan harus dengan lembut yaa.. 
Touch with heart..
Puas menyentuh penyu kami menuju aquarium ekosistem terumbu karang yang berisikan kecil kecil seperti nemo dan ikan hias lainnya. Cantik cantik dan colourfull deh ikannya. Oiya tak lupa kami melihat dugong (ikan duyung yang besar) dan gurita besar yang saat itu sedang bobo. Lanjut masuk ke dalam glow theater, ada apa disana? 
Yupp…itu adalah tempat pemutaran video dokumentasi sekelompok peneliti hewan dan biota laut lainnya. Di dalamnya ada Biota Oseanik Mortem dan ada ikan ikan yang diawetkan, yaa…macam museum ikan lah. Di sini juga ada fish dip yaitu terapi ikan.
Setelah itu kami masuk ke Lorong Antasena yaitu lorong bawah air sepanjang 80 m yang dioperasikan dengan pijakan berjalan otomatis dengan kubah tembus pandang (sumber: wikipedia). Sejujurnya saya baru tahu kalo itu namanya Lorong Antasena loh... hehehe..
Sukaa sama ekspresi keduanya..
Di dalam lorong itu Samara excited banget, lihat saja ekspresi wajahnya... Banyak pertanyaan yang keluar dari mulutnya yang mengharuskan saya menjawab dengan benar. Padahal nih pengetahuan saya tentang ikan sangat minim. Ada pertanyaan yang belum bisa saya jawab juga. Ayoo nak kita belajar sama sama yaa :)

Keluar Lorong Antasena kami menuju Shark Aquarium yang sudah dipenuhi orang. Ternyata sebentar lagi akan ada pemberian makan ikan hiu. Horeee... mari kita lihat atraksi feeding shark-nya.
Tak terasa jam sudah menunjukan hampir pukul 4 sore, wah lumayan lama juga kami explore Seaworld. Kami memutuskan untuk mengakhiri petualangan dan belajar mengenal ikan. Oiya sedikit tips ke Seaworld, the best time masuk seaworld adalah siang jam 1 karena saat itu sedang ada aksi feeding fish, Kalau ke seaworld jam 11 an rugi yaa karena gak bisa dapat moment itu.

Saat pulang menuju pintu keluar ada toko yang menjual berbagai souvenir. Ada boneka, kaos, aksesoris dan masih banyak lagi...
Untung banget pas lewat toko souvenir itu Samara gak minta beli, hehehe...Good girl nak.. :)
Kami pun keluar dari Seaworld dan si kecil Samara minta foto di depannya. Eheemm...kenapa Samara sekarang jadi gak bisa jauh dari kamera ya? :) Dari seaworld kami kembali ke masjid untuk sholat Ashar trus lanjut jalan jalan ke pantai.


Tibalah kami di Pantai Ria, disana ada playground gratis. Yo wis Samara main di playground sama pengasuhnya mba Keke
 
Trus ayah bunda Samara ngapain? Hehehe…sore itu kami berdua menikmati pantai dan perahu perahu yang bersandar di tepian sambil ngobrol. Woww…berasa kaya jaman pacaran J Setelah Samara puas bermain kami memutuskan untuk pulang karena hari sudah menjelang petang. 


 Senang rasanya mengajak Samara ke Ancol, bermain sambil belajar mengenal ikan kemudian menghirup udara pantai. Ah…kapan kapan kita jalan jalan ke Ancol lagi ya nak… karena Bunda masih penasaran sama Eco Park, hehehe…  :)

Jumat, 13 Desember 2013

Tentang Keindahan...

Beberapa minggu yang lalu hampir setiap hari menjelang maghrib, alam memamerkan keindahannya. Allah menunjukkan keagungan ciptaan-Nya yang benar benar membuat saya kagum dan tak henti bertasbih.

Siapa yang tidak takjub akan kebesaran-Nya jika disuguhi pemandangan cantik seperti ini?
Lembayung senja nan cantik

Perpaduan warna alam yang mengagumkan
Kedua foto ini diambil dari Jalan Ampera Raya di hari yang berbeda. Kalo tidak salah 2 hari berturut turut, setiap sore langitnya benar benar cantik..

Bagaimana dengan yang ini? gak ada kata kata selain Subhanallah yang keluar dari mulut saya ketika melihatnya.
Kabel yang terjulur menambah alami pemandangan ini :)
Foto ketiga diambil di daerah Ragunan, saat itu saya melihat langit yang cantik langsung buru buru minta teman saya berhenti sebentar dan mengabadikan. Iyaa saat itu saya pulang kantor nebeng sama teman :)

Untuk foto keempat diambil di atas motor yang sedang melaju di daerah Jeruk Purut. Hasil fotonya agak sedikit blur tapi tidak menyurutkan saya untuk mengagungkan asma Allah.

Selain foto senja, saya juga berhasil mengambil foto saat travelling ke Bangkok kemarin.
Jika saya ditanya Apa yang kau pikirkan ketika melihat keindahan seperti ini? Saya tak henti bersyukur...apalagi jika saat itu posisi saya sedang menjadi seorang musafir, sudah pasti mulut ini selalu berdoa untuk keselamatan perjalanan.

Saya bersyukur bisa menikmati keindahan alam ini, lantas apakah besok kita masih bisa menikmatinya? Menilik sejenak pada kejadian tabrakan maut kereta api di Bintaro hari senin lalu? Siapa yang menyangka Natalia seorang mahasiswi yang hendak berangkat ke kampus untuk menuntut ilmu itu tewas terbakar di dalam gerbong? 

Kemudian minggu ini juga seorang teman kantor kehilangan Asisten RT nya yang meninggal saat tidur. Jadi ceritanya pagi itu sang ART yang biasa bangun subuh kok sudah hampir jam 05.30 belum bangun juga. Saat teman saya mendatangi kamarnya ternyata sang ART sudah tak bernyawa. Innalilahi wa inna illahi rojiuun..
 

Tak ada seorang pun yang tahu kapan tiba ajalnya? Kita hanya bisa berbuat sebaik mungkin, beribadah semaksimal mungkin dan berdoa semoga diberi kesehatan dan keselamatan. Dan saya hanya bisa mengutip dari apa yang pernah saya dengan bahwa Berjuanglah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya dan persiapkanlah untuk akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok".

 

Happy Friday All…
 
*EdisiJumatMenujuSholehah*    



Kamis, 12 Desember 2013

On 44th and 45th months

11 Desember 2013

Dearest Samara,

Sebelumnya bunda meminta maaf atas keterlambatan update perkembanganmu bulan November kemarin. Iyaa bulan lalu bunda disibukan dengan beberapa kegiatan hingga lalai menuliskan segala celotehmu. Bunda terlalu egois, bulan lalu seluruh postingan blog ini didominasi oleh kegiatan bunda. Dari kelima postingan itu tak ada satupun postingan tentang kamu, nak...

Oleh karena itu, kali ini bunda akan menebus kelalaian ini dengan merapel cerita perkembanganmu. Alhamdulilah 2 bulan ini Samara bertambah kepintaran meski sempat 2 kali kehilangan keceriaan akibat demam, batpil, sariawan dan sedikit drama jatuh dari tempat tidur tapi tidak menyurutkan Samara untuk tetap beraktifitas.

Bunda senang sekali dengan perkembanganmu di sekolah karena menurut salah satu miss-nya, Samara selalu menjadi "pioneer" di kelasnya. Semua temannya diatur oleh "pemimpin cilik bunda" dan mereka menurut jika diatur olehmu. Bunda percaya kamu pasti mengatur teman temanmu yang baik kan Nak? Karena miss-nya juga bercerita pada bunda kalo Samara sudah terlihat kemampuan leadership nya. Ahhh... bunda jadi bangga sama kamu sayang... Semoga Samara bisa menjadi contoh yang baik bagi teman temanmu.

Di usia ini kamu juga sudah fasih bacaan sholat, baik itu doa saat ruku, i'tidal, sujud dan sebagian doa iftitah. Semoga tahun depan Samara sudah hapal semua doa dalam sholat yaa...

Selain doa itu , kamu juga selalu mengingatkan bunda untuk sholat jika mendengar suara adzan. Usia sholat sholat pun bunda disuruh dzikir terlebih dahulu sambil berujar : "Bunda, baca subhanallah dulu 7 kali" hehehe... Jika bepergian ada barang yang selalu kau bawa kemanapun yaitu tas mukena lengkap dengan sajadah kecilmu. Seperti saat kemarin ketika belanja bulanan, kamu tak lupa menenteng mukena kecilmu dan lagi lagi mengingatkan bunda untuk sholat. Ah.. kamu udah jadi "satpam kecil" bunda deh. Terima kasih nak.. 


Kamu juga sukaa sekali kemana mana pake jilbab, malah maunya setiap ke sekolah pake jilbab. Ahhh...bunda sih gak keberatan dan belum mewajibkan Samara pake jilbab, semua masih terserah kamu, sayang...
Princess ini hijab
Dua bulan ini nafsu makanmu sedang berada di puncak, setiap hari minimal 4 kali makan berat yaitu sarapan pagi, bekal ke sekolah yang selalu minta dibawakan nasi bento, makan siang dan makan sore. Bahkan pernah suatu hari bunda menyuapi Samara 5 kali makan. Wahhh...bunda senang sekali kamu makan banyak tapiii...jika sudah lebih dari 5 kali bunda tidak akan mengizinkan kamu makan lagi. Bukan karena bunda tak sayang tapi karena harus mengajarkan Samara untuk tidak makan berlebihan. Dan akhir akhir ini menu andalanmu adalah ayam goreng :)

Samara anakku,
Tahukah kamu, kalau di usai ini keinginanmu belajar bahasa Jawa sangat besar? Iyaa setiap bunda berbicara (dalam bahasa Jawa) dengan Eyang (via telp) atau dengan mba Keke, kamu selalu ingin tahu apa arti percakapan bunda? Kemudain bertanya beberapa kosakata Jawa yang selalu bunda gunakan sehari hari.

Selain belajar bahasa Jawa, kau juga belajar tembang Jawa. Cublak cublak Suweng menjadi lagu anak anak yang pertama kali hafal, hehehe... bunda suka sekali kalo melihat ekspresi Samara menyanyi lagu Jawa. Bunda akan terus mengajarimu lagu anak Jawa agar kau mengenal budaya leluhurmu. Mungkin nanti tugas Ayah yang mengajarimu lagu anak Minang :)

Di bulan lalu kau selalu request adek bebi ke bunda, bulan ini juga permintaanmu masih sama. Tiap malam sebelum bobo selalu main "drama" dengan boneka boneka yang disulap menjadi adek bebi, Hmm..Kita sama sama berdoa ya Nak semoga secepatnya Bunda dikasih kepercayaan punya adek bebi untuk teman Samara di rumah. Amin...

Bunda melihat akhir akhir ini sifat "ngemong" mu makin bagus, mungkin karena sudah kepingin punya adek yaa jadi mulai sekarang belajar ngemong sama anak anak yang usianya di bawahmu. Bunda sempat kaget waktu denger cerita Samara di ulang tahun teman trus ada anak yang aktif banget kemudian samara berujar : 'sstt..jangan lari lari yaa nanti jatuh" Omigadd... :)

Samara,
Kamu masih nge-fans dengan Princess Sofia dan Doc Mc Stuffin. Bunda kaget saat bunda hendak berangkat ke kantor dan kamu bilang : "Bunda nanti kalo sudah besar kantorku di Rumah sakit ya Bun?" Bunda langsung ngeh menjawab "Iya..Insya Allah karena Samara kan mau jadi dokter, nanti kantornya di Rumah sakit" dan meng-amini doa Samara agar kelak menjadi seorang dokter yang baik hati. Hmmm...sejujurnya bunda bingung kok Samara tahu yaa kalo dokter itu kantornya di rumah sakit? :)

Akhir akhir ini kamu sukaa sekali ber cas cis cus dalam bahasa Inggris, tak jelas apa yang kau katakan tapi Bunda berusaha mengimbangi ocehanmu. Sungguh bunda kaget melihat kamu fasih berceloteh dalam bahasa Inggris dan inilah kesempatan bunda untuk menyelipkan sedikit demi sedikit kosakata dalam bahasa Inggris hingga Samara akhirnya hafal lagu "mother how are u today" 

Anakku Samara,
Tetaplah menjadi matahari untuk ayah bunda yang selalu menyinari kehidupan ini dan senantiasa bermanfaat bagi orang lain. Semoga kelak kau menjadi anak sholehah, sehat, pintar dan cantik lahir batin. Amin...
Like a princess... :)
We love u much and much... :)

With all our love,
Ayah Bunda...

Minggu, 08 Desember 2013

Employee Gathering Bangkok #Part 2

Setelah jalan jalan di Bkk hari pertama pagi harinya bangun beberes  trus ngintip dari balik jendela hotel dan violaaa...sudah banyak pedangan yang menggelar dagangannya. Helloww...ini masih jam 05.30 loh? Emang bener nginep di Baiyoke Suite Hotel kawasan Pratunam gak rugi karena dikepung pedagang jadi gampang banget buat belanja, hehehe...*ratjoen*
suasana Pratunam jam 6 pagi
Karena pagi pagi udah banyak pedagang yaa akhirnya kami belanja lagi deh... Dan ternyata nih penjual kemarin dengan penjual sekarang beda loh, jadi tiap hari dagangan yang digelar beda beda.

Jam 8 pagi rombongan pertama bersiap check out dari hotel langsung menuju erport. Kami bertiga masih santai menikmati sarapan di lantai 43. Ada cerita lucu 5 orang teman dari rombongan pertama yang mengakibatkan mereka ditinggal van dan harus naik taksi sendiri ke Don Muang *tepokjidat*

Usai sarapan kami bertiga menuju ke BTS Ranchatewi untuk bertemu dengan salah satu teman blogger saya. Iyaa...bener tebakan beberapa teman di postingan sebelumnya, blogger itu adalah Mama Hilsya. Dari hotel kami berjalan kaki menuju BTS Ranchatewi yang ternyata jauuuhhh banget, kakak... *tempelkoyo*

Sampai di BTS mendapat laporan kalo mama Hilsya sudah sampai di Ranchatewi jam 8.25 sedangkan saya sampai sana jam 9.30, jadi sudah menunggu sekitar 1 jam. Maapkeun saya, kakak.... tau gitu dari hotel naik tuk tuk deh :)

Apa rencana hari itu? Yeaayy kami akan jalan ke Mega Bangna dimana terdapat IKEA yang katanya terbesar di Asia Tenggara. Penapsaran? hohoho..pastinya dong :p Dan hari ini mama Hilsya akan mengantar kami jalan jalan.

Dengan membayar 52 baht kami naik skytrain menuju BTS Udomsuk. Di dalam train saya dan mama Hilsya asik ngobrol sampai tak terasa suara obrolan saya nyaring sekali, hahaha...maapkeun saya yang excited ketemu teman blogger.

Kami ngobrol kaya orang yang udah pernah ketemu sebelumnya, rame dan seruuu apalagi ketika ternyata nih background pekerjaan mama Hilsya sama seperti background kuliah saya. Langsung nyambung deh...:)

Trus lagi..ternyata mama Hilsya kenal dengan sepupu saya yang dulu pernah satu instansi. Huaaa dunia ini sempit ya?   

Jam 10.15 train tiba di BTS Udomsuk, turun exit 5 trus naik shuttle bus ke Mega Bangna. Untung saat itu shuttle nya gak pake lama. Sampai Bangna jam 10.30 dan mall tersebut baru buka.
Toko pertama yang menarik perhatian adalah...

Berhubung saya pengin ke Jepang tapi belum kesampaian, jadi yaa mampir ke toko jepun aja udah girang beneeerr :) Disini mengadopsi beberapa cetakan bento yang lucu lucu.

Lanjut melipir ke toko berikut dan taraaa...toko yang saya cari ternyata ketemu. Yuppp...kacamata saya yang dibeli setahun lalu di Cotton On Genting ternyata patah, sodara sodara. Dan patahnya juga pas di Bangkok, jadii yaa ada alasan dong nyari outlet Cotton On hihihi...
eheemmm ada yang lagi nyari sepatu :)
Emang rejeki kali yaa.. kecemete yang persis sama dg punya saya masih ada dan lagi turun harga. Huaaa makin senang doong...Trus trus ada yang terserang virus alias racun yang saya tebarkan, hahaha *lirikmamaHilsya*

Saat itu di Mega Bangna sedang berlangsung bazaar makanan khas Thailand.
Isshh.. beneran deh itu durian monthong dan mangga ngejek banget minta diadopsi.

Kaki ini terus melangkah hingga ketemu dengan toko yang identik dengan cat warna biru-kuning itu. Yess apalagi kalo bukan IKEA. 
Masuk ke dalamnya dan beneran itu tokonya guedeee banget.
Living room, dinning room and bedroom idaman
Senang banget lihat furniture dan perabotan rumah tangga dari mulai tempat tidur, lemari kursi hingga pernak pernik lainnya. 

Betah rasanya berlama lama di sini. Kalo gak inget dompet, tabungan, RD, LM dan bagasi pesawat mungkin saya sudah adopsi beberapa pernak pernik yang bikin kalap *sambilumpetinbelanjaan*

Waktu terus bergulir tak terasa sudah jam 12.30 kami harus mengakhiri explore IKEA yang beneran bikin kaki kemeng. Rasanya nyari kasir dan pintu keluar kok gak nemu nemu saking gedenya.

Dari IKEA mampir dulu ke supermarket Big C extra nyari milktea buat oleh oleh. Jam 13.15 keluar Mega Bangna naik shuttle bus ke BTS Udomsuk. Hendak kemana perjalanan kami selanjutnya?
Bye bye IKEA..
Naik skytrain dari BTS Udomsuk menuju BTS Mo Chit dengan membayar 52 baht. Sampai Mo chit jam 14.20 buru buru jalan melintasi taman ke weekend market. Iyeess kami ke Chatuchak lagi.. :)

Jadi yaa karena kemarin EO salah membawa rombongan kami ke Chatucak yang bikin saya gak belanja apa apa, makanya kami ke Chatucak lagi dan kali ini benar.
With mama Hilsya
Narsis dulu ah...Oiya ceritanya virus yang saya sebarkan tadi di Cotton On adalah virus kecemete. Mama Hilsya akhirnya membeli kacamata yang sama dg punya saya. Jadi yaa.. bukan karena gaya2an foto pake kacamata tapi karena ada cerita di balik itu :D

Karena jam makan siang sudah lewat dan perut teriak minta diisi, kami bergegas ke warung muslim Saman Islam hasil rekomendasi mama Hilsya. 
Menu pilihan saya adalah bakso Thailand yang rasanya pas di lidah. Isi baksonya ada bakso ikan, udang ditambah kangkung sebagai sayurannya. Jadi kalo di Indonesia macam mie kangkung gitu deh.. Kalo mama Hilsya memilih mie kari ayam ala ChiangMai. Minuman milk tea nya berukuran jumbo dan rasanya juaraaaaa banget. Mantap deh..

Karena mencari makanan halal di Thailand susah makanya kalo ada yang mau ke Chatuchak trus kelaparan, warung Saman Islam bisa jadi pilihan. Letaknya di dekat clock tower dan harganya untuk ukuran warung tenda tergolong lumayan mahal, kurang lebih 150 baht/person tapi worthed lah dengan rasanya.


Urusan perut kelar, saatnya hunting tas khas Chiangmai titipan teman. 
Sumpah itu tas bukan milik saya.. :)
Sebelum nemu tas saya nemu toko yang menjual pernak pernik owl. Langsung deh inget Samara.. Seandainya harga hiasan owl-nya murah tentu saya bakal membeli banyak, tapi sayang harganya mahal. Pengin banget beli bantal kecil owl tapi harganya 350 baht atau sekitar 135 ribu, jadi yaa cuma beli hiasan owl ini saja. Mayan dapat gratis tulis nama di badan owl nya.
Pas ketemu toko tas khas Chiangmai yang harganya paling murah, lagi lagi saya meracuni partner jalan jalan saya dan kali ini berhasil lagi. Howreee... *kemudiandijitakmamaHilsya* hahaha.

Jam sudah menunjukkan pukul 16.30, kaki ini sudah gempor banget dan kami sepakat mengakhiri belanja. Bertemu lagi dengan 2 orang teman saya yang tadi terpisah di taman Chatuchak.
Cantik yaa tamannya
Akhirnya kami harus berpisah dengan mama Hilsya. Terima kasih sudah bersedia kopdar dan direpotin mengantar saya jalan jalan. Semoga suatu saat kita ketemu lagi yaa.. mungkin ketemunya di Jakarta :)

Saya dan 2 orang teman kembali ke hotel dengan menggunakan skytrain lagi. Kali ini naik dari BTS Mo Chit menuju BTS Phaya Thai (35 baht) lanjut naik taksi ke hotel (100 baht).

Malam harinya kami jalan lagi sekaligus cari makan malam resto muslim. Alhamdulilah ketemu restonya tapi yaa harganya lumayan mahal. Ahh.. gak papa deh yang penting makan halal dan dapat bonus wi fi gretong. Lanjut ke Platinum tapi sayang udah mau tutup karena malam itu ada festival Loy Krathong.

Apa itu Loy Kratong? Adalah festival tahunan umat Budha untuk menunjukan rasa terima kasih kepada Dewa Air dengan cara melarungkan bunga yang sudah disusun cantik dialasi daun pisang. Ini dia salah satu rangkaian bunga yang akan dilarung.
Untuk melihat festival Loy Kratong harus ke sungai seperti Chao Phraya atau Asiatique. Sayang sekali yaa saya gak bisa lihat festivalnya karena pasti keren banget banyak bunga dan lilin yang mengapung di sungai.

Akhirnya malam itu kami masuk ke hotel pukul 21.00 karena kaki sudah minta ditempelin koyo. Packing trus bobo cantik untuk persiapan pemulihan energi pulang ke Jakarta.
 
To be continued..

Jumat, 06 Desember 2013

Employee Gathering Bangkok 2013 #Part 1

Bulan November kemarin buat saya adalah bulan jalan jalan gratis hihihi... Setelah mengecap memorable trip ke Nias, dua minggu kemudian terbang ke Bangkok untuk mengikuti Employee Gathering. Alhamdulilah setelah tahun lalu kita gathering sambil jalan jalan ke Kuala Lumpur tahun ini bisa berangkat jalan jalan lagi :)

Hari Sabtu 16 Nov 2013 jam 7 pagi saya dan 2 orang teman berangkat ke Bangkok. Lohhh kok cuma 3 orang saja? Yup...jadi ceritanya rombongan pertama sudah berangkat lebih dahulu hari Jumat sore. Rombongan kedua hanya 3 orang ini sengaja berangkat belakangan karena harus mengerjakan pekerjaan di hari jumat, hikss...

Pertimbangan lain kenapa 3 orang ini harus berangkat hari sabtu karena kami sudah pernah ke Bangkok sebelumnya. Jadi yaaa...daripada semuanya gagal ke Bangkok (BKK) makanya kami rela berkorban gak ikutan jalan jalan hari Sabtu pagi. Sebagai gantinya kami bertiga diijinkan pulang hari Senin. Yippiee...

Penerbangan dimulai jam 7.20 pagi, udah pasti selepas sholat subuh saya cabcus ke bandara. Menempuh penerbangan sekitar 3 jam 45 menit diisi dengan bobo cantik :)

Sekitar jam 11.15 pesawat mendarat di Don Muang, kenapa gak di Swarnabhumi? Karena sekarang maskapai AA mendaratnya di sana, untung 5 tahun yang lalu saya pernah mencicipi mendarat di Swarnabhumi yang bagus dan aduhai besaarnya..
Donmuang

Hhmmm... sepi banget ya airport nya
Just arrived
Dari Donmuang cabcus ke Wat Pho naik taksi bandara (800 baht) untuk bertemu rombongan disana. Perjalanan dari erpot ke Wat Pho sekitar 1 jam karena sabtu itu macet di beberapa titik.
Melewati Grand Palace saya cuma dadah dadah aja.. Gak terlalu kecewa sih gak mampir ke Grand Palace karena sudah pernah masuk ke dalam. Oiya rombongan yang pertama hari Sabtu pagi ke Grand Palace juga tapi gak masuk ke dalam, cuma di area depan saja. 

Padahal menurut saya justru Grand Palace yang bagus itu di dalamnya, tapii untuk masuk ke sana tiketnya mahal cyiiinn... EO kita gak sanggup bayarin lagian waktunya mepet banget.
Sampai Wat Pho ketemu EO, ternyata rombongan sudah meluncur ke wat Arun, yo wis kami nyebrang Chao Phraya River ke Wat Arun. Entah kenapa saya selalu suka kalo nyebrang ke Wat Arun. Mungkin karena senang lihat pemandangan megahnya Wat Arun di seberang sana dan lagiii sebelum menuju dermaga penyeberangan banyak penjual souvenir yang lucu lucu hehehe...
Sampai Wat Arun gak banyak explore karena lagi lagi waktunya mepet dan saya lihat gak banyak beda suasananya seperti 5 tahun yang lalu. Beruntung dulu saya explore ke Wat Arun abis abisan. Jadi yaa...sekarang belanja belenji aja deh.

Perbedaan yang mencolok di Wat Arun adalah sekarang banyak dilkelilingi para penjual. Lucunya lagi...di beberapa kios bisa membeli souvenir menggunakan mata uang Rupiah bahkan kalo dipikir pikir lebih murah kalo kita bayar pake uang rupiah :)

Sekedar napak tilas...
serupa tapi tak sama :)
Hmm... ada yang beda gak yaa? Mudah mudahan jangan bilang badan saya yang beda ya? (baca: makin gemuk) hihihi...

Karena waktu yang mepet akhirnya saya cuma bisa membeli souvenir saja, yang pastinya murce abwesshhh.. Kayanya nih ke BKK kali ini sarana balas dendam 5 tahun yang lalu dimana saat itu saya benar benar travelling irit seirit iritnya sampai harus kekepin dompet, lakban dompet dan gembok dompet. Tapiii kali ini yaa...masih kekepin dompet juga sih tapi gak pake dilakban atau digembok hahaha...

Dari Wat Arun kami menuju Hotel Asia untuk makan siang. Makanan halal yang disajikan enak banget. Bisa saya simpulkan selama perjalanan ini makan yang paling enak yaa di hotel Asia ini.

Menunya bervariasi dari eastern sampai western. 
Yang paling juara adalah tom yam nya, segeeer bener. Trus dessert nya juga banyak pilihan. Oiya pas makan siang kami bertemu rombongan dari kantor kami juga tapi beda bagian.

Urusan perut kelar lanjut ke Chatuchak. Howreee...belanja maning :D
Etapi sebelum ke weekend market ter-hits di Thailand kami digiring ke Gems Gallery International yang merupakan "kunjungan wajib" jika ada rombongan berwisata ke BKK.
Di Gems gallery kami diwajibkan menonton film di dalam bioskop yang menceritakan proses pembuatan perhiasan dari mulai penambangan batu mulia seperti berlian, ruby dll hingga terproses menjadi perhiasan cantik dengan harga yang ruuuaarrrr biasa dan bikin pingsan.

Dari situ lanjut ke Chatuchak, tapi kita hanya diberi waktu 2,5 jam saja disana. Hikss...singkat banget yaa. 

Jujur saya agak bingung ketika masuk Chatuchak sampai saya bengong mikir kenapa jadi berubah gini ya? Perasaan dulu gak begini deh? Saya tanya pada kedua teman yang sudah pernah ke Chatuchak dan mereka juga bilang kok beda yaa??? Sumpahhh...itu membuat saya ilfil belanja.

Ternyata usut punya usut, EO nya itu salah membawa kita masuk, yang seharusnya lewat depan ehhh...EO nya ngasih jalan belakang. Jiaaahhh... sumpah kecewa banget kita *jambakrambutEOnya*

Untungnya nih kami nginep di Baiyoke Suite Hotel di daerah Pratunam yang mana daerah tersebut kayak Tanah Abang. Jam 5 pagi sudah banyak penjual menggelar dagangannya. Jadi yaaa...kebanyakan kita belanja di Pratunam.

Dari Chatuchak meluncur ke MBK untuk selanjutnya menyeberang ke Siam Paragon. Sampai disana sudah jam 7 malam, kami buru buru masuk Madame Tussauds (MT) dengan membayar HTM 650 baht.

Maka bertemulah saya dengan......


Tom Cruise yang sudah menanti di pintu masuk Madame Tussauds. Isshhh...ganteng banget yaak. Itu cuma patung lilin, gimana aselinya???
Bersama para negarawan
Maaf saya numpang narsis dengan eyang Soekarno dan Mahatma Gandhi, hihihi...

Lanjut ke para selebriti... Yeaayyy, senangnya bisa dancing bareng Jacko :)
black or white..
Lanjut pose bareng mba Nichole Kidman sing ayu tenan...
tinggi amat sih ceu... :)
Nah kalo yang ini Mr and Mrs Smith..
Ada tattoo di punggung Jollie
Trus pose sama mas Ronaldo dan abang Tiger Woods...



ayoo bang kita main golf..

Tak terasa udah 1 jam kami di dalam Madame Tussauds. Beneran gak berasa loh… dan menurut saya waktu segitu kurang banget karena kita gak bisa melihat detail patung lilinnya. Seperti contohnya Angelina Jollie, saya memperhatikan sampai ke punggungnya dan melihat ada tattoo di sana. Trus pas lihat Nicholas Cage itu bener bener amazing karena sampai rambut di telinganya juga ada loh.. 
 

Nampaknya MT memang menyajikan patung lilin yang benar2 menyerupai aslinya. Yaa meskipun saya juga belum pernah lihat aselinya sik.. :) Maapkeun saya yang agak ndeso dan terlalu excited sama patung lilinnya *tutupmuka*


Malam itu kami melanjutkan jalan jalan ke MBK sampai mall tutup, hehehe… Pulang ke hotel naik tuk tuk bareng teman teman karena van yang membawa kami keliling udah pulang duluan. Sampai hotel trus bobo? Ofkors noooo darling…. Kami masih lanjut jalan jalan, belanja lagi di sekitar hotel yang ternyata beneran kaya Tanah Abang yang tutup jam 1 pagi :) 
 

Akhirnya jam 00.30 balik ke hotel trus zzz…zzz… Persiapan bobo untuk melanjutkan perjalanan besok pagi karena besok bakal ketemu dengan blogger tanah air yang sedang tugas belajar di sana. Hayooo coba tebak siapa blogger itu? Hihihi…


To be continued…