Jumat, 29 Juni 2012

Si Jago Masak dan Si Calon Dokter

Malam ini saya benar benar membuktikan kebenaran pernyataan beberapa orang yang mengatakan kalo kita capek pulang kerja trus sampai rumah melihat tingkah polah anak yang lucu dan lugu, pasti lelah itu akan hilang seketika.
Dan kalimat itu benar adanya....

Hari ini pekerjaan di kantor lumayan riweh menyita pikiran dan tenaga, ketika pulang kerja, si commuter line juga bertingkah bermasalah karena ada salah satu kereta yang dibatalkan sehingga mengakibatkan saya terlambat sampai rumah :(

Capek? Udah pasti lah....
Tapi sesampainya di rumah saya disambut oleh bidadari kecil nan cantik yang sibuk menjadi koki cilik alias Samara sedang bermain masak masakan.

Mengalirlah pembicaraan antara ibu dan anak (part 1)

Me         : "Samara lagi ngapain?"
Samara  : "lagi macak untuk bunda" *hati bunda meleleh mendengar jawaban si anak*
Me         : "masak apa untuk bunda?"
Samara  : "cayul goleng" (mean : sayur goreng, entah apa maksudnya sayur 
                goreng? Oseng sayur kali yaa?)  
                        *bunda nahan ketawa sambil mencium pipi sang bidadari*

Inilah gaya Samara masak :)

Koki cilikku beraksi ^_^

Mulai mencampur bahan bahan (menggunakan clay play dough) ke dalam panci

Usai percakapan itu saya buru buru mandi karena belum sholat magrib.
Ah...koki cilikku, semoga kelak kau besar nanti kau akan menyajikan masakan terlezatmu untuk ayah bunda:)

Si calon Dokter

Seperti biasa kalo malam menjelang bobo, Samara selalu minta baca buku atau kalo gak ya mainan bonekanya. Nah saat bermain tiba tiba saya sakit perut.

Meluncurlah pembicaraan antara ibu dan anak (part 2)

Me        : "Bunda sakit perut, nak"
Samara : "Samala ambil telmometel dulu ya" *waks?? bunda mulai curiga*

Setelah termometer ada di tangannya, ditempelkannya termometer itu ke perut saya.
Saya pura pura menjadi pasien yang baik
Me        : "Berapa suhunya?"
Samara : "cetengah" (mean : setengah, entah setengah apa saya gak tau?) 

Yang pasti tindakan dan jawaban itu bikin saya ngakak abweshhh :)  
 
Setelah mendarat ke perut saya kemudian termometer itu berpindah ke ketiak, siku tangan dan yang terakhir di kaki saya sambil Samara berkata : "Bunda kakinya melah melah". *Bunda bingung* Padahal kaki saya gak merah merah loh :)

Trus lagi ada kalimat lucu yang mengalir dari mulut kecilnya yang bikin saya kaget.

Me         : "Samara kaya pak dokter ya?"
Samara  : "Samala kan doktel anaknya bunda"

Wakakakak...saya udah gak bisa nahan tawa lagi.
Duh Gusti. lucu amat ya...celoteh lugu si bocah ini. 
Bikin gemes emaknya ajah :)

Berangsur angsur termometer itu ditempelkan ke bonekanya. Yang jadi sasaran adalah boneka Shaun the Sheep, Paddington Bear, si kuda "Klappar Circus-nya" sampai terakhir henpon saya juga kena sasaran untuk diukur. :)
 
Anakku Samara...semoga kelak kau besar nanti kau menjadi seorang dokter yang baik hatinya, bijaksana dan dapat membantu pada sesama tanpa pamrih.
Karena profesi dokter adalah sangat mulia. Oleh karena itu kau harus menjalaninya dengan ikhlas dan tujukan lah semua itu semata mata untuk beribadah pada Allah.
Semoga tercapai cita cita mulia mu, nak...
Amin

Maka sirnalah sudah keletihan saya melihat kelucuan Samara
I love you, Samara :*


Selasa, 26 Juni 2012

Berbagi Senyum

Masih ingat dengan cerita Samara yang nge-fans berat dengan Elmo dan kunjungan Samara ke Celebrating Children's Creativity yang diselenggarakan di @america?
Yess...kali ini Samara berkesempatan ketemu lagi dengan para anggota Sesame street atau kalo di Indonesia dinamakan Jalan Sesama.

Hari Sabtu kemarin ada acara Piknik #Berbagi Senyum Jalan Sesama yang diselenggarakan di Taman Krida Loka Senayan jam 09.00-13.00. Sebenarnya saya tahu acara ini dari ketidaksengajaan saya lihat lihat postingan teman di FB, eh....tiba tiba Aio sang pendongeng yang dongengnya pernah dilihat oleh Samara posting acara tersebut. Nah, berhubung hari Sabtu tidak ada acara maka kami memutuskan mengajak Samara bermain dan piknik bersama idolanya.

Pagi itu kami berangkat dari rumah jam 08.30 dan mampir dulu di SGM Prestasi Center untuk mencari informasi toddler class. Dari situ langsung cabcus ke Senayan.

Tiba di Taman Krida Loka Senayan, acara sudah dimulai dan kami menempati tempat duduk yang kosong. Tiba tiba Samara ketakutan ketika muncul tokoh Momon dan Putri yang besar menyerupai badut. Yaaa...memang Samara masih takut dengan sosok yang namanya badut. Pernah nih suatu hari kami jalan ke PIM disana ada badut, eh...Samara langsung minta gendong dan menyembunyikan mukanya ke badan saya.

di pintu masuk ketika baru datang
Acara opening Piknik #Berbagi Senyum ini diawali dengan pembagian 500 buku ke taman bacaan yang terpilih. Setelah itu bernyanyi bersama dengan lagu yang sudah sangat familiar di telinga Samara karena lagu/jingle Jalan Sesama itu pernah dinyanyikan di acara Celebrating Children's Creativity di @america dan kebetulan saya merekam lewat video henpon. Hampir setiap malam sebelum bobo Samara melihat video rekaman lagu itu dan ikutan bernyanyi. So, udah hapal banget kan lagunya :) 

So...saya dan Samara beserta anak anak yang lain bergoyang dan bernyanyi lagu "Mari Mari". Kelar acara bernyanyi, sang MC menerangkan cara bermain yaitu telah disediakan 4 zona dan masing masing anak harus masuk ke zona tersebut dan mengikuti permainannya. Setelah semuanya jelas, tokoh Momon dan Putri yang mengawal anak anak untuk memilih zona yang mereka inginkan. Dan berhampuran lah anak anak usia TK sambil berlari lari menuju salah satu zona.

Zona pertama yang Samara kunjungi yaitu Zona Tantan, disini anak anak diajak untuk mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh kakak volunteer yang salah satunya adalah Kak Aio. Pas acara dongeng Samara dipangku oleh kak Acid yang saat itu kebagian tugas mendongeng.

duduk tenang di pangku kak Acid

Ayoo mendongeng

Sebenernya sebelum acara mendongeng Samara sudah terlebih dahulu diajak belajar sambil melihat lihat buku bersama kak Acid.

Dan inilah zona Tantan...
Mengapa zona mendongeng ini dilambangkan dengan Tantan karena konon kabarnya tokah Tantan yang tak lain seekor orang utan betina itu doyan banget membaca dan sangat menyayangi lingkungan.. 


Puas mendengarkan dongeng dan mendapat pin bergambar Tantan sebagai bukti klo Samara telah bermain di zona Tantan, Samara beranjak ke zona Momon, disini Samara ikut serta dalam mewarnai gambar. Sebenarnya ada 2 pilihan kegiatan yaitu menggambar dan mewarnai tapi untuk Samara saya pilihkan mewarnai saja.

di sinilah tempat menggambar dan mewarnai

inilah gaya Samara mewarnai ^_^
 Coba lihat gambar yang sedang diwarnai Samara...
 Hmmm...kalo dilihat cara mewarnainya Samara masih perlu banyak belajar yaa...^_^
 Ayo nak...kamu bisa belajar agar lebih baik lagi...

Acara mewarnai selesai dan kertas hasil mewarnai dibuat seperti kliping kemudian diberi pita untuk dibawa pulang sambil diberi pin bergambar Momon.

Inilah hasil mewarnai perdana Samara. Namanya juga perdana pasti butuh banyak belajar kan? :)

hasil karya Samara
Masuk zona ketiga yaitu zona Jabrik, pada zona yang dilambangkan seekor badak bercula satu dengan jambul ungu yang lucu ini, anak anak diajak untuk mencari harta karun. Dimulai dengan mencari bola warna warni yang tersebar di bawah pohon rindang. Anak anak disuruh mengambil satu bola yang nantinya akan dihias dengan memberi mata, hidung, mulut dan rambut.

Zona Jabrik
 Disini anak dituntut untuk berkreativitas agar bola hasil karyanya menjadi sebagus mungkin.

samara sibuk menghias bola pink nya
Kelar menghias bola anak anak mendapat pin bergambar si jabrik dan bolanya bisa dibawa pulang. Awalnya saya mau mengabadikan hasil karya Samara tapi keburu rusak duluan :)

Zona terakhir yang dikunjungi adalah zona Putri.
Di zona ini anak anak diharuskan masuk ke dalam labirin dan menghitung gambar/logo #Berbagi Senyum yang terpasang di sepanjang kain hitam. Sambil masuk ke dalam labirin sambil mencari jalan keluar juga. Karena tak sedikit anak anak itu tersesat dan bingung mencari jalan keluar :)

ayooo cari jalan keluarmu...
Di zona Putri, untuk masuk ke labirin Samara tidak mau jalan sendiri, maunya digendong. Mungkin karena terkesan gelap diakibatkan kain hitam itu kali yaaa....jadi Samara belum berani jalan sendiri. 
Ya wis sambil digendong Samara menghitung gambar dan keluar dari labirin menyebutkan ada berapa logonya kemudian mendapat pin bergambar Putri.

Inilah pin yang sudah dikumpulkan Samara tapi maaf fotonya agak kurang jelas :(

horeee...Samara berhasil mengumpulkan 4 pin
Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 11.45 dan Samara sudah kelihatan lelah. Kami beristirahat sambil membuka bekal makan siang untuk Samara. Etapi anak anak usia TK yang lain masih belum selesai dan mereka masih berlarian.

Setelah acara menyuapi Samara kelar, para anak berkumpul untuk berfoto dengan Momon dan Putri.

Hayooo Samara dimana? Samara digendong kaka berkerudung ^_^
Oiya hampir lupa selesai acara foto bersama, anak anak bisa berfoto di booth yang telah disediakan. Samara juga ikutan foto disana..

Ah....capek juga bermain dan piknik bersama Jalan Sesama. Jam 1 kami memutuskan untuk pulang dan etapi pas pulang saya dipanggil oleh seorang kru Jalan Sesama yang memberikan kupon makan siang serta goodie bag untuk Samara. Mayan lah...dapat merchandise lucu yang isinya tempat pensil, stiker Jalan Sesama, kipas dan stiker besar 4 buah bergambar Momon, Putri, Jabrik dan Tantan yang masing masing bertuliskan ajakan positif seperti Buanglah Sampah di Tempatnya, Biasakan Cuci tangan dll.

Bento makan siang

isi goodie bag lucu
Stiker 4 yang besar itu akhirnya kami tempel di rumah karena berisi pesan pesan yang bagus.

Sebelum pulang Samara foto2 dulu :

abaikan gambar saya yang terlihat menggemuk itu...

bersama Putri dan Tantan

gaya tepuk tangan Samara ^_^

ini Momon dan Jabrik...
Selesai sudah acara piknik dan bermain bersama Jalan Sesama.
Puas rasa melihat Samara bergembira...

Dan untuk informasi berbagi senyum ala jalan sesama bissa di klik di sini

Btw...anyway busway...postingan kali ini banyak banyak ya foto yang ditampilkan? :)
Uppss...dilarang protes ya, kan pengin memberikan sedetail mungkin biar yang baca bisa merasakan juga :)

Rabu, 20 Juni 2012

3rd Wedding Anniversay

Alhamdulilah 3 tahun sudah kami mengarungi hidup berumah tangga.
Yaa...tepat tanggal 19 Juni 2009 lalu saya mengawali karier menjadi seorang istri.
Masih teringat jelas saat itu saya benar benar nervous ketika bersanding dengan Pak calon suami untuk mengucapkan ijab Kabul. Apalagi sebelum ijab kabul dimulai, ada pembacaan ayat suci Al Qur’an yang bikin merinding. Terasa sangat syahdu suasana kala itu. Saat Ayah selesai mengucapkan ijab kabul, Subhanallah hati ini lega sekali rasanya :)

Yah…memang masih seumur jagung usia pernikahan kami tetapi perjalanan 3 tahun itu tidak bisa dipandang sebelah mata. Banyak suka dan duka yang telah kami lewati. Banyak tawa dan air mata yang telah kami bagi berdua. Banyak juga bahagia dan penderitaan yang telah tercipta bersama.

Di ulang tahun pernikahan ini tidak ada perayaan yang special karena buat saya setiap detik yang kami lewati bersama adalah special. Jadi hari Selasa 19 Juni 2012 kemarin begitu bangun tidur kami sholat subuh dan saling mengucapkan selamat ulang tahun. Pagi itu ritual berjalan seperti biasa, minum teh dan sarapan bareng sambil nonton gossip berita pagi yang isinya gossip artis, hahaha…itu sih sama aja nonton infotainment :) Betul…betul…betul…kami memang nonton tayangan itu *tutup muka*

Siang harinya kami berkutat dengan pekerjaan masing masing tapi disela pekerjaan tiba tiba Eyang dan Ompung Samara menelpon untuk mengucapkan selamat ulang tahun pernikahan dan memanjatkan sederetan doa untuk kami . Ah….jadi terharu saya dibuatnya. Terima kasih Mama… Terima kasih Papa… *hiks jadi kangen*

Sore hari menjelang pulang kantor saya iseng sms mancing si ayah nanya ada kejutan apa hari ini? :) Emang ya…perempuan ngarepnya kejutan mulu. Akhirnnya si ayah yang biasanya gak jemput saya eh…kemarin mendadak bilang mau jemput. Yippieee…seneng dong, karena sejak pindah rumah saya selalu pulang kantor sendiri dan berkencan dengan masinis naik commuter line. Rasanya seneng banget pulang kantor bareng Ayah, menembus macet yang bikin lelah tapi…karena hal sederhana itu sudah lama tidak kami lakukan, semalam rasanya gimanaaaaa gitu? Hihihi…lebay sangat yak :)

Di perjalanan Ayah bertanya mau makan dimana? Eh…berbunga bunga dong hati ini etapi saya mikir mikir lagi kalau candle light dinner makan dulu pasti pulangnya bisa larut malam dan kasihan Samara yang nungguin di rumah. Akhirnya kami memutuskan untuk melipir ke Harvest di Dharmawangsa untuk sekedar membeli cake kecil. Sampai disana kami mengadopsi cake chocolate devil ukuran 20x10 untuk dibawa pulang.

Melihat cake yang berjejer itu saya jadi ngiler pengin memindahkan salah satunya ke dalam perut saya :)
Terpilihlah 1 slice Red Velvet Cake untuk saya dan 1 slice Pistachio Dacquois untuk ayah makan di TKP. Yah…itung itung candle light dinner lah :)

Hadooh…itu Red Velvet Cake-nya endesss banget loh… Pistachio Dacquois juga gak kalah enak, rasanya mint mint gimana gitu…

Gak heran deh kalo RVC dapat ulasan keren disini

Oiya sebelumnya saya minta maaf kalo foto foto kali ini hasilnya kurang maksimal, tapi tak apalah yang penting bisa mewakili kegembiraan keluarga kami.



Ayah dan cake warna hejo


saya dan red velvet cake yang yummy abissss....
Sesampainya di rumah kami bertiga tiup lilin bersama

Happy Anniversary....
And i love you both....

si cantik dan ayahnya

Ya Rabb...terima kasih atas segala nikmat dan karunia yang telah Engkau berikan kepada kami.
Jadikanlah keluarga kami menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah. 
Jadikanlah saya istri yang sholehah dan ibu yang bijaksana bagi keluarga 
Jadikan pula suami menjadi suami yang sholeh dan bertanggung jawab pada keluarga 
Dan jadikanlah keturunan kami menjadi anak yang sholeh dan sholehah..

Amin...

Selasa, 19 Juni 2012

Samara and Thomas

Sebelum memulai bercerita ada ganjalan pertanyaan dalam hati saya yaitu :
"Ada gak sih pembatasan gender untuk mainan anak anak?" Maksud pertanyaan saya disini adalah : "Apakah mainan anak lelaki bisa juga dimainkan anak perempuan?" Begitu juga sebaliknya apakah mainan anak perempuan bisa dimainkan anak lelaki?
Mungkin kalo saya jawab sendiri pertanyaan ini adalah tergantung mainan kali yeee...hihihi, macam mana pula kau, nanya sendiri jawab sendiri :)

Gak ada salahnya kan kalo anak perempuan main mobil mobilan atau kereta keretaan? Toh juga banyak perempuan yang bisa nyetir mobil, eitsss...ada hubungannya gak ya? *maksa*
Jadi apa dong kesimpulan atas jawaban pertanyaan saya? Ah...sudah lah dijawab masing masing aja *hedoh*...ini nulis kok mbulet banget sih?* :)

Singkat cerita saat ini Samara lagi suka banget dengan si Thomas the Tank Engine gegara keseringan nonton film Thomas and friends  di tipi. Setiap melihat kereta baik di tivi maupun saat ada kereta/commuter line lewat langsung bilang Thomas...thomas.... Malah beberapa waktu lalu saya bingung dibuatnya karena mata Samara putar putar seperti mata Thomas  :)

Weekend kemarin kami mengunjungi sebuah mall dan disana sedang digelar demo kereta thomas lengkap dengar rel yang bertumpuk tumpuk. Begitu melihat kerumunan itu Samara langsung mendekat dan ambil posisi duduk manis di dekat si thomas.

si cantik berbando pink mulai mendekat ke thomas ^_^
 Awalnya Samara cuma diam saja memperhatikan kereta yang sedang melaju, kemudian ia pun tepuk tangan kegirangan. Ah...lucunya kamu nak :)

horee thomas nya jalan ^_^
 Eh...lama lama si cantik pegang pegang kereta yang sedang melintas di depannya, mungkin karena melihat anak lelaki berbaju kuning yang ada disampingnya mulai memegang thomas jadi lah Samara ikutan :)
mulai penasaran pegang thomas ni yeee ^_^
Dan setelah kurang lebih 15 menit nongkrong di depan demo thomas, saya mengajaknya pulang karena emang sudah malam, eh...Samara gak mau pulang, dia maunya tetep di depan thomas sambil bilang : "Samala mau thomas, Bun..." Saya sudah membujuknya untuk melihat thomas di rumah saja sambil menerangkan kalo itu mainan anak lelaki tetapi...Samara tetep gak mau pulang. Lama saya membujuknya, mengalihkan perhatiannya dengan berbagai cara tetapi gagal sodara sodara *tepok jidat* akhirnya si Ayah berinisiatif mengadopsi 1 paket Thomas Starter Set seharga IDR 149K. Itu harga sudah didiskon dari harga awalnya IDR 249K, mayan lah berhemat IDR 100K pikir saya.

ini dia teman main Samara yang baru

Akhirnya kami pulang dengan membawa tentengan si thomas. Sepanjang perjalanan pulang Samara senang sekali sampai hilang rasa kantuknya. Karena sampai rumah sudah jam 9 malam saya tidak mengijinkan Samara bermain thomas malam itu, saya membujuknya besok saja bermainnya. Untungnya Samara mau dan malam itu dia tertidur mungkin sekaligus memimpikan thomas :)

Pagi harinya barulah saya mengajaknya bermain thomas tapi dengan syarat mandi dan makan dulu. Karena saat ini Samara lagi susah banget diajak mandi :(

Dan beginilah gaya Samara bermain Thomas

girang sekali bermain bersama Thomas ^_^
Sambil melihat Samara bermain thomas, saya jadi ingat abang Raja dengan thomas land-nya mungkin kalo Samara tahu ada Thomas Land dia pengin banget main main kesana :)

Oiya ada pesan sponsor dari Ompung Samara yang tahu kalo Samara punya mainan baru. Ompung bilang jangan semua mainan yang diminta harus dibelikan yaa...karena nanti si anak jadi manja. Oke lah Ompung...ayah bunda mengerti.


Anakku biarlah saat ini ayah dan bunda mengabulkan permintaanmu dengan mengadopsi thomas tapi lain kali ayah dan bunda akan lebih "tegas"lagi dan akan memberi pengertian kalo tidak semua permintaanmu harus selalu dituruti. Semoga kau bisa mengerti, nak....

We love u much...

Kamis, 14 Juni 2012

27 months

Alhamdulilah tanggal 11 Juni lalu bertambah 1 bulan lagi usia Samara. Sudah 27 bulan sekarang usianya dan banyak sekali perkembangan yang terjadi di usia ini.

Apa saja  yang telah dicapai Samara di usia ini? Mari kita urutkan satu persatu : 
  • Sudah bisa menggambar lingkaran dengan cukup sempurna dan sekarang sukanya membuat garis serta kotak. Walau belum begitu sempurna tapi gak papa yang penting melemaskan jari jari tangan untuk menulis :)
  • Bisa melompat dengan mengangkat kedua kakinya. Ini adalah PR saya yang telah terselesaikan karena pas imunisasi yang terakhir Pak Dokter bertanya apakah Samara sudah bisa melompat dengan 2 kaki? Dan saya bilang belum, sejak saat itu saya selalu mengajari Samara melompat dengan gaya Barney. Alhamdulilah sekarang sudah bisa.  
  • Sikat gigi sudah mau pake odol. Untuk urusan sikat gigi sebenernya sudah saya ajarkan sejak Samara mempunyai 1 gigi yaitu sekitar usia 6 bulan tapi sayangnya saya tidak mengabadikan Samara's first tooth karena saat itu saya belum kepikiran nulis alias blog ini belum terbit :) tapi saya menyimpan foto pertama kali Samara pegang sikat gigi. Untuk cari sikat gigi yang lembut saya musti ngider di beberapa oultet M*therCare karena stoknya waktu itu sedang kosong. Back to sikat gigi, setelah Samara sudah mempunyai banyak gigi saya perkenalkan dengan pasta gigi, tapi Samara masih gak doyan mungkin karena rasa buah yang terkandung dalam pasta giginya kali yaaa. Karena gak doyan fruit flavour, saya cari pasta gigi anak yang gak ada rasanya dan ketemulah Enzim anak. Pas baru beli senengnya minta ampun sampe dibawa tidur tapi giliran disuruh sikat gigi pake pasta giginya, eehhh...Samara nolak. Sudah saya bujuk2 tapi tetep gak mau. Ya wis lah saya gak maksa, saya tetep mengajarkan Samara sikat gigi walau tanpa pasta gigi. Nah suatu waktu Eyang Samara pas lagi telpon bilang kalo saudara sepupu Samara yaitu Irfan yang usianya baru 1,5 tahun sudah mau sikat gigi pake odol. Saya langsung bilang : "Samara kalo sikat gigi pake odol yaa...mas Irfan aja pintar pake odol" Eh...mujarab juga loh kata kata itu, langsung Samara mau sikat gigi pake odol. Sekarang malah sikat gigi jadi moment yang menyenangkan buat Samara   
  • Doyan makan coklat, kalo yang ini sama percis dengan ayahnya yang choco lover. Emang si ayah tuh suka nyetok coklat di kulkas makanya waktu Samara senang main buka tutup kulkas selain telur yang jadi sasaran, coklat ayahnya juga jadi incerannya :)
  • Sama halnya dengan coklat, di usia ini samara juga lagi doyan ice cream, jujur saja, entah kenapa saya jarang memberi ice cream pada Samara. Paling kalo pas makan di luar trus saya membeli es krim baru deh saya icipin juga ke Samara
  • Rasa ingin tahunya makin tinggi, sedikit sedikit bertanya "itu apa?" kalo ada hal yang menarik hatinya seperti melihat buku baru langsung deh bertanya.
  • Kalo pertanyaannya sudah dijawab pasti Samara menjawab : "ooh" seolah mengerti jawaban yang telah saya berikan sambil anggukkan kepala. Ihhh...gemesin banget deh kalo jawab begitu :)
  • Rajin bertanya : bunda ngapain? ayah ngapain? mbak Keke ngapain?
  • Mulai suka dengan Thomas, mungkin karena keseringan nonton thomas and friends di j*mjam kali yaaa...Pernah nih suatu hari pas kita jalan ke Depok di tengah jalan ketemu commuter line tiba tiba Samara bilang : "Samala mau naik kleta kaya thomas". Saya bertanya "Emang Samara mau ke mana? eh dijawaab : "Samala mau ke Bogol ke taman topi. Hahahaha saya geli mendengar jawabannya.  
  • Senang menirukan mata Thomas yang bola matanya selalu berputar putar itu. Awalnya saya gak ngerti Samara ngapain, eh trus dia bilang ke saya : "mata Samala putal putal kaya Thomas" hihihi...ngikik deh saya jadinya :)
  • kalo abis mandi susah banget pake baju, musti kejar2an dulu, duh...sabar sabar
  • Masih suka tantrum tapi tantrumnya masih dalam tahap wajar, tinggal kita nya saja yang musti sabar buat ngadepin itu 
  • Hobi jeprat jepret kamera henpon

serius nulis ^_^

begaya dulu ahhh...^_^

coretan Samara
Dari foto di atas bisa dilihat kalo jemari Samara sudah bisa memegang alat tulis dengan sempurna.

Dan doa kami hari ini :

"Anakku Samara, selamat ulang bulan...semoga sehat selalu, makin pintar dan menjadi anak sholehah"
 Ayah dan Bunda sayang kamu dan selalu ingin berikan yang terbaik untukmu.

"Ya Rabb, berilah kami kesabaran dalam mengurus dan membesarkan titipan-Mu, semoga kami tergolong dalam orang orang yang sabar dan senantiasa selalu dalam lindungan-Mu.
Amin

    Selasa, 12 Juni 2012

    Pulangnya si Kuda Hitam

    *ngelap air mata dulu sebelum nulis*


    Ayooo siapa yang gak tahu acara Indonesian Idol? Pasti hampir semua orang Indonesia tahu dong...Trus siapa yang rajin ngikutin II 2012? Mana suaranya??? Kayanya banyak juga yaa..yang ngikuti acara menghibur yang disiarin live di stasiun tipi swasta tiap Jumat Malam.
    Udah pada tahu kan kalo ada wong Tegal yang ingin Tegal-kan Indonesia yang masuk dalam jajaran Fabulous 5? Yupp...wong Tegal itu adalah Febri.


    Febri yang sering dijuluki si kuda hitam oleh Anang harus menyingkirkan impiannya untuk jadi pemenang Indonesia Idol 2012. Komentar salah satu juri bilang kalo sejak masuk ke babak spektakuler Febri memang progress banget. Banyak kemajuan yang berarti dalam bernyanyi karena memang Febri benar benar menyerap ilmu yang diajarkan selama karantina.


    Selain itu juga nama Febri yang dulunya hanya dianggap biasa biasa saja dan tidak menonjol tapi tidak juga dibilang jelek itu seolah kurang dapat pendukung dari penonton tapi setelah digembleng di akademi Indonesia Idol dia bisa jadi melejit. Ternyata feeling ketiga juri itu bagus banget yaa...bisa melihat "sesuatu" yang terpendam dalam diri Febri *bukan niru Syahrince loh yaaa* :)


    Kata Febri yang kalo manggung gak pernah lepas dari topi itu bilang "Bisa masuk lima besar aja sudah merupakan pencapaian prestasi tersendiri" Dan lagi udah beberapa kali Febri masuk ke zona tidak aman tapi lagi lagi Febri aman oleh penambahan sms pendukung dari saya, hahahaha....GR amat ya gw :)


    Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak pada tanggal 9 Juni 2012 Febri harus lengseng keprabon pulang ke pangkuan ibunda di Tegal. Kalo dilihat dari raut muka Febri waktu tereliminasi sepertinya memang dia sudah siap mental untuk keluar dari panggung spektakuler. Mungkin karena seringnya dia di posisi tidak aman itu jadi jauh jauh hari dia telah menata hatinya untuk pulang ketika tiba saatnya. Dan lagu Di Balik Awan-nya Peterpen merupakan lagu terakhir yang Febri nyanyikan di panggung spekta.


    Febri...meski suaramu sudah tidak bisa terdengar lagi di ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia tapi kamu sudah memebarikan yang terbaik dan pastinya selepas ini karirmu akan terbuka lebar.
    Semoga cita citamu yang ingin Tegal-kan Indonesia dapat tercapai. Amin
    Chayooo Febri, mari harumkan nama daerah kita :)

    Senin, 11 Juni 2012

    Yang Ada Gambar Ceweknya...

    Gegara baca postingan Jeng Allisa tentang metode pembelajaran membaca Abang Raja dan buku penunjangnya saya jadi terinspirasi pengin membeli bukunya. Jadilah Sabtu sore kemarin kami mengajak Samara ke toko buku yang ada di Margocity.

    Selain pengin cari buku untuk literatur cara mengajarkan anak membaca saya juga pengin membeli buku untuk Samara yang sekarang lagi doyan mengambar garis dan lingkaran. Hari Rabu minggu lalu ketika saya pulang kerja saya mendapat laporan dari mbak pengasuhnya kalo Samara sudah bisa bikin lingkaran dan memang saya melihat Samara sudah bisa melakukannya. Lumayan sempurna juga lingkarannya dan cara memegang pensilnya pun sudah benar.

    Dari situlah saya teringat buku yang isinya menggabungkan garis putus putus untuk melatih keterampilan membuat garis dan melatih kesabaran juga. Dan ketemulah buku ini

    gambar diambil dari sini
    Emang dasar ya Samara doyan buku jadi begitu sampai di tobuk, wahhh...seneng banget, bawaanya kalap semua buku mau dibeli. Lari larian sambil bawa buku dan menghampiri saya sambil menunjukan bukunya dan berujar : "Bun, Samala mau yang ini". Tak kemudian dia berlari lagi mengambil buku lain dan menunjukan lagi kepada saya. Begitu terus menerus mengambil buku dari buku bergambar Thomas, Barney, Upin Ipin, Hello Kitty sampai buku bergambar 2 orang anak yang satu lelaki dan yang satu perempuan.

    Tau gak waktu Samara menunjukan buku yang terakhir dia bilang ke saya :

    "Bun, Samala mau buku yang ada gambar ceweknya aja"

    What???? Gambar ceweknya??? Gubrakkk....saya kaget banget dengarnya. Dari mana Samara tau kata kata cewek? Kok tau kalo cewek itu sama artinya perempuan? Jujur saya gak pernah mengajarinya begitu, saya mengajarinya dengan kata perempuan bukan cewek. Omigod...speechless banget rasanya waktu itu.

    Setelah puas keliling tobuk sambil lari larian akhirnya Samara berhenti di rak yang isinya DVD anak anak. Saya perhatikan Samara bukannya memilih salah satu DVD yang ada disana untuk minta dibeli eh...malah "merapikan" DVD yang ada. Semua DVD ditumpuk jadi satu trus yang jauh didekat dekatin. Hadoohhh...cah ayu, itu kan sama artinya dengan berantakan bukannya merapikan :) Hehehe... *maafkan anakku ya mbak mbak pramuniaga yang cantik*

    Pas di rak tersebut mata saya tertubruk pada satu DVD yang berjudul Brainy Baby, wah...oke juga tuh kayanya. Setelah saya lihat lihat lagi dan karena terhipnotis oleh pramuniaga nya dengan alasan ini adalah seri yang paling komplit akhirnya saya berdiskusi dengan si Ayah dan dia pun setuju. Yipieee... tapi emang bener sih, setelah saya setel DVDnya di rumah, oke banget deh isinya. Dan saya beruntung dapatin Brainy Baby complete series yaitu dalam 1 paket berisi 11 disc. Selain complete series ada juga DVD yang dijual terpisah berdasarkan judulnya contoh Brainy Baby Left Brain, Right Brain, Shapes and Colour, 123, ABC dan lain lain. Nah kalo saya beli yang terpisah per judul pasti bakal bikin dompet kempes karena tiap judul harganya IDR 119K. Makanya waktu ada complete series saya langsung beli aja seharga IDR 199K. Mayan lah investasi ke anak daripada tergiur beli dompet TEBAK yang lagi diskon itu. Hehehe....


    Oiya untuk selengkapnya bisa dilihat disini .




    Trus satu lagi yang pengin saya beli di tobuk itu yaitu flash card, etapi saya inget kalo Samara sudah punya flash card Elmo yang saya belii waktu kami dolan ke negeri Singa dan itu masih tersimpan rapi di lemarinya.

    Gak terasa jam sudah menunjukan pukul 8 malam akhirnya kami sudahi dulu hunting bukunya karena ada agenda hunting yang lain juga yang sudah menanti *tsaaahhh...gak kuku deh bahasanya* :)

    Dan akhirnya setelah hunting keperluan ayah yang lainnya sudah kelar kamipun buru buru pulang karena mau melihat tayangan Indonesia Idol yang ternyata harus memulangkan idola saya. Hiksss...

    Gak papalah yang penting udah mengukir prestasi sampai 5 besar, eh...kok jadi ngelantur begini.

    Mendingan disudahi saja postingan ini :)

    Jumat, 08 Juni 2012

    Frozen Food

    Kalau mendengar kata frozen food mungkin sebagian orang akan berpendapat kalo kita adalah manusia malas yang maunya serba instant.
    No...no...no...bagi saya pribadi frozen food bisa dikatakan sebagai emergency food. Sejak awal MPASI Samara saya sudah menerapkan metode frozen food yang ilmunya saya peroleh dari mpasi rumahan mbak Depe.

    Meski saya bukan jago masak tapi seru juga kalo menyiapkan makanan anak, tapi saya gak sendiri melainkan dibantu oleh si mbak pengasuh Samara. Dulu waktu Samara berusia 8 bulan saya rajin bikin gravy yang resepnya diambil dari sini

    Seiring berjalannya waktu ketika Samara berusia > 1 tahun saya sering membuat chicken nugget sendiri dengan bahan utama yaitu ayam kampung giling. Agak susah mencari ayam kampung giling, setelah bergerilya ke hampir seluruh supermarket akhirnya saya menemukan di ranch market Pondok Indah. Untuk resep chicken nugget homemade sendiri sudah banyak berseliweran di milis mpasi rumahan.

    Sengaja saya share resepnya disini biar kalo saya kelupaan dan mau bikin lagi bisa nyontek di blog ini :)

    Chicken Nugget Homemade :


    Bahan :

    • 300 gram daging ayam kampung giling
    • 1 butir telur ayam kampung
    • 1 butir bawang bombay ukuran sedang dicincang
    • 2 butir bawang putih, uleg halus
    • Garam dan lada secukupnya
    Bahan lapisan :
    • 1 butir telur ayam, kocok lepas
    • tepung panir kasar (panko)
    Cara membuat :
    1. Campur semua bahan sampai rata. Tuang ke dalam loyang kotak dengan ketebalan adonan kurang lebih 2 cm.
    2. Kukus adonan selama 30 menit, lalu angkat dan dinginkan.
    3. Potong-potong adonan sesuai selera
    4. Celupkan potongan nugget ke telur, lalu gulingkan potongan nugget ke tepung panir. Sisihkan.
    5. Masukkan nugget yang sudah dilapisi tepung panir ke dalam kulkas/freezer.
    6. Keluarkan adonan setelah tepung panir menempel sempurna (kurang lebih sekitar 1 jam kemudian).
    7. Goreng chicken nugget dalam minyak panas sampai matang.
    Gampil kan? Saya sengaja skip tepung sagu karena maunya makan nugget dengan pure daging ayam tanpa tambahan apa apa. Saya pernah melihat beberapa resep chicken nugget homemade yang divariasikan dengan menambahkan sayuran wortel, beet root, bayam atau brokoli seperti yang pernah dilauncing mba Depe dalam video pembuatan nugget pelangi

    Selain chicken nugget saya biasanya membuat nugget tuna dengan resep yang sama, saya ganti ayam gilingnya dengan tuna cincang. Hal ni saya lakukan untuk menghindari kebosanan Samara.

    Ini dia penampakan chicken nugget ala Bunda Samara

    Setelah bisa membuat chicken nugget sendiri *bangga* saya pengin coba "naik kelas" bikin sosis sendiri. Udah tanya-tanya resep sosis di milis tapi kok ribet banget yak? Menurut saya sih ribetnya itu kita harus membeli pembungkus sosis edible yang terbuat dari kolagen yaitu berasal dari protein hewani. Makanya saya menyerah untuk membuat sosis sendiri. 

    Saya berusaha mencari sosis aman dan googling saya key word sosis tanpa pengawet. Muncul lah nama Bulaf sosis yang halal, tanpa pengawet, tanpa pewarna dan tanpa MSG. Beruntung lokasi outlet Bulaf tak begitu jauh dari rumah yaitu di kawasan Cilandak Timur. Akhirnya sayapun penasaran mencoba membeli sosis Beef Bockwurts (IDR 27.500, 5 pcs) dan Beef Cheezy (IDR 22.000, 7 pcs) dan rasanya hhmmm...endesss dan crunchy banget.

    Setelah stok Bulaf di kulkas sudah habis saya bergerilya lagi mencari sosis merk lain yang aman dan tanpa pengawet. Ketemulah dengan sosis Winner yang ada di Jl. Ampera Raya Jaksel. Sebenernya saya sudah lama mengetahui Winner malah sejak sebelum saya nikah tapi baru beberapa waktu lalu saya datang dan membeli produknya. Hmmm...Kemana aja ya gw? hehehe...

    Di Winner saya membeli sosis Beef Bockwurts dan Cheesy Beef, sengaja saya membeli produk yang sama biar bisa compare.

    Dan berikut review Bulaf dan Winner :

    • Bulaf dagingnya crunchy dan kulitnya keras jadi Samara agak kewalahan untuk mengunyah, rasanya asinnya pas, ukurannya kecil dan produknya bervariasi yaitu tidak terbatas pada olahan daging sapi saja tetapi ada juga olahan ayam seperti chicken nugget.
    • Winner daging dan kulitnya lembut, rasanya agak sedikit asin, ukurannya besar dan produknya hanya ada olahan daging sapi saja.
    Untuk ukuran harga, antara Bulaf dan Winner relatif sama.

    Dan disinilah para sosis Winner berjejer untuk dijual...

    Selain tempat pembuatan dan tokonya, disana juga tersedia cafe yang diberi nama Winex yang mungkin kependekan dari Winner Express *analisa sotoy* hehehe...
    Ayah dan Samara lagi nunggu pesanan datang
    Nah...khusus wiken, cafe tersebut menyediakan menu khusus untuk sarapan. Tetapi jika dirasa menu tersebut kurang nendang di perut ada pilihan lain yaitu nasi goreng sosis, burger dan hotdog.
    Lumayan cozy juga sih cafe nya :)


    Kalo yang ini tampilan Winex dari luar.

    Kalo boleh jujur sih, saya pribadi lebih suka Bulaf ketimbang Winner tapi mengingat Samara susah ngunyah Bulaf jadi yaa....sementara ini saya mengkonsumsi Winner dulu, nanti kalo Samara udah agak gedean baru deh makan Bulaf :)

    Selamat makan Indonesia.... *sambil ngemil sosis*
     

    Selasa, 05 Juni 2012

    Perlunya Alat Pengaman

    Sudah amankah perabotan rumah tangga anda dari jangkauan anak anak? Kalo saya disuguhkan pertanyaan seperti itu jawabannya adalah belum....
    Rumah kami yang notabene isinya cuma seuprit masih belum aman dari jangkauan Samara. Contoh paling sederhana yaitu kulkas yang tidak ada kuncinya.

    Sejak kami memutuskan pindah ke rumah sendiri udah pasti kami banyak memborong membeli perabotan rumah tangga yang memang sangat dibutuhkan untuk kemaslahatan rumah tangga kami :) Akhirnya diboyonglah kulkas 2 pintu *sengaja ambil yang 2 pintu karena waktu itu harus nyimpan ASIP Samara*, mesin cuci 1 tabung *nah...kalo yang ini dibeli karena gak punya tempat yang luas buat naruh mesin cuci 2 tabung, hehehe...jujur amat yak* trus lemari makan, meja makan, endebre...endebre...yang akhirnya menguras habis seluruh tabungan :)

    Bicara tentang kulkas, kenapa ya kulkas jaman sekarang gak seperti kulkas jadul yang dilengkapi kunci? Hampir semua merk sudah saya jajagi tapi kok gak nemu yang ada kuncinya ya? Apa karena jaman sekarang anak kecil udah gak main buka tutup kulkas lagi? Mainan anak jaman sekarang lebih modern kayak PS3, hot wheels, laptop, lego, playdough, kereta thomas, dll jadi kulkas udah gak jadi barang mainan lagi?

    Tapiii....untuk Samara, kulkas dan pintu lemari makan mempunyai daya tarik tersendiri untuk dibuat mainan, walau sudah ada sepeda strawberry shortcake-nya atau mainan playdough maupun boneka sesame street-nya  tetep aja kulkas dan lemari makan jadi sasaran mainan Samara. Hampir tiap 10 menit sekali Samara buka kulkas dan ngadem ngacak ngacak isinya. Udah pasti kami khawatir banget dong...

    Karena kekhawatiran itu saya ingat ingat kembali kayanya dulu pernah lihat pengaman kulkas yang dijual di online shop via facebook. Saya sempat ngubek foto beberapa OLS yang jadi friend saya di FB tapi kok gak nemu ya? Saya juga udah ngider ke beberapa toko perkakas yang bertajuk Ac* Hardware tapi gak berhasil juga. Selain itu si Ayah juga udah lihat di forum KASak KUSuk tapi nihil juga. Sekalinya ada, saya sms untuk menanyakan stok barang eh...gak dapat respon. Hiksss...

    Akhirnya dengan muka memelas penuh iba saya pasang status di facebook untuk mohon info dimana saya bisa membeli pengaman kulkas? Berbagai respon kocak pun berdatangan dari temen2 saya, ada yang bilang digembok aja, dirantai ajah, dilakban aja kulkasnya sampai ditulis di depan pintu kulkas dengan kalimat "Dear Samara, mohon jangan mainan kulkas ya..." Huffff...ada ada saja komentar temen2 saya yang doyan becanda. Etapi...dibalik itu ada satu komen teman saya yang sangat serius mengatakan kalo pengaman kulkas bisa dibeli di Toys Kingdom. Wah, senang banget...diantara komen kocak ternyata ada juga komen yang sangat membantu.

    Berbekal dari inpoh itu dan karena ada kejadian yang bikin saya mau menelan pil sabar karena hari Sabtu kemarin Samara sedang tidak mau diajak kompromi, tiba tiba dia *yang kala itu lagi tantrum gak jelas* membuka kulkas dan mengambil sebutir telur serta melemparnya ke lantai. Duh Gusti...paringono sabar..... Pengin marah rasanya saat itu, tapi buru buru saya istighfar mohon diberi kesabaran dan kelapangan hati. Padahal nih..saya sudah berkali kali bilang pada Samara agar tidak mainan kulkas. Tapi namanya juga bocah, ya sutra lah...

    Tanpa babibu lagi sore harinya saya cabcus ke Margocity Depok untuk menyambangi Toys Kingdom. Alhamdulilah setelah sekian lama mencari akhirnya dapat juga dan yang paling menyejukan hati yaitu adanya diskon 10% untuk pembelian produk Dreambaby. Kami membeli 2 model yang berbeda, sengaja kami membelinya bukan karena kelebihan uang tapi karena keperuntukannya yang berbeda.

    Ini tipe Silver Style Range - MULTI-PURPOSE CLEAR LATCH (F1007) dibeli untuk pengaman kulkas dengan harga IDR 54.500. Disini saya cantumkan harga siapa tahu ada yang berminat :)

    gambar diambil dari sini

    setelah dipasang dan kulkas pun aman

    Kalau yang ini tipe MINI MULTI-PURPOSE 2 REPLACEMENT STRAPS digunakan untuk pengunci lemari makan dengan harga IDR 48.000. Tipe ini bentuknya lebih kecil dari yang pertama dan isinya 2 straps. cucok banget untuk mengunci lemari atau laci.   
     

    Nah...sekarang saya sudah gak khawatir lagi Samara mainan buka tutup pintu kulkas dan lemari makan.
    Semoga postingan ini bermanfaat bagi para buibu yang sedang mencari alat pengaman perabotan rumah tangga *jiaaahhhh...kePDan banget yak tulisan ini ada yang baca* hahahaha....


    Jumat, 01 Juni 2012

    Welcoming June

    Yeaaayyyy... June is coming...

    Gak terasa ya sudah kita sudah memasuki middle of this year. Apa sih istimewanya bulan Juni?
    Mungkin sebagian besar orang mengganggap bulan Juni biasa biasa aja, tapi tidak untuk keluarga kami khususnya saya. Tanya kenapa? Karena di bulan Juni 3 tahun yang lalu saya memulai karier sebagai istri dari seorang pria bernama Daris Qudsy.

    Selain itu di bulan Juni juga ada Wedding Anniversary mama papa saya ke-37 yang bertepatan juga dengan HUT Kota Jakarta. Hari ulang tahun pernikahan saya dan mama cuma beda 2 hari. Mungkin mama saya dulu sengaja nyari hari baik buat nikah saya di bulan Juni biar ulang tahun pernikahannya deketan kali yaaa? Hehehehe.... *analisa sotoy*    

    Trus ada apa lagi di bulan Juni? Nah berhubung Jakarta juga berulang tahun maka ada event tahunan yaitu Jakarta Great Sale. Makanya nih...siap siap aja jebolin kuras tabungan hehehe...tapi itu gak berlaku buat saya, kalo buat saya sih siap siap pake kacamata kuda. Berat banget rasanya harus menghindar dari kenyataan sale...apalagi kemarin teman saya bilang kalo mulai tanggal 6 Juni besok, brand "TEBAK" yang tersohor itu akan sale besar besaran. Yang lebih parahnya lagi lokasi kantor saya yang strategis berdekatan dengan mall high end di Jakarta Selatan makanya mau gak mau, suka gak suka bakal melewati outlet tersebut. Ratjoen sekali....L

    Oiya di bulan Juni tepatnya hari ini tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Menurut inpoh disini kenapa tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai Harlah Pancasila karena Pancasila pertama kali dikemukakan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul "Lahirnya Pancasila". Begitu sejarahnya, sodara sodara....

    Nah...mari kita sambut bulan Juni dengan senyum yang mengembang...
    Sambil membayangkan kira kira dapat kado ulang tahun perkawinan apa ya..dari ayah? *istri sholehah nan matre* huahahaha....J