Sabtu, 13 Februari 2016

Yogyatorium

Entah ini tulisan saya keberapa yang menceritakan tentang kota Djogja? Gak ada bosannya cerita tentang seluk beluk Djogja. Sekarang saya mau cerita tentang Dagadu. Siapa yang belum kenal Dagadu? Kaos yang ngehits dari Djogja. Oke kalo belum kenal, yuk kita kenalan..

Dagadu adalah bahasa walikan atau bahasa slang orang Djogja yang disusun dengan cara membalik empat baris huruf Jawa. Kata DA-GA-DU jika diwalik menjadi MA-TA-MU. Untuk permainan sandi dalam bahasa walikan bisa dilihat di sini. Nah karena artinya matamu maka sejak pertama kali kaos Dagadu muncul logonya adalah mata. 

Saya mengenal Dagadu sejak tahun 1996 disaat pertama kali kuliah. Saya gak tau kapan Dagadu pertama kali berdiri. Yang pasti dulu gerai Dagadu bernama UGD (Unit Gawat Dagadu) berada di jalan Pakuningratan dekat Tugu Dgogja dan pertama kalinya saya kesana bareng teman sekedar membeli slayer seharga Rp. 7.500. Parah yaaaaa...saya masih ingat betul harganya, hahaha... Dulu sebenernya saya pengin beli kaosnya tapi karena mahal dan gak masuk di kantong mahasiswa, jadi yaaa gak kebeli lah.. Yang bisa kebeli cuma slayer aja hihihi...

Nah..kemarin pas Djogja quick getaway bulan November saya sempet ke gerai Dagadu yang diberi nama Yogyatorium terletak  di Jl. Gedong Kuning Selatan no 128 Jogja, dimana gerai tersebut dekat kampus saya. Selain di gedong kuning ada 2 gerai Dagadu lagi yaitu Posyandu (Pos Layanan Dagadu) di lower ground Malioboro Mall dan di Jl. Pekapalan 7 Alun alun utara Djogja.

Yuk sekarang kita intip seperti apa Yogyatorium Dagadu. 
In front of Yogyatorium
Bangunan berlantai 3 ini dikemas unik yaitu dengan memadukan ruang kreatif dan gerai berkonsep one stop shopping. Selain menjual berbagai produk Dagadu, di sini juga dilakukan aktivitas produksi. Saat masuk ke Yogyatorium suasana uniknya sudah terasa yaitu dengan dipajang sebuah vespa yang bentuknya tidak biasa. Lihat aja deh..
Dan inilah pemandangan di lantai 1 yang diambil dari lantai 2
Yogyatorium lantai 1
Di lantai 1 banyak dipajang kaos Oblongpedia adalah kaos yang terdiri hanya dari 2 warna yaitu hitam dan putih dengan design tokoh wayang seperti Srikandi, Bima, Anoman, Semar, Punakawan, Sri Rama, Basukarna, Dasamuka dan juga beberapa design asal usul daerah di Djogja seperti Gayam dan Timoho. 

Naik ke lantai 2 kita harus melewati tangga yang landai dan melingkar dengan pemandangan aneka gambar tokoh pewayangan Jawa di sepanjang dinding.
Wall of fame
Tak lupa tulisan selamat datang atau Sugeng Rawoeh bisa terlihat dengan jelas saat naik ke lantai 2.
Sugeng Rawoeh
Menapaki lantai 2 Yogyatorium, dunia lebih berwarna. Banyak kaos warna warni dipajang di sepeda ontel jadul berwarna putih. Unik yaa..
Sepeda Intel for display
Mau cari lebih unik lagi? Ada nih.... Becak masuk outlet. Yupp... Disana ada 2 becak yang fungsinya dipakai untuk display produk Dagadu.
Becak for display
Banyak banget pilihan design kaosnya yang dikategorikan dalam 3 kelompok yaitu Dagadu Djogja (kaos regular yang unisex), Dagadis (Kaos yang diperuntukan buat para wanita) dan Dagadu bocah (kaos anak). Kalau saya lihat design paling banyak adalah Dagadu Djogja yang unisex itu. 

Selain kaos, di sini tersedia pernak pernik Dagadu seperti tas, sandal, gantungan kunci dan kertas kado. Satu hal yang bikin kita betah berlama lama disini adalah memilih design sambil membaca tulisan yang tertera di kaos. Lucu lucu dan bikin ngakak.

Selain itu juga para mbak dan mas karyawannya juga ramah serta helpful. Mereka yang rata rata masih berstatus mahasiswa sangat cekatan dalam membantu pengunjung.

Oiya untuk harganya gimana? Kaos kaos kece itu dibandrol harga IDR 80K. Relatif murah ya? Kualitasnya bagus, designnya unik dan khas Djogja banget. Jadi bisa dong promote kota Djogja lewat kaos Dagadu yang kita pakai ^_^

Nah...buat yang lagi berkunjung ke Jogja jangan lupa beli kaos Dagadu buat oleh oleh para kesayangan. Emang sih..di luaran sana banyak sekali Dagadu tiruan tapi kalau yang tahu kualitas pasti gak akan tergiur dengan kaos Dagadu tiruan, hehehe..

Yuk... Kapan ke Jogja lagi? Can't wait till next month, jahaha...

1 komentar:

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkomentar :)