Minggu, 07 Agustus 2011

Talkless....Dzikir More

Pada kesempatan kali ini bunda bukannya mau ceramah atau bertausiah karena bunda bukan mamah dedeh yang sering memberikan ceramah di tipi itu :) Bunda cuma mau sedikit sharing oleh oleh hasil mengikuti kajian muslimah yang diadakan di kantor bunda setiap hari Jumat.

Ramadhan memang diberikan Allah kepada umatnya agar kita bisa selalu belajar. Belajar disini maknanya sangat luas.. Dulu ketika bunda duduk di bangku SD, definisi puasa adalah tidak makan tidak minum dari subuh hingga maghrib. Sangat sederhana sekali kan? *Ya iyalah bun...namanya juga anak SD*  Kata para psikologi anak, kita harus memberikan ilmu yang sesuai dengan pola pikir dan penalaran berdasarkan jenjang usia *lg pengin belajar psikolog anak nih* LOL

Seiring berjalannya waktu dan ketika memasuki usia SMP dan SMA, definisi puasa jadi makin berkembang yaitu selain tidak makan tidak minum dari subuh hingga maghrib ternyata kita puasa juga harus menahan hawa nafsu duniawi yang lain, maklum lah masa masa SMP SMA adalah masa ABG labil, masanya caper di depan *maaf* lawan jenis. Dan setelah memasuki dunia perkuliahan definisi puasa menjadi sangat kompleks karena kita makin banyak belajar, begitulah seterusnya yang namanya perkembangan ilmu itu harus tetap ada.

 Nah...yang ingin bunda ceritakan disini adalah betapa susahnya kita untuk menahan nafsu untuk tidak marah dan ngomongin orang. Kelihatannya sangat sederhana tapi penerapannya SANGAT SULIT karena aku memang manusia biasa *kaya lagu kahitna aja* :) Tak bisa dipungkiri setiap saat pasti ada saja hal yang kurang berkenan di hati dan saat itu pula kita langsung emosi, marah dan ujung ujungnya kita menceritakan kekesalan kepada orang lain. Hal itulah yang harus kita jaga di saat bulan Ramadhan sekarang ini, eh...tapi sebenarnya bukan cuma moment Ramadhan aja yang harus menahan amarah, tapi selamanya hehehe...

Berangkat dari situlah kita harus belajar sabar, selalu istighfar mengingat asma Allah kapan saja dan dimana saja. Dan satu hal lagi yang harus dipelajari yaitu hendaknya kita tidak banyak bicara kalo istilah kerennya adalah Talkless dan sebagai gantinya kita harus banyak berdzikir. Dengan berdzikir selain mendapatkan pahala, kita juga berusaha untuk caper mendekatkan diri pada Allah SWT.

Yuk, sebelum terlambat... Let's Talkless and Dzikir More...

*sebetulnya oleh2 dari kajian muslimah kemarin gak hanya ini saja tapi masih ada beberapa topik yang pengin bunda ceritakan disini tapi nanti jd kepanjangan, so...next topic next posing aja deh*

gambar dipinjam dari pustakasekolah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkomentar :)