Jumat, 15 Maret 2013

Ketika Waktu Tak Dapat Kembali



Rabu 13-03-13 teman satu ruangan meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di daerah Kalideres *perhatikan tanggalnya 13-03-13*. Kejadian kecelakaannya sudah sejak Jumat malam tanggal 22 Feb 2013 dan sejak saat itu teman saya Cheppy Novianto masuk UGD tak sadarkan diri.

Selang 1 minggu kemudian Cheppy mengalami koma dan dokter sudah menyerah tidak bisa berbuat apa apa karena menurut pemeriksaan dokter batang otak Cheppy sudah rusak dan terendam darah. Innalilahi...merinding saya mendengarnya. Sejak koma, setiap pagi sebelum bekerja kami melakukan doa bersama. Air mata kami selalu mengalir ketika doa dilakukan.

20 hari setelah kejadian kecelakaan itu Cheppy menghembuskan nafas terakhir. Kami sudah tidak terlalu shock mendengar berita duka itu karena kami teman temannya telah ikhlas dan selama ini kami selalu berdoa mohon Allah memberikan yang TERBAIK untuk Cheppy. Dan Insya Allah inilah yang terbaik untuknya. 

Meski telah ikhlas, ketika kami melayat tetap saja air mata ini tumpah melihat seorang teman yang terbujur kaku tak berdaya. Semoga Allah mengampuni dosa2 Cheppy dan Allah lapangkan kuburnya. Amin...

Sedikit cerita tentang Cheppy, dia baru bergabung di kantor kami 1,5 tahun yang lalu, dia orang sangat baiiiiiiikkkk sekali, sopan, ramah dan tak pernah sungkan membantu rekan kerjanya. Karena dia anak IT sudah pasti kami yang gaptek suka nanya2 ke dia dan dengan tutur kata yang halus dia menerangkan pada kami. 

Meski saya mengenalnya hanya 1,5 tahun tapi kenangan segala kebaikan Cheppy masih terekam dalam memori saya. Cheppy meninggal pada usia 28 tahun dan yang lebih menyedihkan lagi tahun ini Cheppy berencana menikah.  Selamat jalan teman...

Kejadian ini benar benar merupakan tamparan peringatan bagi saya pribadi bahwa setiap makhluk bernyawa pasti akan mati dan kematian adalah hal yang paling dekat dengan kita.

Bayangkan kejadian Cheppy, pada hari Jumat 22 Feb 2013 berangkat dari rumah menuju ke kantor dalam keadaan sehat walafiat, di kantor juga segar bugar, ehhh...pas pulang kerja terjadi kecelakaan yang akhirnya maut menjemputnya. Sungguh sangat mendadak...

Kita sebagai manuasia tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi 5 menit, 10 menit, 30 menit ke depan. Maka dari itu ketika kita masih diberi kesempatan hidup maka do your best. Berdoa dan beribadah yang benar, jangan pernah menunda untuk beribadah terutama sholat 5 waktu *bagi yang Muslim* dan bertingkah laku yang baik karena kita tidak diberi kesempatan hidup untuk KEDUA KALINYA.

Mumpung masih belum terlambat, mari kita beribadah, beribadah dan beribadah dengan lebih baik lagi. Jangan pernah kita menyesal ketika ajal telah dekat dan kita belum maksimal dalam ibadahnya. Memang untuk melakukan ibadah godaannya sangat beraaaaaaaaaat sekali tapi ingatlah ada ganjaran kebaikan dari Allah atas ibadah yang kita lakukan. Dan janji Allah itu PASTI.

Demi Allah dalam postingan ini saya tidak bermaksud menggurui karena saya bukan Ustadzah apalagi Mamah D*deh *lirik Etty* dan ilmu agama saya juga masih sangat cetek, saya hanya ingin mencurahkan segala uneg uneg yang akhir akhir ini memenuhi hati dan pikiran saya.

Dan semua agama juga mengajarkan untuk berbuat baik dan memperbanyak ibadah, bukan?

Yuk sebelum terlambat, mari kita saling mengingatkan dalam kebaikan...

Semoga bermanfaat. 

26 komentar:

  1. innalillahi wa innaillaihi rojiun.

    btw yg baca disuruh memperhatikan tanggalnya, emang kenapa mak?

    BalasHapus
  2. ikut berduka cita ya...
    iya usia manusia gak ada yang tau ya..

    BalasHapus
  3. @ Tyke, buat gw angkanya serem mak... ;) *cemen sangat*

    BalasHapus
  4. terima kasih sudah diingatkan untuk beribadah tepat waktu. ikut berduka atas kepergiannya

    BalasHapus
  5. Innalillahi...emang umur ga akan ada yang tau ya mak..sebisa mungkin kita hanya bisa berusaha berbuat baik ke siapa pun dan berusaha untuk lebiih baik lagi ibadahnya..amiin

    BalasHapus
  6. oooh aku kira tadi mau ada quiz atau pertanyaannya gitu..... *disambit*

    BalasHapus
  7. turut berdukacita sedalam-dalamnya mba. iya, kematian tidak ada satupun yang bisa mengelak. semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat penghiburan dari surga.

    BalasHapus
  8. Innalillahi, turut berduka cita yah mba,Semoga Allah mengampuni segala dosanya, menerima segala amal ibadahnya, dilapangkan dan diterangkan alam kuburnya, dan diberikan tempat yang terbaik *AMIN*

    Sungguh postingan ini menjadi pengingat banget buat aku, bahwa kita ga akan tau kapan ajal akan menjemput

    BalasHapus
  9. waaa suka merinding denger angka 3 entah kenapa padahal tanggal lahir aku ada angka 3 nya >.<
    semoga amal dan ibadah nya di terima yaa mbak .. kita do'akan aja sama sama

    BalasHapus
  10. inalillahi.. turut berduka cita ya mba..

    seperti kata lagunya ariel.. tak ada yg abadi.. setiap denger itu selalu inget akan kematian dan merinding di buatnya..

    memang memperbaiki diri dan ibadah sebaiknya jangan di tunda2.. karena kita tidak pernah akan tahu kejadian beberapa detik ke depan.

    BalasHapus
  11. innalillahi...
    iya, itu juga yg kepikiran sama saya ..
    tetep harus jadi lebih baik setiap hari..

    BalasHapus
  12. Innalilillahi ..
    semua gak ada yang tau ya jalan hidup manusia.
    Makasih udah di ingatkan.

    BalasHapus
  13. turut berduka Yan...
    naik motor yah Yan? gigit bibir aku bacanya
    insya Allah dia memang orang yang baik, sehingga Allah ingin dia segera pulang

    BalasHapus
  14. Innalillaah
    Maturnuwun Mak udah diingetin
    soal tanggal kok ya kepikirannya sama dengan Memy ya. Hihihi

    BalasHapus
  15. innalillahi wa inna illaihi rojiun..

    emang hidup mati ngga ada satu orang pun yang tau. yang pasti kita harus terus jadi orang yang lebih baik dari hari ke hari.. *ngomong sama kaca*
    semoga kita semua meninggal dlm keadaan khusnul khotimah ya mba..
    *peluk*

    BalasHapus
  16. Turut berduka cita yah Yan...

    Dan makasih banyak karena sudah diingatkan..

    Kita gak pernah tau akan ajal kita, dan gak pernah bisa memilih bagaimana cara kita meninggalkan dunia ini..

    Hanya bisa memilih cara kita untuk hidup...

    BalasHapus
  17. Hiksss mau nangis rasanya.. memang umur rahasia sang pencipta. Sesungguhnya kita tengah berada dalam antrean untuk kemali pada NYA

    BalasHapus
  18. Umur ga ada yg tau ya, mbak, tp kematian itu pasti datangnya

    BalasHapus
  19. Innalillahi..
    Semoga alm mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT..aamiin

    BalasHapus
  20. baru mampir lagi kesini yan, dan baca postingan yg bikin sedih sekaligus kaya di pecut... selama masih dikasih kesempatan hidup, artinya masih dikasih kesempatan memperbaiki diri.... *nunjuk diri sendiri

    BalasHapus
  21. Pasti sedih banget ya Mak, apalagi kenal lumayan akrab. Mudah-mudahan almarhum diberi tempat terbaik, ya.. :')

    BalasHapus
  22. Suka dag dig dug kalo ada salah satu temen atau family yang meninggal. Jadi keinget kapan giliranku :(

    BalasHapus
  23. Innalillahi..makasih mba sudah di ingetin ttg umur dan ajal. Semoga chepy tenang di sisi Allah SWT

    BalasHapus
  24. terdampar di blog ini setelah tiba2 merasa kangen dengan sepupu saya dan mengetikkan nama lengkapnya di Google. Tnyt almarhum meninggalkan kesan tertentu dlm hati rekan-rekannya, smg amal kebaikannya menerangi langkahnya di alam sana.

    Btw, salam kenal mbak. Nama anak kita sama2 mengandung kata Nafisa tp anakku usianya 2 th :D what a coincidence

    BalasHapus
  25. @ ciya_kecil, Subhanallah....sepupunya Cheppy yaa?
    Iya, Cheppy itu orangnya baik bgt dan kami teman2nya merasa kehilangan. Semoga Allah ampuni dosanya dan dilapangkan kuburnya. Amin...

    Terima kasih atas kunjungannya :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkomentar :)