Jumat, 01 Mei 2015

Sharing Day and Recipe

Sharing atau berbagi adalah sesuatu yang baik dan sangat dianjurkan. Tentunya kita sharing yang baik baik yaa... bukan yang mendatangkan keburukan. Kebiasaan berbagi harus diajarkan sedini mungkin kepada anak, dimaksudkan agar anak bersifat dermawan dan peka terhadap suatu keadaan. 

Bicara mengenai berbagi, di sekolah si kecil setiap hari Senin dilakukan sharing day. Apa saja yang dibagi? Yaitu makanan dan minuman sehat. Setiap minggu ada jadwal siapa yang bertugas untuk berbagi. Penetapan jadwal itu dilakukan sesuai abjad nama anak. Dan ini sudah masuk pada periode kedua.

Nah.. hari Senin kemarin adalah jadwal si kecil berbagi. Kalau pada periode pertama si kecil berbagi buah buahan (karena kondisi saya yang waktu itu sedang sakit dan tidak bisa menyiapkan makanan) maka untuk kali ini saya berusaha memberikan yang terbaik pada anak anak.

Ketika mikir mau bikin apa? Tetiba saya ingat resep baru yang dibuat saat pulang kantor cepat karena ada KAA. Resep choco muffin yang gampang, anti ribet dan mixerless ini akhirnya berhasil dieksekusi pada hari Minggu malam. Saat pembuatan choco muffin tentunya si kecil ikutan nimbrung. Oiya sebelum lupa, saya tulis dulu resepnya.

Bahan bahan :
1 1/2 gelas tepung terigu
1 gelas gula pasir (saya kurangi dikit krn gak suka terlalu manis)
2 sdm coklat bubuk
1 sdm baking powder
2 telur 
1/2 gelas susu cair
1/2 gelas minyak goreng.
Choco chip untuk topping

Caranya : campur semua bahan kering kemudian kocok telur di wadah terpisah, campur susu ke dalam telur lalu masukan ke bahan kering. Aduk sampai rata gak menggumpal kemudian masukan minyak goreng. Setelah aduk rata, masukan adonan ke dalam cup muffin. Isinya hanya 3/4 nya saja karena adonan bakal mengembang. Panggung sampai matang. Dan hasilnya adalah...
Choco muffin
Sengaja saya kasih flag bertuliskan sharing day untuk menarik perhatian anak dan untuk lucu lucuan aja sih hihihi...

Satu makanan sudah selesai, tinggal makanan kedua yaitu puding telor ceplok. Bikinnya juga gak pake ribet.
Bahannya :
1 bungkus jelly rasa orange
1 sachet minuman serbuk jeruk 
8 sendok gula pasir
700 ml air
Kalau kurang manis bisa ditambah susu mental manis.
Caranya : campur semua bahan lalu rebus sampai mendidih. Kemudian dicetak menggunakan cetakan kue talam. Nah jadi deh puding kuning telurnya.
Untuk membuat putih telur dibutuhkan bahan bahan :
1 bungkus agar agar plain
800 ml air
3-4 sendok gula pasir
50 gr coklat putih 
Susu kental manis warna putih
Vanilla secukupnya. 

Cara buatnya : campur semua bahan kemudian rebus hingga mendidih. Letakan pusing kuning telur di atas cetakan (saya pake piring kecil) kemudian tuang putih telurnya.
Dan begitulah jadinya.. Lumayan mirip telor ceplok beneran, hihihi... Oiya untuk puding putih telurnya bisa juga dibuat dari jelly rasa lychee. Kalau saya pribadi sih suka pakai agar agar karena saat dimakan ada sensasi yg beda antara putih dan kuningnya. 

Nah saatnya si kecil berbagi di sekolah...dan katanya sih anak anak pada suka. Alhamdulilah yaa...meski berbagi dengan sederhana namun banyak pelajaran yang diperoleh. Ayooo...kita biasakan diri untuk berbagi ;)

11 komentar:

  1. Mengajarkan sharing dari kecil. Bagus sekali ya programnya.

    BalasHapus
  2. Iya Dan.. Mengajarkan berbagi sedini mungkin ;)

    BalasHapus
  3. wah puding telor ceploknya bagus, Samara suka ya

    BalasHapus
  4. keren puding telur ceploknya...lucu lihat tampilannya, mirip banget dengan ceplok beneran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak ...mirip bgt kaya aslinya :)

      Hapus
  5. puding telur ceploknya lucuuuu :D

    BalasHapus
  6. puding telornya menggoda iman bangeettt *nyomot satu*

    BalasHapus
    Balasan
    1. *sodorin puding ke Desi* hahaha...
      Ayooo bikin mak buat Radit dan Kinar

      Hapus
  7. unik ya bun...jadi terlihat lucu.hehe
    enaknya buat pas saat2 berbuka puasa nih jadi seger

    BalasHapus

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkomentar :)